Minggu, 07 Juni 2026

Perekrutan PKWT PTPN IV MEP Dipertanyakan, BHL Bertahun-Tahun Tersingkir, BHL Baru Justru Diangkat

Evi Tanjung - Sabtu, 06 Juni 2026 21:45 WIB
Perekrutan PKWT PTPN IV MEP Dipertanyakan, BHL Bertahun-Tahun Tersingkir, BHL Baru Justru Diangkat
ist

POSMETRO MEDAN Labuhanbatu - Proses perekrutan Pegawai Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) di lingkungan PTPN IV Meranti Paham (MEP) menuai sorotan. Sejumlah Buruh Harian Lepas (BHL) yang telah mengabdi selama bertahun-tahun mengaku tidak lolos dalam proses seleksi, sementara beberapa BHL yang baru bekerja dalam hitungan bulan justru dikabarkan berhasil diangkat menjadi PKWT.

Kondisi tersebut memunculkan tanda tanya di kalangan pekerja terkait dasar dan mekanisme penentuan peserta yang dinyatakan lolos. Pasalnya, masa kerja yang selama ini dianggap sebagai salah satu bentuk loyalitas dan pengabdian dinilai tidak menjadi pertimbangan utama dalam proses perekrutan tersebut.

Salah seorang BHL yang enggan disebutkan namanya mengaku kecewa karena tidak masuk dalam daftar pekerja yang diangkat menjadi PKWT, meski telah mengabdi selama bertahun-tahun di perusahaan.

Baca Juga:

"Kami yang sudah lama bekerja berharap ada perhatian terhadap masa pengabdian. Namun kenyataannya ada yang baru bekerja beberapa bulan justru lebih dulu diangkat," ujarnya.

Baca Juga:

Keluhan serupa juga disampaikan sejumlah pekerja lainnya. Mereka mempertanyakan transparansi dan objektivitas proses seleksi yang dilakukan perusahaan. Menurut mereka, perusahaan perlu memberikan penjelasan terbuka mengenai kriteria dan indikator yang digunakan dalam menentukan kelulusan peserta.

"Kalau memang ada penilaian tertentu, sebaiknya disampaikan secara terbuka agar tidak menimbulkan dugaan dan keresahan di kalangan pekerja," kata seorang pekerja lainnya, yang enggan disebut namanya, di PTPTN IV Meranti Paham (MEP) Kecamatan Panai Hulu Kabupaten Labuhanbatu Provinsi Sumatera Utara. Sabtu, (6/6/2026).

Lebih mengejutkan berdasarkan hasil temuan dilapangan, inisial RA domisili Afd I MEP beberapa kali ikut memanen

langsung ikut ujian, ikut manen sekira 1 bulan sebelum pengumuman lulus PKWT, dan inisial A BHL yang juga doble job, provider security dan manen lolos PKWT. Dengan jumlah keseluruhan yang lolos PKWT dari beberapa Afd sebanyak 14 orang.

Sebelumnya ujian lapangan, dan interview dilaksanakan Asst Afd kemudian prosesnya jelang lebih kurang 1 minggu kemudian ujian dilaksanakan ujian tertulis, yang mengikuti ujian PKWT lebih kurang sekitar 50 puluhan orang. Menghadirkan tim dari PT LPP Agro Nusantara, dilaksanakan di ruangan kelas SD 06 Panai Hulu. Minggu, 25 April 2026 sekira pukul 2 Wib sore.

Nasir Wadiansan Harahap, SH, akrab di panggil bang Lacin praktisi hukum juga salah satu pegiat sosial Kabupaten Labuhanbatu, diminta tanggapannya mengaku turut prihatin atas dugaan adanya penyimpangan tersebut,

"Demi transparansi dan melindungi hak hak pekerja BHL yang telah lama mengabdi, maka pihak Managemen/SDM PTPN IV Meranti Paham (MEP) Kecamatan Panai Hulu sudah sepatutnya memberikan penjelasan terkait hal tersebut, jangan sampai hal tersebut justru merugikan perusahaan." Katanya.

"Prinsip transparansi dan keadilan harus tetap dijunjung tinggi agar tidak menimbulkan persepsi negatif maupun konflik internal di lingkungan kerja. Menurutnya, keterbukaan informasi terkait mekanisme seleksi menjadi penting untuk menjaga kepercayaan para pekerja terhadap kebijakan perusahaan," tutup Nasir Wadiansan.

Andrian Mufti, Manager PTPN IV Regional II Meranti Paham (MEP), terkait tidak lolosnya sejumlah BHL senior maupun terkait kriteria yang digunakan dalam perekrutan PKWT tersebut mengatakan, "Sama sekali tidak ada yang terlibat. Saya jamin tidak ada yang berani meloloskan. Yang menilai pihak LPP Medan, menurut saya penilaian mereka objektif." Ujarnya.

"Semua pemanen sama haknya untuk lulus. Penilaiannya mungkin waktu test. Saya menyarankan kedepannya, akan kita usulkan hal seperti itu. Catatan bagi kami, dan akan kita evaluasi kedepannya," katanya mengakhiri.

Para pekerja berharap perusahaan dapat memberikan penjelasan secara terbuka guna menjawab berbagai pertanyaan yang berkembang serta memastikan proses rekrutmen berjalan secara adil, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. (K**)

Tags
beritaTerkait
Seling Kawat Baja Diduga Kadaluarsa, Sambar Mata Karyawan PKS PTPN IV Ajamu
Rekonstruksi Pembunuhan Bukit Tujuh, Tersangka Peragakan 12 Adegan, Terancam Penjara Seumur Hidup
Diduga Langgar Juknis dan Tak Sesuai Kontrak, Proyek Rabat Beton 200 Meter CV NAS di PTPN IV Ajamu Mangkrak
Pabrik Sawit PTPN IV PalmCo Raih PROPER Hijau, Dorong Transisi Energi dan Efisiens
Rumah Papan PKWT Afd II PTPN IV Ajamu Diduga tak Tersentuh Perbaikan Sejak 1964 Hingga 2026
Lengang Tanpa Penjagaan, Rumah Papan Aset Karyawan PKWT Afd II PTPN IV Ajamu Ludes Dilalap Api
komentar
beritaTerbaru