Sempat Ngeluh Sakit Kepala, Penjaga Rumah Eks Jampidsus Tewas dengan Mulut Berbusa
Penjaga Rumah Eks Jampidsus Meninggal dengan Mulut Berbusa Sehari Sebelum Febrie Adriansyah Ditahan.
Peristiwa satu jam lalu
POSMETRO MEDAN, Tapsel - Kepala Madrasah, Guru dan Tenaga Kependidikan MTsN 3 Tapsel membersihkan aliran Sungai Garoga di Tapanuli Selatan. Mereka melakukan aksi gotong royong untuk membersihkan sungai tersebut. Aksi ini dilakukan sebagai wujud kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. Kepala Madrasah, guru, dan tenaga kependidikan Madrasah Tsanawiyah Negeri 3 Tapanuli Selatan ikut serta dalam kegiatan ini. Mereka membersihkan bantaran sungai dari sampah plastik, ranting pohon, dan limbah domestik.
Aksi ini bertujuan untuk mencegah potensi banjir dan menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan sumber daya air. Inisiatif ini bermula dari keprihatinan terhadap kondisi hilir sungai yang mulai mengalami penyempitan akibat tumpukan sampah. Para guru dan tenaga kependidikan memilah sampah organik dan anorganik yang berhasil dikumpulkan dari pinggiran sungai. Mereka menggunakan fasilitas pendukung untuk mengangkut limbah hasil pembersihan ke tempat pembuangan yang semestinya.
Kegiatan gotong royong ini dibagi ke dalam beberapa titik fokus pembersihan. Area bantaran curam dibersihkan oleh tim guru pria, sementara area tepi sungai dikondisikan secara rapi oleh tim tenaga kependidikan lainnya. Dalam pelaksanaannya, para guru dan tenaga kependidikan tampak antusias memilah sampah organik dan anorganik yang berhasil dikumpulkan dari pinggiran sungai. Melalui fasilitas pendukung yang dikoordinasikan oleh pihak madrasah, pengelolaan limbah hasil pembersihan dapat diangkut dengan efektif ke tempat pembuangan yang semestinya.
Baca Juga:
Kepala MTsN 3 Tapanuli Selatan mengungkapkan bahwa keterlibatan aktif seluruh jajaran pendidik dan kependidikan dalam aksi ini merupakan bagian dari keteladanan nyata. Mereka berkomitmen untuk menunjukkan aksi nyata dalam kepekaan sosial dan kepedulian terhadap kelestarian alam. "Sungai Garoga memiliki peran penting bagi ekosistem dan kehidupan warga di sekitarnya," ujarnya. "Kami ingin memberikan contoh langsung bahwa menjaga kebersihan alam adalah tanggung jawab kemanusiaan sekaligus bentuk pengabdian."
Melalui kegiatan ini, pihak madrasah berharap dapat mempererat hubungan silaturahmi serta memperkuat kemitraan dengan lingkungan sekitar madrasah. Program penataan lingkungan seperti ini akan diagendakan secara berkala demi memastikan keberlanjutan kebersihan ekosistem sungai setempat. Kegiatan ini berjalan dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan. Aliran Sungai Garoga yang semula tampak tersumbat tumpukan sampah kini terlihat lebih bersih dan rapi. Masyarakat setempat menyambut hangat dan mengapresiasi inisiatif yang dilakukan oleh jajaran madrasah tersebut.(rel)
Penjaga Rumah Eks Jampidsus Meninggal dengan Mulut Berbusa Sehari Sebelum Febrie Adriansyah Ditahan.
Peristiwa satu jam lalu
30 Tahun Tanpa Gelar, Nadeo Argawinata Bertekad Bawa Timnas Indonesia Juara Piala AFF 2026.
Sport 2 jam lalu
Sambut HUT ke 25, Demokrat Binjai Gelar Dialog Interaktif
Sumut 3 jam lalu
Bobol Bengkel Las, Residivis Rayap Besi Diamankan Polsek Medan Kota, Rekannya Buron.
Kriminal 3 jam lalu
Mengenal dari dekat sosok Roma Hotpasu Simanungkalit yang lolos di 2 PTN bergengsi.
Profil 3 jam lalu
Bupati Dairi bersama Forkopimda Lepas dan Sambut Dandim 0206/Dairi
Medan 8 jam lalu
Dumas Presisi Berbuah Hasil, Satresnarkoba Polres Labusel Ringkus Pengedar Sabu di Bis II Kampung Rakyat Dengan Barang Bukti 3,41 Gram
Sumut 8 jam lalu
Pemko Sibolga Pererat Silaturahmi dengan Pemko Padang Sidempuan melalui Pertandingan Persahabatan
Sumut 9 jam lalu
Putra Batak Dr. Leonard Eben Ezer Simanjuntak, S.H., M.H.yang kini diangkat menjabat Jampidum.
Profil 9 jam lalu
Sentuhan Humanis Babinsa Koramil 14/Raya mendampingi warga untuk mengolah hasil panen jagung.
Sumut 10 jam lalu