Hari Ini, 25 Tahun Lalu ...
POSMETRO MEDANmemperingati anniversary perak. Seperti kemilau dan daya tahan logam mulia, media pelopor jurnalisme pop ini eksis seperempat
Global 9 menit lalu
Upaya konkret berupa penghijauan massal harus segera dilakukan di wilayah Sumatera Utara demi menekan emisi karbon sekaligus memitigasi risiko bencana hidrometeorologi.
Ketua Yayasan Sihatihat Sanjaya Center (YSSC), Hari S Siregar menegaskan, bencana banjir yang belakangan mengepung sejumlah wilayah di Sumatera, khususnya Kabupaten Tapanuli Tengah harus menjadi alarm keras atas rusaknya ekosistem lingkungan. Menurutnya, berkurangnya tutupan hutan dan alih fungsi lahan yang tak terkendali wajib dilawan dengan rehabilitasi lingkungan total melibatkan seluruh elemen publik.
Baca Juga:
Baca Juga:
"Menjaga keseimbangan alam bukan lagi sekadar pilihan, tetapi tanggung jawab kita bersama. Penanaman pohon adalah langkah sederhana berdampak besar bagi keselamatan masyarakat di masa depan," tegas Hari kepada wartawan, Rabu, 1 Juni 2026.

Melalui program bertajuk Spirit Green, YSSC kini merangkul pemerintah, pelaku usaha, akademisi, organisasi kemasyarakatan, hingga generasi muda untuk menghijaukan kembali kawasan yang terdegradasi.
Hari memaparkan, penanaman pohon ini bukan sekadar pajangan, melainkan taktik krusial untuk meningkatkan daya serap air tanah, mencegah erosi, serta melindungi keanekaragaman hayati.
Selain dampak ekologis lokal, vegetasi yang ditanam juga diproyeksikan menjadi penyerap karbon dioksida (CO2) yang efektif demi meredam laju pemanasan global.
"Setiap pohon yang kita tanam adalah investasi. Semakin luas ruang hijau yang kita bangun, semakin besar pula kontribusi Indonesia dalam mengurangi emisi karbon global," cetusnya.
Hari juga mengkritik pola penyelamatan lingkungan yang selama ini kerap dilakukan secara parsial dan sekadar seremonial belaka. Ia menuntut adanya kolaborasi lintas sektor yang berkelanjutan.
"Kami ingin gerakan menanam pohon ini menjadi budaya bersama. Lingkungan yang sehat hanya bisa terwujud jika semua pihak punya komitmen kuat untuk merawatnya," urai Hari.
Sebagai bukti konkret, YSSC telah memulai aksi penanaman pohon ini di Desa Lae Monong, Kecamatan Manduamas, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. Program serupa akan terus digenjot secara konsisten di wilayah lain.
"Mari kita jadikan setiap pohon yang ditanam sebagai warisan untuk generasi mendatang demi mewujudkan Indonesia yang lebih hijau, tangguh, dan lestari," pungkasnya
POSMETRO MEDANmemperingati anniversary perak. Seperti kemilau dan daya tahan logam mulia, media pelopor jurnalisme pop ini eksis seperempat
Global 9 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Zainal Abidin Hutagal
Sumut 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Pemerintah Kota Medan terus meningkatkan kualitas fasilitas publik dengan menjawab kebutuhan penerangan jalan di se
Medan 2 jam lalu
POSMETROMEDAN, Medan Pemerintah Kota Medan terus mendorong penataan ruang publik yang berkualitas dan mampu memberikan manfaat nyata bag
Medan 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN,JAKARTA Pemerintah Kabupaten Deli Serdang menjajaki skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) untuk pengemban
Sumut 3 jam lalu
MATITI BELUM USAI KUASA HUKUM MINTA APARAT BONGKAR UTUH RANGKAIAN PERISTIWA 12 SEPTEMBER
Sumut 4 jam lalu
Anggota DPR RI Musa Rajekshah meninjau pembangunan dinding penahan banjir di Tebing Tinggi.
Sumut 5 jam lalu
Pengusaha Konstruksi Lokal Bersama PERMADA Turun ke Jalan, Desak Klarifikasi Polemik Paket Proyek Disdik Langkat
Sumut 5 jam lalu
Lima Ekor Lembu Milik Warga Ditemukan Mati Diduga Diracun di Perkebunan Serbelawan
Sumut 5 jam lalu
Dua Pelaku Curat Toko Rp 157 Juta Dibekuk Satreskrim Binjai.
Sumut 5 jam lalu