Senin, 17 Agustus 2026

Geofest 2026 Jadi Momentum Perkuat Green Card dan Promosi Global Toba Caldera

Faliruddin Lubis - Kamis, 02 Juli 2026 11:07 WIB
Geofest 2026 Jadi Momentum Perkuat Green Card dan Promosi Global Toba Caldera
IST/Asep
The 7th Geotourism Festival and International Conference 2026 yang berlangsung pada 1-5 Juli 2026 di Kabupaten Simalungun, Samosir, dan Karo.

POSMETRO MEDAN, Parapat - Kawasan Danau Toba kembali menjadi pusat perhatian dunia internasional melalui penyelenggaraan The 7th Geotourism Festival and International Conference 2026 yang berlangsung pada 1-5 Juli 2026 di Kabupaten Simalungun, Samosir, dan Karo.

Mengusung tema "Showcase Geology, Biology and Cultured Diversity", ajang ini menjadi momen untuk merayakan keberhasilan Toba Caldera UNESCO Global Geopark (UGGp) kembali meraih status Green Card, sekaligus memperkuat promosi geowisata dan pembangunan berkelanjutan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan welcome dinner di Hotel Khas Parapat yang dihadiri peserta dari berbagai daerah di Indonesia serta delegasi mancanegara yang terdiri dari akademisi, pakar, pejabat pemerintah, pelaku UMKM, dan pengelola geopark dari berbagai daerah di Indonesia dan luar negeri.

Baca Juga:

Selama lima hari, peserta mengikuti field trip kawasan Toba Caldera, konferensi internasional, workshop, meeting dan talkshow, capacity building, hingga promosi UMKM lokal.

Baca Juga:

Direktur General Manager Toba Caldera UNESCO Global Geopark, Azizul Kholis, menegaskan keberhasilan memperoleh Green Card bukanlah tujuan akhir, melainkan awal untuk memastikan pelestarian dan keberlanjutan kawasan geopark.

"Status green card itu bukan menjadi satu tujuan akhir. Ini baru permulaan bagaimana kita bisa menjaga pelestarian dan keberlanjutan dari Geopark itu sendiri," ujarnya, Rabu (1/7/2026) di sela-sela acara welcome dinner di Hotel Khas Parapat.

Menurut Azizul, Geofest menjadi sarana meningkatkan edukasi, sosialisasi, dan promosi Geopark Toba, sekaligus memperluas gaungnya hingga tingkat internasional. Ke depan, pengelola juga akan memperkuat penataan geosite. Saat ini Toba Caldera memiliki 16 geosite, padahal potensinya mencapai lebih dari 40 lokasi.

"Bagaimana kita bisa memperkuat geosite-geosite yang dapat melibatkan langsung masyarakat setempat. Ini menjadi percepatan bagi kawasan Geopark Toba Caldera untuk lebih dikenal dan lebih terpromosikan dari daya tarik saintifik menjadi daya tarik wisata atau geowisata," katanya.

Halaman:
Tags
beritaTerkait
Semarak Kemerdekaan di Samosir, Mobil Hias OPD dan Instansi Lainnya Tampil Penuh Kreativitas
Dua Siswa MTsN Toba Samosir Siap Ikuti Jambore Nasional 2026
Peduli Kesehatan, DWP Samosir Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Pap Smear
Kisah Kapolres Samosir AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan Ganti Sepatu Bolong Siswa SD Tuai Pujian Netizen
Penasihat Hukum Enda Simakasura Tegaskan Proyek Selesai dan Perubahan Sesuai Adendum
Pemkab Samosir Tegaskan Komitmen Jaga Lingkungan Hidup
komentar
beritaTerbaru