BNNP Sumut Razia THM di Kota Medan, 10 Orang Dites Urine
Antisipasi Maraknya Peredaran Narkoba, BNNP Sumut Razia THM di Kota Medan, 10 Orang Dari KTV Hive Dites Urine.
Medan 2 jam lalu
- Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdako Subrata Nata Lumbantobing SSTP MSP, membuka kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Early Warning System (EWS) Cik Laila Kota Pematangsiantar.
Baca Juga:
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Pematangsiantar, Jalan H Adam Malik, Selasa (07/07/2026). Cik Laila merupakan singkatan dari Cek Informasi Kebutuhan Pengendalian Inflasi Terintegrasi.
Subrata mengucapkan terimakasih dan menyampaikan apresiasi kepada Tim Aplikasi Early Warning System dan perangkat daerah terkait, yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut sebagai upaya bersama dalam memperkuat pengendalian inflasi daerah melalui sistem peringatan dini yang berbasis data, analisis, dan kolaborasi.
Baca Juga:
"Stabilitas harga bahan pokok merupakan salah satu faktor penting yang mempengaruhi kesejahteraan masyarakat. Kenaikan yang tidak terkendali tidak hanya menurunkan daya beli masyarakat, tetapi juga berpotensi meningkatkan angka kemiskinan, mengganggu aktivitas ekonomi, serta mempengaruhi stabilitas sosial. Makanya, pengendalian inflasi tidak dapat dilakukan hanya ketika harga sudah mengalami lonjakan. Namun ada hal yang jauh lebih penting, yaitu kemampuan kita mendeteksi gejala-gejala awal, sehingga langkah antisipatif dapat dilakukan sebelum permasalahan berkembang menjadi lebih besar," terangnyadalam sebuah postingan anonim facebook @Pemko Pematangsiantar yang terlihat POSMETRO MEDAN pada Rabu 8 Juli 2026.
Disebutkan, di sinilah pentingnya membangun Early Warning System (EWS) yang mampu memberikan informasi secara cepat, akurat, dan mudah dipahami oleh para pengambil kebijakan.
"Sistem ini diharapkan mampu mengidentifikasi komoditas yang mulai menunjukkan indikasi kenaikan harga, gangguan pasokan, maupun potensi risiko inflasi beberapa waktu ke depan sehingga pemerintah daerah bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dapat mengambil langkah yang tepat dan terukur," katanya.
Keberhasilan EWS, lanjutnya, sangat ditentukan oleh kualitas data dan sinergi antari instansi.
"Oleh karena itu saya mengajak seluruh pemangku kepentingan; Badan Pusat Statistik, Bank Indonesia, perangkat daerah, pengelola pasar, hingga akademisi untuk terus memperkuat kolaborasi dalam penyediaan data, penyusunan indikator, validasi informasi, serta penyusunan rekomendasi kebijakan.
Saya berharap hasil Focus Group Discussion ini tidak berhenti pada tataran konsep, tetapi menghasilkan rumusan yang aplikatif, memiliki metodologi yang kuat, indikator yang terukur, serta dapat diimplementasikan secara berkelanjutan sebagai instrumen pendukung pengambilan keputusan Pemerintah Kota Pematangsiantar," katanya.
Selain itu, lanjutnya, EWS yang dibangun hendaknya mampu menjadi media informasi yang bermanfaat, tidak hanya bagi pemerintah, tetapi juga bagi masyarakat dan pelaku usaha. Sehingga tercipta transparansi informasi harga serta meningkatnya kepercayaan publik terhadap kebijakan pengendalian inflasi daerah.
"Saya meyakini, melalui kolaborasi yang erat, pemanfaatan teknologi informasi, dan penguatan kualitas data statistik, Kota Pematangsiantar akan memiliki sistem pengendalian inflasi yang semakin responsif, adaptif, dan berbasis bukti (evidence-based policy). Sejalan dengan visi Pemerintah Kota Pematangsiantar untuk mewujudkan kota yang Cerdas, Sehat, Kreatif, dan Selaras. Sehingga penguatan sistem peringatan dini harga bahan pokok menjadi salah satu langkah strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tandasnya.
Sebelumnya, Kepala Perwakilan BI Pematangsiantar Ahmadi Rahman mengatakan, untuk memerkuat sinergi, pengendalian inflasi Kota Pematangsiantar melalui pemanfaatan data, sistem peringatan dini, dan protokol respons kebijakan yang lebih cepat dan terkoordinasi.
"FGD Early Warning System (EWS) ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi pengendalian inflasi daerah melalui pemanfaatan Early Warning System yang lebih cepat, presisi, dan berbasis data. Melalui forum ini, BI Pematangsiantar berharap koordinasi TPID tidak hanya bersifat responsif, tetapi semakin preventif dalam membaca potensi tekanan harga sejak dini," katanya.***
Antisipasi Maraknya Peredaran Narkoba, BNNP Sumut Razia THM di Kota Medan, 10 Orang Dari KTV Hive Dites Urine.
Medan 2 jam lalu
Warga Desa Muka Paya Langkat Rayakan HUT ke81 RI Secara Swadaya, Bantuan Desa Hanya Rp500 Ribu
Sumut 2 jam lalu
Posmetro Medan BINJAI Anggota DPRD Fraksi Demokrat Benny Aula Sanjaya Sembiring gelar pertandingan futsal bertempat di Lapangan Leon Min
Sport 2 jam lalu
Brimob Sumut Bergerak Cepat Padamkan Kebakaran Ruko Malam Hari di Kota Pematangsiantar
Peristiwa 12 jam lalu
Pria Diduga Bacok Warga di Deli Serdang, Pelaku Ditangkap.
Peristiwa 13 jam lalu
Pria di Medan Ditodong Komplotan Perampok Pakai Sajam, Uang Rp 2 Juta Raib
Kriminal 13 jam lalu
KM Cendrawasih Laut Terbakar di Belawan, Blower Mesin Diduga Meledak hingga Api Lahap Kapal.
Peristiwa 14 jam lalu
Sisir Titik Rawan, Polres Tanjungbalai Pastikan Kota Tanjungbalai Aman dari Geng Motor dan Begal
Sumut 14 jam lalu
POSMETRO MEDAN,MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Muhammad Bobby Afif Nasution, mendorong enam badan usaha milik daerah (BUMD) di Su
Medan 14 jam lalu
Buat Laporan Palsu Sepeda Motor Kredit Hilang, Dua Sohib Ini Gol di Polsek Medan Tembung.
Kriminal 14 jam lalu