Jumat, 10 Juli 2026

Tim Komisi VII DPR RI Bersama Gubsu Kunjungi Paviliun Asahan Bupati Paparkan Industri Dan Produk Sepatu Bunut

Faliruddin Lubis - Jumat, 10 Juli 2026 00:57 WIB
Tim Komisi VII DPR RI Bersama Gubsu Kunjungi Paviliun Asahan Bupati Paparkan Industri Dan Produk Sepatu Bunut
IST
Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar S. Sos, MSi ketika memaparkan Industri Dan Produk Sepatu Bunut kepada Ketua Tim Komisi VII DPR RI dan rombongan serta Gubsu Muhammad Bobby Afif Nasution.

POSMETRO MEDAN, Asahan- Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar S. Sos, MSi memaparkan industri sepatu Bunut kepada Tim Komisi VII DPR – RI dan Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) yang mengunjungi Paviliun Kabupaten Asahan di Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke – 50 di Komplek PRSU, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Medan, Kamis (09/07/2026).

Tidak hanya terkait tempat pembuatan sepatu yang sempat menembus pasaran dunia itu, dalam paparannya dia juga menjelaskan permasalahan kulitas dan harga pasar sepatu tersebut.

"Industri Sepatu Bunut merupakan industri rumahan yang berkembang sejak tahun 1998. Lokasi rumah produksinya berada di sepanjang Jalan Lintas Sumatera, Kelurahan Bunut dan Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kisaran Barat atau sekitar 3,5 kilometer dari Kantor Bupati Asahan," ujar Taufik Zainal Abidin Siregar S. Sos, MSi diawal paparannya di hadapan Ketua Tim Komisi VII DPR RI Dr Evita Nursanty M.Sc dan rombongan serta Gubsu Muhammad Bobby Afif Nasution.

Baca Juga:

Taufik mengatakan, Sepatu Bunut memiliki berbagai pilihan desain dengan kualitas jahitan yang rapi dan daya tahan yang kuat serta harga yang terjangkau. Selain itu juga merincikan ciri khas dan mode produk sepatu tersebut seperti tanpa tali, tanpa tumit dan dikenal dengan model pansus baik untuk pria maupun wanita.

Tidak hanya itu, di kesempatan itu Taufik juga mengungkapkan letak keunggulan produk sepatu itu dan tekhnis pembuatannya. Dimana pemasangan kulit sepatu tersebut dilakukan dari bagian tapak hingga ke bagian atas atau berbeda dengan teknik pembuatan sepatu pada umumnya.

Baca Juga:

Teknik tersebut menghasilkan sepatu yang lebih kokoh dan memiliki daya tahan yang tinggi. Hingga kini, para pengrajinnya masih terus memproduksi sekaligus memasarkan sepatu hasil produksinya secara mandiri baik melalui rumah produksi maupun toko masing-masing.

Di kesempatan itu Taufik juga tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada Tim Komisi VII DPR RI beserta rombongan dan Gubsu atas kunjungan mereka ke Paviliun Kabupaten Asahan. Diharapkannya kunjungan tersebut menjadi motivasi bagi Pemkab Asahan dan para pelaku UMKM untuk terus meningkatkan kualitas produk serta memperluas pemasaran.

Sebelumnya, paparan Bupati Asahan itu berawal munculnya pertanyaan dari Ketua Tim Komisi VII DPR RI Dr Evita Nursanty M.Sc produk sepatu tersebut ketika melihat – lihat produk unggulan yang dipamerkan di Paviliun Kabupaten Asahan.

Dari sejumlah produk unggulan yang menjadi bahasan seperti bibit kultur jaringan produksi PT Hijau Surya Biotechindo, serta berbagai produk unggulan UMKM, wakil rakyat tersebut terkesan dengan produk Sepatu Bunut yang memiliki desain menarik serta kualitas jahitan yang rapi.

Tidak hanya berharap peningkatan kualitas dan perluasan jaringan pemasaran produk sepatu tersebut. Sebagai bentuk dukungan darinya Dr Evita Nursanty M.Sc juga membeli sepasang produk sepatu tersebut.

Tags
beritaTerkait
Wabup Deli Serdang Tekankan PEKPPP Jadi Tolok Ukur Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
Jamda XI Sumut Resmi Dibuka, Lom Lom Suwondo Motivasi Kontingen Raih Prestasi
Tinjau Sejumlah Proyek di Tanjung Morawa dan Lubuk Pakam, Bupati Tekankan Kualitas dan Percepatan Pembangunan
Gala Siswa Indonesia Jenjang SMP Resmi Dibuka
Wesly Silalahi: Siantar Kaya Keberagaman Seni, Budaya, Kuliner, Maupun Kreativitas
Ketua TP PKK Asahan Minta Posyandu Terapkan 6 SPM
komentar
beritaTerbaru