Senin, 27 Juli 2026

Diduga Kadiskes Labuhanbatu Intimidasi Nakes Puskesmas Tanjung Haloban

Evi Tanjung - Senin, 27 Juli 2026 18:15 WIB
Diduga Kadiskes Labuhanbatu Intimidasi Nakes Puskesmas Tanjung Haloban
ist
Kadiskes Labuhanbatu, Tuti Nofrida Ritonga bersama rombongan sempatkan diri melakukan sesi poto bersama nakes disela kunjungan ke Puskesmas Tanjung Haloban, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu,.

Posmetro Medan, Labuhanbatu- Diduga Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kabupaten Labuhanbatu, Tuti Nofrida Ritonga melakukan intimidasi kepada sejumlah tenaga kesehatan (nakes) yang bertugas di Puskesmas Tanjung Haloban, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, Sabtu (25/7/2026).

Dugaan intimidasi itu dilakukan Tuti saat kunjungan kerja dadakannya pasca video viral aksi protes yang dilakukan sejumlah nakes terhadap Kepala Puskesmas (Kapus) Tanjung Haloban, Susyani, dipicu kekecewaan akibat banyak pungutan-pungutan yang dinilai tidak jelas peruntukannya (pungli).

Menurut sumber yang mengaku nakes di Puskesmas tersebut, setiba di Puskesmas, Tuti yang datang bersama rombongan didampingi Sekretaris Dinas Kesehatan, Rahmad Hasibuan langsung memeriksa buku absensi.

Baca Juga:

"Mana buku absensi, kumpul semua," kata sumber menirukan ucapan Sekretaris Dinas Kesehatan, Rahmad Hasibuan.

Kemudian, lanjut sumber, ajudan kepala dinas kesehatan yang telah membawa kantong plastik meminta nakes untuk mengumpulkan semua handphonenya.

Dalam pertemuan itu, Tuti menyayangkan sikap para nakes yang telah menyebarluaskan video yang menurutnya telah mencoreng nama baik Dinas Kesehatan Labuhanbatu khususnya nama Kabupaten Labuhanbatu, hingga viral di media sosial (medsos).

"Jika kalian menganggap Kapus kurang adil katakan kepada saya, jika tidak bisa dibina ya kita musnahkan. Bukan saya tidak mampu membina, tetapi saya tidak mau kalian viral-viralkan. Kalian juga ikut membagi-bagikan video itu," sebut sumber menirukan ucapan Tuti.

Masih kata sumber, Tuti mengaku sudah menscreenshoot sejumlah nama nakes yang ikut berkomentar di medsos dan akan memberikan sanksi kepada nakes tersebut.

"Saya harap semuanya bekerjasama jika ingin bekerjasama, jika tidak mau ya monggo, silahkan masih banyak dinas yang lain. Pintu dinas kesehatan terbuka lebar," sebut Tuti.

Dalam pertemuan itu, Tuti singgung nakes yang dianggap anggar deking hingga melakukan pengaduan kepada salah seorang anggota DPRD Kabupaten Labuhanbatu terkait masalah itu. Tuti juga singgung tindakan salah seorang nakes yang ada dalam video bernama, Jenni Silalahi bersama rekannya yang dinilai mencoreng nama Dinas Kesehatan.

"Katanya tindakan kami telah mencoreng dan membuat malu dinas kesehatan, ditambah lagi karena statusnya sebagai kadis definitif yang masih hitungan bulan," sebut sumber.

Terpisah, menurut sumber lainnya, yang merupakan nakes di Puskesmas Tanjung Haloban, mereka berharap kehadiran Kadiskes dapat menyelesaikan persoalan dan mencari solusi terbaik.

"Harapan kami, kadis datang dan bertanya seperti apa persoalan yang sebenarnya, berharap suara kami dan beban mental yang kami rasakan juga dapat didengarkan. Jangan hanya pengaduan Kapus saja yang diterima dan didengar, kami juga butuh keadilan," ungkap sumber lain.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu, Tuti Nofrida Ritonga saat dikonfirmasi, Senin (27/7/2026) belum bersedia memberikan tanggapan. (BS)

Tags
beritaTerkait
Kasus Korupsi APD, Mantan Sekdis Kesehatan Sumut Divonis 4 Tahun Penjara
komentar
beritaTerbaru