Rabu, 29 Juli 2026

Kolaborasi Pemkab Deli Serdang dan SNV Perkuat Pengembangan Sawit Berkelanjutan

Evi Tanjung - Rabu, 29 Juli 2026 16:03 WIB
Kolaborasi Pemkab Deli Serdang dan SNV Perkuat Pengembangan Sawit Berkelanjutan
ist/Diskominfostan
Pemerintah Kabupaten Deli Serdang terus membuka peluang kerja sama dengan berbagai mitra pembangunan untuk mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat. Salah satunya SNV

POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam – Pemerintah Kabupaten Deli Serdang terus membuka peluang kerja sama dengan berbagai mitra pembangunan untuk mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat. Salah satunya Stichting Nederlandse Vrijwilligers (SNV).

Mewakili Bupati Deli Serdang, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Drs Zainal Abidin Hutagalung MAP, menyambut baik rencana kerja SNV Tahun 2026 yang berfokus pada pengembangan perkebunan kelapa sawit berkelanjutan di Kabupaten Deli Serdang. Program tersebut mencakup penguatan kapasitas pekebun swadaya, penguatan kelembagaan petani dan koperasi, serta perluasan akses pembiayaan dan pasar.

"Diharapkan pembahasan rencana kerja ini dapat menghasilkan program yang tepat sasaran, berkelanjutan, serta memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat," ujar Zainal pada pertemuan yang berlangsung di Kantor Bupati, Rabu (22/7/2026).

Baca Juga:

Pemerintah Kabupaten Deli Serdang berharap kemitraan yang telah terjalin dengan SNV dapat terus diperkuat melalui komunikasi dan koordinasi yang baik sehingga berbagai program yang direncanakan mampu mendukung percepatan pembangunan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Sementara itu, Project Manager Horas Hub SNV, Vivi Andriani, menjelaskan Kabupaten Deli Serdang menjadi salah satu daerah yang memiliki potensi besar dalam pengembangan sektor kelapa sawit berkelanjutan. Pada tahap awal, pelaksanaan program tahun 2026 direncanakan difokuskan di Kecamatan Biru-Biru dan Kecamatan Namorambe. Dalam pelaksanaannya, SNV akan bekerja sama dengan Yayasan Sumatera Hijau Lestari (YSHL), kelompok masyarakat, serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait sesuai kebutuhan program.(drt)

Baca Juga:

Tags
beritaTerkait
Polres Tanjungbalai Terima Penghargaan Pelayanan Prima dari Kapolda Sumut
Kisah Pujopeno,  Tukang Becak yang Temukan Uang Rp42 Miliar
BNNK Labura Razia Tempat Hiburan Malam, 39 Orang Tes Urine!
2.000 SK PIP untuk Sekolah se-Kecamatan Lubuk Pakam Diserahkan
2 Pelaku Penganiayaan Berat Ditangkap Polres Karo
HAN 2026, Lom Lom Suwondo Ajak Semua Pihak Lindungi dan Penuhi Hak Anak
komentar
beritaTerbaru