Koramil 10/Tanah Jawa Bersama Komduk Gelar Patroli Siskamling Hingga Wilayah Aman dan Kondusif
Koramil 10/Tanah Jawa bersama Komduk menggelar Patroli Siskamling, sehingga wilayah itu aman dan kondusif.
Sumut 4 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Medan - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara H. Ahmad Qosbi membuka secara resmi kegiatan Sosialisasi Pengendalian Gratifikasi di Lingkungan Kanwil Kemenag Sumut yang berlangsung di Aula Kanwil Kemenag Sumut, Kamis (30/7/2026).
Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Bagian Tata Usaha Syafrizal Bancin, para Kepala Bidang, serta Pembimas. Kegiatan ini juga diikuti oleh Kantor Kementerian Agama Kab/Kota secara daring.
Dalam sambutannya, Kakanwil Kemenag Sumut H. Ahmad Qosbi menegaskan kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan sebuah forum kalibrasi moral untuk meneguhkan komitmen dalam menjaga marwah institusi, mengendalikan gratifikasi, serta mewujudkan Kemenag Sumut yang bebas dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN).
Baca Juga:
Menyinggung pengalamannya saat berkesempatan mengikuti kegiatan KPK dan ditunjuk sebagai Duta Prestasi KPK, Ahmad Qosbi menyampaikan pandangan mendalamnya.
"Predikat Duta Prestasi KPK ini bukanlah sebuah gelar untuk dibanggakan, melainkan sebuah teguran keras dan beban moral yang sangat berat. Amanah ini memaksa kami untuk bangun dari tidur dan menyadarkan kita semua bahwa integritas tidak boleh hanya sekadar menjadi slogan di atas kertas, tetapi harus diwujudkan nyata ke dalam sebuah sistem dan diterapkan dalam segala langkah kerja," tegas Kakanwil.
Ia menjelaskan bahwa Kanwil Kemenag Sumut perlahan namun pasti terus membangun infrastruktur pencegahan korupsi secara terukur. Langkah konkret yang telah diambil antara lain melakukan aktualisasi dengan memasang banner imbauan anti-gratifikasi di seluruh unit kerja, serta menyediakan kanal agar keluhan masyarakat dapat direspons secara real-time demi menjaga nama baik instansi.
Lebih lanjut, Kakanwil menyadari bahwa gratifikasi kerap tumbuh dari birokrasi yang berbelit-belit. Oleh karena itu, Kanwil Kemenag Sumut melahirkan inovasi teknologi berbasis aplikasi dengan anggaran Rp0 untuk memangkas jalur birokrasi sehingga tidak ada lagi ruang bagi pungutan liar (pungli).
Meskipun demikian, Kakanwil mengaku masih menerima laporan terkait indikasi pungli di lapangan. Ia pun menginstruksikan seluruh jajaran untuk bertindak tegas.
"Saya minta para Kepala Bidang, Pembimas, dan pimpinan unit untuk bersinergi lebih tegas di tempat saudara masing-masing. Pastikan tidak ada lagi kutipan-kutipan dalam bentuk apa pun. Kami sadar, sapu yang bersih membutuhkan ikatan yang kuat. Oleh karena itu, Kanwil Kemenag Sumut juga berkolaborasi dengan Kejaksaan Tinggi Provinsi di bidang Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) melalui MoU untuk melindungi aset negara dan memastikan seluruh tata kelola berjalan akuntabel," lanjutnya.
Mengakhiri arahannya, Kakanwil memberikan pesan menohok kepada seluruh ASN Kemenag Sumut yang hadir.
Koramil 10/Tanah Jawa bersama Komduk menggelar Patroli Siskamling, sehingga wilayah itu aman dan kondusif.
Sumut 4 menit lalu
Komnas PPLH Sumut Prihatin Fenomena Busa Putih di Sungai Percut, Diduga Limbah Pencemar.
Sumut 17 menit lalu
Patroli Malam Koramil 11/Girsang Sipangan Bolon Perkuat Keamanan Parapat, Warga Diajak Waspada dan Remaja Diimbau Jauhi Narkoba
Sumut 19 menit lalu
Perkuat Gizi Keluarga dari Desa, Babinsa Bersinergi Sukseskan Program PMT di Simalungun
Sumut 34 menit lalu
Shin Taeyong Doakan Timnas Indonesia Juara Piala AFF 2026.
Sport 37 menit lalu
Peristiwa 41 menit lalu
Sat Resnarkoba Polres Tebing Tinggi menggagalkan peredaran sabu, 1 pelaku diamankan
Peristiwa 49 menit lalu
Kapolda Sumut Perubahan UU Polri Harus Menjadi Fondasi Penguatan Profesionalisme dan Akuntabilitas Personel.
Medan 53 menit lalu
Pemkab Tapanuli Utara Terima Bantuan Mobil Pelayanan Pendapatan Daerah Keliling dari Sarulla Operations Ltd
Sumut 54 menit lalu
Posmetro Medan, Labuhanbatu Kepala Puskesmas (Kapus) Tanjung Haloban, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu yang sosoknya sempat vi
Peristiwa 55 menit lalu