Senin, 10 Agustus 2026

Audiensi ke Kemendikdasmen dan Kemenag, Bupati Taput Laporkan Penanganan Sekolah Bencana dan Undang Menteri Buka Rakernas V MPK

Evi Tanjung - Senin, 10 Agustus 2026 20:10 WIB
Audiensi ke Kemendikdasmen dan Kemenag, Bupati Taput Laporkan Penanganan Sekolah Bencana dan Undang Menteri Buka Rakernas V MPK
ist
Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., bersama Wakil Bupati Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng., saat diterima Mendikdasmen RI, Prof. Dr. Abdul Mu'ti,

POSMETRO MEDAN, Taput -‎‎Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Utara dalam memperjuangkan pemulihan sarana pendidikan dan keselamatan peserta didik terus dibuktikan secara nyata. Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., bersama Wakil Bupati Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng., melakukan langkah diplomasi strategis ke dua kementerian sekaligus di Jakarta, Senin (10/8/2026).

‎Dalam kunjungan kerja tersebut, pimpinan daerah Taput hadir bersama Ketua Umum Panitia Rakernas V Majelis Pendidikan Kristen (MPK) di Indonesia, Dr. R.E. Nainggolan, M.M., beserta jajaran pengurus pusat.

Baca Juga:

Baca Juga:

‎*Kawal Pemulihan Pasca-Bencana dan Usulkan Revitalisasi Lanjutan*

‎Saat diterima langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Prof. Dr. Abdul Mu'ti, M.Ed., Bupati Taput menyampaikan capaian positif terkait pemulihan fasilitas pendidikan di wilayahnya. Pemkab Taput telah menuntaskan proses revitalisasi terhadap 27 unit sekolah yang sempat rusak akibat dampak bencana alam.

Halaman:
Tags
beritaTerkait
Merasa Belum Merdeka, Warga Kampung Baru Medan Kibarkan Bendera Setengah Tiang
Rico Waas Ajukan Pencabutan Perda Lembaga Kemasyarakatan
Cegah Pelanggaran dan Judi Online, Polres Tanjung Balai Gelar Gaktiblin
Kembali Berkantor di Kepulauan Nias, Wagub Surya Pastikan Pembangunan Pemprov Sumut Berjalan Sesuai Rencana
Bobby Nasution Siapkan Beasiswa Perkuat SDM Kesehatan Kepulauan Nias
Omak-omak Bagan Deli Datangi Kejari Belawan, Desak Kepastian Hukum Kasus Tawuran Maut
komentar
beritaTerbaru