Diduga Mencuri 11 Alat Musik Gereja, Sopir Taksi Online di Medan 'Gol'
Sopir taksi online di Medan berinisial JST (21) mencuri 11 alat musik gereja yang totalnya mencapai Rp61 juta.
Kriminal satu jam lalu
POSMETRO MEDAN, Asahan - Polres Asahan meringkus para pelaku penganiayaan terhadap MAS alias Aldi (17). Penganiayaan terjadi akibat keributan antardua genk motor di sekitar Kota Kisaran Selasa (1/4/2025) lalu.
Sebanyak tiga orang pelaku, masing-masing MFF alias Farel (18), RK alias Rendy (17) dan ASN alias Aidil (16) berhasil diamankan, sementara 5 pelaku lainnya masuk dalam DPO (Daftar Pencarian Orang).
"Ketiga pelaku kita sangkakan pasal 80 ayat 1 dan 2 tentang perlindungan anak, dan atau pasal 170 ayat 2 ke 1 Jo UU nomor 11 tahun 2012 tentang Peradilan Anak dengan ancaman pidana penjara 7 tahun penjara," ujar Kapolres Asahan AKBP Afdhal Junaidi di saat rilis pengungkapan kasus, Senin (7/4/25) siang di Mapolres Asahan.
Baca Juga:
Disampaikan Afdhal, penganiayaan berawal saat korban bersama rekan-rekannya sesama genk motor Kriwo nongkrong di salah satu warkop di sekitaran Kota Kisaran Selasa lalu.
Saat itu, selain Aldi cs, para pelaku yang tergabung dalam genk motor Bangladesh juga ada di lokasi.
Baca Juga:
"Tak lama, genk motor Kriwo atau Aldi cs ini beranjak meninggalkan warkop. Saat beranjak keluar, salah satu dari mereka memukul pintu sambil mengucapkan kata-kata yang tidak pantas. Selang 15 menit kemudian, anggota genk motor Bangladesh juga meninggalkan lokasi," ucap Afdhal.
Entah mengapa, kedua genk motor itu saling berpapasan saat melintas di sekitaran Jalan Imam Bonjol. Hingga terjadi aksi saling ejek.
Tak senang, Aldi cs atau genk motor Kriwo mengejar rombongan genk motor Bangladesh. Saat itu, 2 orang anggota genk Bangladesh terjatuh dan sempat dianiaya Aldi cs.
Melihat temannya dipukuli, anggota Bangladesh yang awalnya melarikan diri langsung memutar arah dan memberikan perlawanan dengan cara melempar batu ke arah Aldi cs.
"Saat itu anggota genk Kriwo gantian yang kabur. Tapi korban, Aldi, ketinggalan dan dipukuli oleh genk motor Kriwo. Selanjutnya korban ini dibawa ke Sidomukti. Di situ korban yang wajahnya berlumuran darah dicuci para pelaku. Gak lama korban dibuang di sekitaran pabrik benang," ungkap Afdhal.
"Korban kemudian pulang ke rumah dan memberitahu kejadian yang dialaminya kepada keluarga. Selanjutnya pihak keluarga melapor kepada kita. Kami minta buat para pelaku lainnya untuk koperatif menyerahkan diri sebelum kita lakukan tindakan tegas terukur," akhir Afdhal. (gon)
Sopir taksi online di Medan berinisial JST (21) mencuri 11 alat musik gereja yang totalnya mencapai Rp61 juta.
Kriminal satu jam lalu
Sinergi Polsek Bosar Maligas Dan Jahtanras Polres Simalungun Berbuah Manis Pencuri Ternak Lembu Yang Beraksi Dua Kali Berhasil Diringkus.
Peristiwa 2 jam lalu
LIPPSU Pemberitaan Ketua KORMI Sumut Dipanggil Polda Hoaks!
Sumut 3 jam lalu
260 Siswa di Berastagi Diduga Keracunan Usai Santap MBG, Orang Tua Minta Program Dihentikan Sementara.
Peristiwa 3 jam lalu
Puan Maharani Berjanji tak Ada Lagi Joget di DPR RI.
Inter-Nasional 3 jam lalu
Perkuat Sistem Merit, Pemkab Karo Ekspose Manajemen Talenta ASN di BKN Pusat.
Berita 4 jam lalu
Wakil Wali Kota Tanjungbalai Hadiri Haul ke25 Allahuyarham Syekh H Mustafa BS Rokan.
Sumut 4 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Jajaran Kecamatan Medan Baru bersama Koramil 05 Medan Baru dan Polsek Medan Baru membagikan Bendera Merah Putih kepad
Medan 5 jam lalu
BANPT Tetapkan UDA Tak Memenuhi Syarat Peringkat Akreditasi, Ini Pesan LLDikti Wilayah I ke Mahasiswa.
Medan 5 jam lalu
Posmetro Medan, Karo Pelaksanaan vaksinasi bagi siswa SD Negeri 047164 Seberaya, Kabupaten Karo, menuai tanda tanya. Pasalnya, Dinas Pendi
Peristiwa 5 jam lalu