POSMETRO MEDAN- Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Samosir periode 2026-2029 meneguhkan komitmen untuk memperkuat profesionalisme pers sekaligus membangun sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Samosir dalam mengawal pembangunan daerah.
Komitmen ini mengemuka dalam acara syukuran pelantikan PWI Kabupaten Samosir yang digelar di Hotel JTS Parbaba, Jumat (14/8/2026).
Kegiatan mengangkat tema "Menguatkan Profesional dan Integritas Pers untuk Membangun Negeri" dan dihadiri berbagai organisasi wartawan serta organisasi kemasyarakatan di Samosir.
Baca Juga:
Hadir di sana, Kadis Kominfo Pemkab Samosir, Immanuel Sitanggang, mewakili Kapolres Samosir R. Simarmata, IWO, Warkop Jurnalis, SMSI, F.SPTSI-K.SPSI dan GRIB Jaya.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Samosir, Immanuel Sitanggang -sebagaimana dikabarkan dalam sebuah postingan anonim facebook @Pemerintah kabupaten samosir yang terlihat POSMETRO MEDAN pada Senin 17 Agustus 2026--menyampaikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan PWI Samosir.
Baca Juga:
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Samosir, kami mengucapkan selamat kepada Ketua PWI Kabupaten Samosir terpilih beserta seluruh jajaran yang baru dilantik," ujar Immanuel.
Menurut Immanuel, menjadi pengurus organisasi pers merupakan amanah yang tidak ringan. Pengurus memiliki tanggung jawab untuk mengkoordinasikan anggota, membangun kebersamaan serta menjaga soliditas organisasi.
Dia berharap kepengurusan baru PWI Samosir dapat menghadirkan semangat baru dalam meningkatkan profesionalisme wartawan sekaligus memperkuat kontribusi pers terhadap pembangunan daerah.
"Di Samosir ini banyak wartawan dan banyak pula informasi yang perlu disampaikan kepada masyarakat. Karena itu, kami berharap insan pers dapat terus mengambil peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam menyampaikan informasi yang edukatif, berimbang dan konstruktif, sekaligus ikut mengawal pembangunan daerah," katanya.
Immanuel juga menyambut baik usulan terkait peningkatan kapasitas dan kompetensi wartawan yang bertugas di Kabupaten Samosir. Ia mengatakan, Pemerintah Kabupaten Samosir akan berupaya memfasilitasi kegiatan peningkatan sumber daya manusia wartawan.
"Kami menyambut baik usulan peningkatan kompetensi wartawan. Ini penting agar kualitas jurnalistik semakin baik dan profesional. Kami akan mengupayakan agar kegiatan tersebut dapat dilaksanakan tahun ini," ujarnya.
Immanuel berharap PWI Samosir semakin besar, solid dan profesional. Menurutnya, keberadaan pers dibutuhkan pemerintah sebagai mitra strategis untuk menyampaikan capaian pembangunan sekaligus menjadi ruang komunikasi bagi masyarakat.
Ketua PWI Kabupaten Samosir, Tumpal Sijabat, mengatakan syukuran pelantikan bukan sekadar kegiatan seremonial. Menurut dia, momentum tersebut merupakan awal perjalanan PWI Samosir sebagai organisasi yang berdiri dan menjalankan kegiatan secara mandiri.
Tumpal menjelaskan, sebelumnya wartawan Samosir tergabung dalam PWI Bona Pasogit yang menaungi empat kabupaten, yakni Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, Toba dan Samosir.
Setelah melalui proses administrasi, pemenuhan persyaratan organisasi dan verifikasi, PWI Samosir resmi terbentuk secara mandiri pada 27 Juni 2026.
"Pembentukan ini bukan sesuatu yang tiba-tiba. Ada proses administrasi, persyaratan organisasi, verifikasi dan perjuangan yang kami lalui," kata Tumpal.
Ia mengatakan, salah satu persyaratan pembentukan organisasi adalah adanya anggota yang telah mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) tingkat Madya.
Menurut Tumpal, kompetensi menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas profesi wartawan di tengah perubahan ekosistem informasi.
"Menjadi wartawan bukan hanya bermodalkan pena, kamera atau handphone. Ada kompetensi yang harus dimiliki," ujarnya.***
Tags
beritaTerkait
komentar