Senin, 19 Oktober 2026

Diduga Dikeroyok 3 Orang, Pria di Sumbul Dairi Menderita Luka Serius

P. Silalahi - Minggu, 30 Agustus 2026 22:00 WIB
Diduga Dikeroyok 3 Orang, Pria di Sumbul Dairi Menderita Luka Serius
facebook @Sidikalang Dairi
Diduga dikeroyok 3 orang, Robert Edward Sihotang kini menderita luka serius.

POSMETRO MEDAN- Robert Edward Sihotang dilaporkan menderita luka serius di bagian kepala dan punggung usai diduga dikeroyok tiga orang.

Peristiwa dugaan pengeroyokan itu terjadi di kawasan Desa Pangguruan, Kecamatan Sumbul, Kabupaten Dairi, Sabtu 29 Agustus 2026.

Peristiwa ini diduga berakar dari sengketa lahan luas yang sudah berlangsung lama. Hingga kini, korban dikabarkan masih menjalani perawatan di RSUD Sidikalang.

Baca Juga:

Seperti dikutip dari sebuah postingan anonim facebook @Sidikalang Dairi yang terlihat POSMETRO MEDAN pada Minggu 30 Agustus 2026-- peristiwa terjadi sekitar pukul 10.30 WIB di Jalan Perladangan, Tombak Lama/Tombak Batu Ganda, Dusun III Tinorpa/Tamboro, Desa Pangguruan.

Baca Juga:

Berdasarkan laporan resmi yang dilayangkan saudaranya, Hotman Sihotang ke Mapolres Dairi pada pukul 15.03 WIB hari yang sama, korban berada di lokasi sengketa lahan saat diserang.

Hotman awalnya berada di warung dekat Polsek Sumbul.

Saat hendak pulang, saksi Antoni Sihotang memberi kabar: "Robert sudah dianiaya tiga orang. Segera bawa dia keluar dari ladang dan ke rumah sakit."

Sesampainya di lokasi, Hotman menemukan korban sudah terkapar dan bagian kepala sudah berlumuran darah.

Dia segera membawanya ke RSUD Sidikalang. Korban menderita luka robek di kepala dan punggung, dan masih dirawat hingga kini.

Konflik ini berakar dari perselisihan penguasaan tanah yang meluas.

Tiga orang dilaporkan sebagai terlapor mulai dari insial SS, JS dan MHD HS.

Laporan resmi tercatat dengan dugaan penganiayaan pasal 466 Ayat (2) UU No. 1 Tahun 2023 juncto Pasal 262 Ayat (2) KUHP.

Ancaman pidana maksimal 2 tahun 6 bulan penjara, dan diperberat jika dilakukan bersama-sama.

Hotman Sihotang, pelapor sekaligus abang kandung korban, memohon kepada Kapolres Dairi AKBP Otniel Siahaan agar menegakkan keadilan tanpa kompromi.

"Kami meminta para pelaku segera dipanggil, diperiksa, dan diproses hukum tanpa pandang bulu. Kami ingin keadilan bagi Robert sekaligus kejelasan status tanah yang disengketakan ini," tegasnya.***

Editor
: P. Silalahi
Tags
beritaTerkait
Bupati Dairi Vickner Sinaga Ajak Forwaka Kawal Pembangunan, Kritik Pers Jadi Masukan Pemerintah
Forwaka Dairi Resmi Dilantik, Irfandi Tekankan Profesionalisme Jurnalis dan Perlindungan Hukum
Waka Polres Dairi Arus Lalu Lintas di Sejumlah Persimpangan Jalan
Siswa MIN 4  Dairi, Nikmati MBG dengan duduk di Lantai, Sesuai Sunnah
Duh... Pria Ini Punya Ganja Kering Diperoleh dari Hasil Panen di Ladang
Kapolres Dairi Bersama Bhayangkari Melayat ke Rumah Duka AIPTU Herbin Silaen, Sampaikan Penghiburan untuk Keluarga
komentar
beritaTerbaru