Rabu, 02 September 2026

Dapur Umum Disiapkan untuk Pengungsi Sinabung Desa Kutatengah

P. Silalahi - Rabu, 02 September 2026 15:53 WIB
Dapur Umum Disiapkan untuk Pengungsi Sinabung Desa Kutatengah
JpG
Bupati Karo, Antonius Ginting, Ketua dan Wakil Ketua DPRD Karo, Iriani Br Tarigan Dan Imanuel Sembiring.

POSMETRO MEDAN- Pemerintah Kabupaten Karo terus mempersiapkan berbagai fasilitas umum dan sosial bagi warga Desa Kutatengah, Kecamatan Simpang Empat, yang terdampak aktivitas erupsi Gunung Sinabung dan saat ini mengungsi di Posko Jambur Sukatepu serta Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Sukatepu, Kabupaten Karo.

Penyediaan fasilitas tersebut dilakukan untuk memastikan kebutuhan dasar para pengungsi tetap terpenuhi, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman selama warga harus meninggalkan tempat tinggal mereka akibat ancaman aktivitas Gunung Sinabung.

Baca Juga:

Bupati Karo, Antonius Ginting, mengatakan pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan terus berupaya melengkapi berbagai kebutuhan di lokasi pengungsian, Rabu (02/09/2026).

"Pemerintah Kabupaten Karo secepatnya sudah melengkapi fasilitas umum dan sosial, termasuk dapur umum. Di sini juga ada kolaborasi yang sangat baik dengan Badan Gizi Nasional (BGN)," ujar Antonius.

Baca Juga:

Ia menjelaskan, untuk kebutuhan makan para pengungsi, BGN menyiapkan makanan untuk sarapan pagi, makan sore, dan makan malam. Sementara kebutuhan makan siang disiapkan oleh Dinas Sosial Kabupaten Karo.

Menurut Antonius, saat ini terdapat 207 kepala keluarga dengan total 650 jiwa warga Desa Kutatengah yang mengungsi di Posko Jambur Desa Sukatepu.

Selain pemenuhan kebutuhan dasar, pemerintah juga memberikan perhatian terhadap keberlangsungan pendidikan anak-anak pengungsi.

Setelah kegiatan belajar anak-anak sekolah sempat diliburkan selama dua hari, pemerintah telah menyiapkan skema agar mereka dapat kembali mengikuti kegiatan belajar mengajar.

"Sudah kita dapatkan satu konsep. Anak-anak akan diantar dan dijemput dengan kendaraan yang sudah disiapkan, sehingga mereka tetap bisa bersekolah, khususnya bagi sekolah yang tidak berada di daerah terdampak," jelasnya.

Sementara bagi siswa yang sekolahnya berada di wilayah terdampak erupsi Gunung Sinabung, pemerintah akan menerapkan sistem belajar lapangan di lokasi pengungsian agar proses pendidikan tetap berjalan.

Bupati Karo juga mengimbau seluruh masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang tidak jelas. Warga diminta terus berkomunikasi dan berkoordinasi dengan pihak terkait, terutama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial, pemerintah kecamatan, serta pemerintah desa.

"Kalau ada hal-hal yang menjadi kepentingan masyarakat dan belum terakomodir, silakan komunikasikan kepada panitia yang sudah dibentuk oleh Pemerintah Desa Kutatengah," kata Antonius. (JpG)

Editor
: P. Silalahi
Tags
beritaTerkait
Gubernur Sumut Tinjau Pascaerupsi Sinabung, Cek Pos Pengamatan dan Pengungsi
Gunung Sinabung Kembali Semburkan Abu Vulkanik, Waspadai Potensi Lahar
Imbas Erupsi Gunung Sinabung, Penerbangan Kualanamu Sempat Terhenti
Bobby Nasution Pastikan Kesehatan, Air Bersih Serta Makanan Pengungsi Gunung Sinabung Aman
Kapolda Sumut Turun Langsung Pantau Kondisi Sinabung dan Kesiapan Personel Bantu Masyarakat di Karo
Gunung Sinabung Status Siaga, Warga Desa Payung dan Kutatengah Dievakuasi
komentar
beritaTerbaru