Kasat Reskrim Baru Polres Karo Pimpin Ungkap Kasus Menonjol Penganiayaan Berat Sebabkan Kematian
Bentuk Tim Cobra, Kasat Reskrim Baru Polres Karo memimpin pengungkapan kasus menonjol penganiayaan berat menyebabkan kematian.
Sumut satu jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan — Universitas Sumatera Utara (USU) merespons laporan Research Integrity Index edisi Juni 2025 yang menempatkan institusi ini dalam kategori zona merah, dengan skor 0.400 yang mengindikasikan risiko tertinggi dalam integritas riset.
Laporan ini menjadi perhatian serius pihak kampus, terutama dalam upaya menjaga reputasi dan kredibilitas akademik.
Melalui Kepala Bagian Humas USU, Amelia Meutia, pihak universitas menyatakan bahwa laporan tersebut akan dijadikan masukan penting untuk melakukan evaluasi menyeluruh serta perbaikan yang lebih sistemik dalam tata kelola penelitian.
Baca Juga:
"USU selama ini telah memiliki berbagai perangkat dan kebijakan untuk menjaga integritas peneliti, mulai dari regulasi etik, pelatihan penulisan ilmiah, hingga penerapan sistem deteksi plagiarisme," ujar Amelia dalam pernyataannya, Kamis (11/7/2025).
Ia menambahkan, USU juga secara konsisten memberikan apresiasi kepada dosen-dosen yang berhasil menerbitkan karya ilmiah di jurnal bereputasi internasional sebagai bentuk dukungan terhadap riset yang bermutu dan etis.
Amelia tidak menampik bahwa luaran riset seharusnya menjadi penopang reputasi kampus. Namun ia mengingatkan, "Tanpa integritas yang kuat, hasil penelitian justru bisa berdampak negatif terhadap institusi."
Saat ini, pihak universitas tengah mempelajari lebih lanjut parameter-parameter yang digunakan dalam laporan tersebut untuk memahami secara objektif indikator yang dimaksud, serta merumuskan langkah-langkah perbaikan yang tepat dan terukur.
"USU berkomitmen menjadikan hasil evaluasi ini sebagai titik tolak perbaikan berkelanjutan, demi memastikan seluruh proses riset di lingkungan kampus berlangsung secara bertanggung jawab dan berintegritas tinggi," tutup Amelia.
Laporan Research Integrity Index sebelumnya memunculkan kekhawatiran di kalangan akademisi nasional, menyusul temuan terkait dugaan praktik plagiarisme dan publikasi di jurnal predator yang disebut pernah menyeret nama dosen dan pimpinan kampus pada periode 2013–2015.
Temuan ini menjadi alarm keras bagi institusi pendidikan tinggi untuk memperkuat etika dan tata kelola dalam dunia riset.
Bentuk Tim Cobra, Kasat Reskrim Baru Polres Karo memimpin pengungkapan kasus menonjol penganiayaan berat menyebabkan kematian.
Sumut satu jam lalu
Pengakuan Lionel Messi Argentina Menderita Lawan Tanjung Verde
Sport 3 jam lalu
Motif Penganiaya ODGJ Lagi Ngamuk Hingga Tewas di Karo Kesal Motor Dibalikkan
Sumut 3 jam lalu
Lamine Yamal Tegaskan Tak Akan Bertato karena Keyakinan Sebagai Muslim
Sport 3 jam lalu
Kiper Tanjung Verde yang Bikin SpanyolArgentina Frustasi, Followernya dari 46 Ribu Kini 21 Juta
Sport 4 jam lalu
ODGJ Lagi Ngamuk Tewas Dianiaya Warga di Karo, 1 Pelaku Ditangkap.
Peristiwa 4 jam lalu
Pembunuh Mahasiswa Demi Cicilan Motor di Deli Serdang Dituntut Hukuman Mati.
Kriminal 4 jam lalu
Mohamed Salah Ingin Keberhasilan Timnas Mesir Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026 Jadi Inspirasi AnakAnak.
Sport 5 jam lalu
Unit Reskrim Polsek TBS Meringkus Maling Kabel Listeik Milik Dinas Perhubungan Kota Tanjungbalai.
Kriminal 5 jam lalu
Posmetro Medan Medan Program Sapa Warga dan Gotong Royong di Pelataran Masjid Al Hijrah, Komplek BTN, Kelurahan Besar, Kecamatan Medan Lab
Medan 5 jam lalu