Beraksi 20 Kali Saat Hujan dan Sepi, 2 Residivis Curanmor Kena Pelor
Polsek Medan Kota Lumpuhkan Dua Residivis Curanmor yang Beraksi di 20 TKP.
Kriminal 11 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Karo-- Dua siswi asal Kabupaten Karo yang mengalami keracunan usai menyantap Makanan Bergizi Gratis (MBG) pada 13 Agustus lalu menjalani proses rujukan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, Jumat (11/9). Keduanya yakni Agnesia Paruliana Br Sijabat dan Febiola Br Purba.
Febiola Purba merupakan siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Berastagi. Murid yang aktif berorganisasi hingga menjabat sebagai Wakil Ketua OSIS itu juga tergolong langganan juara kelas. Begitu juga dengan Agnesia Paruliana Br Sijabat, siswi SMA Negeri 1 Berastagi yang termasuk siswa berprestasi.
Agnesia Paruliana Br Sijabat, yang menjadi korban dugaan keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG), sebelumnya menjalani perawatan di RS Efarina Berastagi setelah mengalami gangguan kesehatan yang diduga terjadi usai menyantap Makanan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah pada 13 Agustus 2026.
Baca Juga:
Fitriani Br Sijabat, orang tua korban, saat mengikuti rapat dengar pendapat (RDP) dengan DPRD Kabupaten Karo mengatakan bahwa anaknya mengalami gangguan pada ginjal.
"Anak saya lah yang terkena ginjalnya," ucapnya kemarin.
Baca Juga:
Direktur RS Efarina Berastagi, drg. Irna Safrina Meliala, M.Kes., menuturkan bahwa rujukan ke Jakarta dilakukan atas perhatian Wakil Presiden (Wapres), Gibran Rakabuming Raka.
"Atas atensi Pak Wapres, dikarenakan kita tidak ada alat dan dokter ginjal khusus anak, Pak Wapres meminta agar dirawat ke Jakarta, Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM)," tuturnya.
Lanjutnya, Agnesia terlebih dahulu dibawa ke Rumah Sakit Haji Medan untuk beristirahat selama satu malam. Selanjutnya, Agnesia akan berangkat ke Jakarta dengan didampingi tim Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara dan pihak rumah sakit di Medan.
"Agnesia ke Rumah Sakit Haji Medan dulu untuk beristirahat satu malam dan besok akan berangkat ke Jakarta didampingi oleh tim dinas kesehatan provinsi dan rumah sakit Medan," ucapnya.
Menurut drg. Irna Safrina Meliala, M.Kes., kondisi Agnesia saat ini sudah mulai membaik. Namun, beberapa hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan adanya sedikit nilai di luar batas normal sehingga diperlukan rujukan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
"Kondisi Agnesia sudah mulai membaik, hanya memang beberapa hasil lab-nya ada menunjukkan sedikit nilai luar normal. Itulah yang menyebabkan kita harus merujuk," jelasnya.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, ada 24 siswa yang sedang menjalani perawatan. Sebanyak 21 siswa mendapatkan perawatan di RS Efarina, sementara 3 siswa lainnya mendapatkan perawatan di RS Amanda Berastagi.(JPG)
Polsek Medan Kota Lumpuhkan Dua Residivis Curanmor yang Beraksi di 20 TKP.
Kriminal 11 menit lalu
PERMADA Kepung PLN ULP Tanjung Pura, Soroti Pemadaman Berulang dan Desak Manager mundur dari jabatannya.
Sumut 18 menit lalu
Pemkab Taput Dorong Mahasiswa IAKN Tarutung Hasilkan Penelitian Berbasis Solusi Daerah.
Sumut 34 menit lalu
Pemkab Tapanuli Utara Perkuat Infrastruktur, Legalitas Poktan, hingga Riset Unggulan Bersama BRIN.&lrm
Sumut 41 menit lalu
Tiga Anak Jainul Tak Sekolah, Anggota DPRD Labuhanbatu Tommy Raymen Turun Tangan Bantu Pengobatan hingga Pendidikan.
Sumut 51 menit lalu
Kapolrestabes Medan Resmikan Gedung Logistik dan Ruang SKCK, Perkuat Pelayanan kepada Masyarakat
Medan 60 menit lalu
Dua Siswi Korban Dugaan Keracunan MBG Asal Karo Dirujuk ke RSCM Jakarta.
Sumut 2 jam lalu
Mobil Operasional BRI Diduga Dipakai untuk Kepentingan Pribadi, Sejumlah Kepala Unit di Bawah BO Tanjungbalai Disorot.
Sumut 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan SERDANG BEDAGAI Bupati Serdang Bedagai (Sergai),Darma Wijaya, menegaskan pentingnya peran media dalam mengawal pem
Sumut 2 jam lalu
Wapres Jenguk Siswa Korban Dugaan Keracunan MBG di RS Efarina Berastagi.
Sumut 2 jam lalu