Dirlantas Polda Sumut Kombes Pol Ahmad Fauzi Kunker ke Samsat Sekip
Dirlantas Polda Sumut Kombes Pol Ahmad Fauzi Beserta Kaban Dispendasu dan Kepala Jasa Raharja Kunker ke Samsat Sekip.
Medan 6 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Samosir -- Semburan lumpur yang tiba-tiba muncul dari dalam tanah saat aktivitas pengeboran di kedalaman sekitar 60 meter yang berada di kawasan Sialaman, Desa Rianiate, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir, terjadi akibat tekanan formasi yang secara geologis dapat dijelaskan melalui gejala dan sifat semburannya.
"Dari hasil pengamatan lapangan dan informasi media, dapat kami simpulkan bahwa peristiwa itu merupakan fenomena geologi yang dapat dijelaskan secara ilmiah," ungkap Petrus Parlindungan Purba, Manager Divisi Pengelolaan Geologi, Keragaman Geologi, Keragaman Biologi dan Keragaman Budaya Badan Pengelola Toba Caldera UNESCO Global Geopark.
Petrus selanjutnya menjelaskan, tekanan formasi itulah yang menyebabkan air keluar ke permukaan, dan jika tekanan formasi melemah maka aliran air akan juga melemah.

"Berdasarkan peninjuauan lapangan yang dilakukan dan dengan menggunakan tes sederhana, sepertinya fenomena ini lebih kepada fenomena air tanah yang biasa. Pulau Samosir merupakan pengangkatan kembali dasar kawah Gunung Toba sehingga batuan di wilayah ini didominasi oleh tuff dan sedimen endapan danau, sehingga bila terkena air akan seperti lumpur," paparnya.
Begitupun, Petrus menganjurkan masyarakat untuk memilih kehati-hatian dalam melakukan tindakan serupa, sebab bisa saja dalam kasus yang berbeda, muncul potensi gas beracun dan fenomena lainnya yang dapat menyebabkan gangguan maupun bahaya.
"Akan lebih baik apabila dilakukan penelitian lebih lanjut. Kita tidak bisa membuat kesimpulan pasti tanpa adanya penelitian yang lebih detail," sebutnya.
Lokasi pengeboran ini memang sangat dekat dengan Gunung Pusuk Buhit (sekitar 8 km), sehingga banyak yang mencoba mengaitkan hal ini sebagai bentuk manifestasi panas bumi (geothermal), dan beberapa orang secara traumatik mengaitkannya dengan fenomena Lumpur Lapindo di Jawa Timur.

"Kita akan terus memantau hal ini, dan mudah-mudahan tidak terjadi hal yang dikhawatirkan oleh masyarakat," kata alumni jurusan Teknik Geologi, Fakultas Teknik UGM ini.
Dirlantas Polda Sumut Kombes Pol Ahmad Fauzi Beserta Kaban Dispendasu dan Kepala Jasa Raharja Kunker ke Samsat Sekip.
Medan 6 jam lalu
Kadis SDABMBK Hadiri Rapat Paripurna, Dorong Percepatan Tindak Lanjut Hasil Reses DPRD Kota Medan.
Medan 8 jam lalu
Posmetro Medan, Karo Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi peningkatan aktivitas Gunungapi S
Sumut 8 jam lalu
Posmetro Medan, Binjai Satuan Reserse Narkoba Polres Binjai kembali menangkap dua orang lakilaki dengan inisial A (55) & MD (42) yang d
Kriminal 9 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo, melantik lima Pimpinan Tinggi Pratama (JPT) dan 12 pejabat fungsi
Sumut 9 jam lalu
POSMETRO MEDAN , Batang Kuis Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan meminta arahan pemerintah pusat untuk memperkuat penyelarasan pr
Sumut 10 jam lalu
Kenaikan status tersebut mulai berlaku pada 31 Agustus 2026 pukul 12.30 WIB, setelah Gunung Sinabung mengalami erupsi pada pukul 10.17 WIB.
Sumut 11 jam lalu
200 Mahasiswa Parliament Tour ke DPRD Medan, Bahas Fungsi Legislasi Pengawasan dan Anggaran.
Medan 11 jam lalu
Workshop Digital Entrepreneurship KEK, Pj Sekda Erfin Dorong Penguatan Ekonomi Masyarakat Melalui Pemanfaatan Teknologi Digital.
Medan 11 jam lalu
Kehilangan Kepercayaan, Mahasiswa UDA Bakar Ban di Depan LLDikti Wilayah 1 Sumatera Utara.
Medan 11 jam lalu