Guru Honorer Bergaji Rp500 Ribu di Labura Tersangkut Kasus, Begini Kisahnya
Guru Honorer Bergaji Rp500 Ribu di Labura Tersangkut Kasus, Begini Kisahnya.
Viral 2 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Sergai -- Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) menyatakan komitmennya untuk terus memperkuat layanan gizi masyarakat melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) daerah untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Sergai Suwanto Nasution, S.Pd, MM, saat menghadiri Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pembangunan SPPG di Ruang Rapat I Lantai 2 Kantor Gubernur Sumatera Utara, Medan, Rabu (13/8/2025).
Monev yang digelar Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) itu bertujuan menilai capaian pembangunan dan operasional SPPG di 33 kabupaten/kota sekaligus memastikan pelayanan gizi berjalan efektif, serta sesuai standar nasional.
Baca Juga:
Dalam keterangannya usai kegiatan, Sekdakab Sergai Suwanto Nasution, menyampaikan bahwa Pemkab Sergai telah memandang SPPG sebagai instrumen strategis untuk memperluas akses pelayanan gizi, terutama bagi kelompok rentan. Ia menegaskan pihaknya akan mengoptimalkan koordinasi lintas perangkat daerah, mulai dari dinas kesehatan, pendidikan, hingga pemerintahan desa untuk menyukseskan program MBG.
"SPPG lebih dari sekadar pembangunann fasilitas, akan tetapi di saat yang sama memastikan layanan yang diberikan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat. Kami akan fokus pada pemeliharaan fasilitas, peningkatan kapasitas relawan, dan pemanfaatan data untuk perencanaan program yang lebih tepat," kata Suwanto.
Baca Juga:
Menurutnya, keberadaan SPPG di Sergai diharapkan mampu memperkuat upaya pencegahan stunting dan meningkatkan kualitas gizi anak-anak sekolah. Pemkab Sergai juga berkomitmen menyesuaikan pembangunan fasilitas sesuai standar yang telah ditetapkan, termasuk kriteria lokasi, akses, dan kelengkapan fasilitas dasar.
"Dengan dukungan provinsi dan pemerintah pusat, kami optimistis pelayanan gizi di Sergai akan semakin merata dan berkelanjutan," tambahnya.
Sebelumnya Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Regional Sumut, T. Agung Kurniawan, dalam laporannya mengungkapkan bahwa sebanyak 154 unit SPPG ditargetkan akan mulai beroperasi tahun ini yang tersebar di 31 kabupaten/kota. Tersisa dua wilayah di Sumut yang belum memiliki SPPG.
"Saya menekankan pentingnya keberadaan SPPG sebagai ujung tombak pelayanan langsung kepada masyarakat, khususnya dalam penanganan stunting, meskipun kita akui masih ada sejumlah kendala teknis. Namun kami optimis dan akan terus berupaya menyukseskan berjalannnya program ini," katanya.
Sementara itu, Staf Ahli Kemendagri, Anwar Harun Damanik, menyoroti pentingnya tata kelola, pemilihan lokasi yang memenuhi kriteria aman dan aksesibel, serta integrasi data gizi daerah dengan sistem informasi nasional. "Data yang akurat dan terkini adalah dasar dari intervensi yang tepat sasaran," ujarnya.
Guru Honorer Bergaji Rp500 Ribu di Labura Tersangkut Kasus, Begini Kisahnya.
Viral 2 menit lalu
DPN LKLH Meminta KPK Pantau Kinerja PT Agrinas Palma Nusantara dan Selesaikan Konflik Agraria serta Audit KSO.
Inter-Nasional 7 menit lalu
Polsek Siantar Martoba Respons Tindaklanjuti Laporan Warga Jalan Antara Kiri.
Sumut 17 menit lalu
Ciptakan Suasana Aman dan Kondusif, Polres Sibolga Gelar Patroli Malam Skala Luas.
Sumut 32 menit lalu
Tim Gabungan BNN RI dan Polda Metro Jaya Ringkus Bos Narkoba Kampung Bahari dan Geledah Sarang Bandar.
Inter-Nasional 47 menit lalu
Leicester City, klub yang sedekade lalu bikin dunia merinding usai menjuarai Premier League, kini terpuruk ke kasta ketiga dan terpaksa dij
Sport 55 menit lalu
Polantas Karib, Satlantas Polres Dairi Edukasi Sopir Angkutan Umum untuk Tertib Berlalu Lintas
Sumut satu jam lalu
PAN Medan Tegaskan Muhammad Azrai Bukan Lagi Kader Dugaan Penipuan Bukan Urusan Partai
Medan satu jam lalu
Personel Polres Sibolga Siagakan Pengaturan Pagi, Pastikan Kelancaran Arus Lalu Lintas Saat Jam Sibuk.
Sumut satu jam lalu
Kapolrestabes Medan Hadiri Sidang Paripurna HUT ke81 RI di Gedung DPRD.
Medan satu jam lalu