Pemko Bagikan Pohon Cabai Layak Konsumsi ke 53 Kelurahan se-Kota Pematangsiantar
Wali Kota Wesly Diwakili Asisten Subrata Lumbantobing Bagikan Pohon Cabai Layak Konsumsi ke 53 Kelurahan seKota Pematangsiantar
Sumut 5 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Asahan- Polres Asahan menetapkan tiga orang tersangka terkait tewasnya tiga pekerja tambang batu padas di Dusun I, Desa Marjanji Aceh, Kecamatan Aek Songsongan, Kabupaten Asahan. Penetapan tersangka ini disampaikan dalam gelar press release pada Rabu (17/9/2025).
Kapolres Asahan, AKBP Revi Nurvelani, didampingi Kasat Reskrim AKP Ghulam Yanuar, mengatakan bahwa aktivitas tambang tersebut diketahui tidak memiliki izin.
"Usaha ini tanpa izin. Dampak dari penambangan itu terjadi longsor yang menelan korban jiwa sebanyak empat orang, tiga di antaranya meninggal dunia. Sementara itu, lokasi dan alat berat sudah kita police line dan amankan," ujar Ghulam.
Baca Juga:
Dari hasil penyidikan, polisi menetapkan tiga orang sebagai tersangka. Mereka adalah Syafi, pemilik tambang sekaligus warga Dusun V, Desa Aek Songsongan; Ahmad Fauzi, operator excavator yang juga warga desa tersebut; serta Dedi Iskandar, mandor tambang yang merupakan warga Dusun III, Desa Bandar Pulau Pekan, Kecamatan Bandar Pulau, Asahan.
"Ketiganya dijerat Pasal 158 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan atas UU Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. Selain itu, mereka juga dikenakan Pasal 359 KUHP tentang kelalaian yang mengakibatkan hilangnya nyawa orang lain, dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara," tambah Ghulam.
Baca Juga:
Diketahui, tambang batu padas milik Syafi yang beroperasi atas nama CV Berkah Pulo Jaya sudah berlangsung lebih dari 10 tahun dengan luas sekitar 4 hektare. Lahan tersebut merupakan milik orang tua Syafi, bernama Hasim. Usaha tersebut mempekerjakan sekitar 10 orang dengan peralatan berupa satu unit excavator, martil, dan linggis.
Batu padas yang dihasilkan dijual kepada pembeli yang datang ke lokasi menggunakan truk. Proses pemuatan dilakukan secara manual, di mana para pekerja mengangkut batu dengan tangan ke dalam kendaraan.
Peristiwa nahas terjadi pada Jumat (5/9/2025) sekitar pukul 08.00 WIB. Para pekerja mulai memecah batu padas menggunakan martil. Sekitar pukul 11.30 WIB, tebing di lokasi tambang longsor, menimpa para pekerja yang sedang memuat batu ke dalam truk.
Akibat kejadian tersebut, empat pekerja tertimbun material longsor. Tiga orang meninggal dunia, sementara satu orang lainnya mengalami luka-luka.(REA)
Wali Kota Wesly Diwakili Asisten Subrata Lumbantobing Bagikan Pohon Cabai Layak Konsumsi ke 53 Kelurahan seKota Pematangsiantar
Sumut 5 menit lalu
Rakerda dan Nilai Sebuah Konsistensi
Editorial 30 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Tapanuli Tengaj Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tapanuli Tengah menangkap seorang pria terduga
Kriminal 12 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Tapanuli Tengah Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tapanuli Tengah mengamankan seorang pria yang diduga sebag
Kriminal 12 jam lalu
Posmeto Medan , Binjai Wali Kota Binjai Drs. H. Amir Hamzah, M.AP., meninjau langsung sekaligus menyerahkan bantuan kepada warga yang menj
Sumut 13 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Medan (Unimed) bersama Unit Kegiatan Maha
Peristiwa 13 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara menunjukkan komitmen tinggi dalam pembenahan keterbukaan in
Medan 14 jam lalu
Berastagi menjadi tempat favorit untuk mengadakan pertemuan, bukanlah tanpa alasan. Mungkin karena udara yang lebih dingin membuat orang leb
Editorial 14 jam lalu
POSMETRO MEDANDugaan praktik peredaran narkotika kembali membayangi Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Tanjung Gusta Medan, Sumatera Utara
Medan 15 jam lalu
Posmetro Medan , Binjai , Polres Binjai Polda Sumatera Utara menggelar konferensi pers terkait pengungkapan kasus tindak pidana narkotika s
Kriminal 16 jam lalu