Keponakan di Tapanuli Tengah Dianiaya Tante Kandung
Pilih jalan damai usai keponakan di Tapanuli Tengah dianiaya tante kandungnya sendiri.
Peristiwa 58 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Asahan- Polres Asahan menetapkan tiga orang tersangka terkait tewasnya tiga pekerja tambang batu padas di Dusun I, Desa Marjanji Aceh, Kecamatan Aek Songsongan, Kabupaten Asahan. Penetapan tersangka ini disampaikan dalam gelar press release pada Rabu (17/9/2025).
Kapolres Asahan, AKBP Revi Nurvelani, didampingi Kasat Reskrim AKP Ghulam Yanuar, mengatakan bahwa aktivitas tambang tersebut diketahui tidak memiliki izin.
"Usaha ini tanpa izin. Dampak dari penambangan itu terjadi longsor yang menelan korban jiwa sebanyak empat orang, tiga di antaranya meninggal dunia. Sementara itu, lokasi dan alat berat sudah kita police line dan amankan," ujar Ghulam.
Baca Juga:
Dari hasil penyidikan, polisi menetapkan tiga orang sebagai tersangka. Mereka adalah Syafi, pemilik tambang sekaligus warga Dusun V, Desa Aek Songsongan; Ahmad Fauzi, operator excavator yang juga warga desa tersebut; serta Dedi Iskandar, mandor tambang yang merupakan warga Dusun III, Desa Bandar Pulau Pekan, Kecamatan Bandar Pulau, Asahan.
"Ketiganya dijerat Pasal 158 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan atas UU Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. Selain itu, mereka juga dikenakan Pasal 359 KUHP tentang kelalaian yang mengakibatkan hilangnya nyawa orang lain, dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara," tambah Ghulam.
Baca Juga:
Diketahui, tambang batu padas milik Syafi yang beroperasi atas nama CV Berkah Pulo Jaya sudah berlangsung lebih dari 10 tahun dengan luas sekitar 4 hektare. Lahan tersebut merupakan milik orang tua Syafi, bernama Hasim. Usaha tersebut mempekerjakan sekitar 10 orang dengan peralatan berupa satu unit excavator, martil, dan linggis.
Batu padas yang dihasilkan dijual kepada pembeli yang datang ke lokasi menggunakan truk. Proses pemuatan dilakukan secara manual, di mana para pekerja mengangkut batu dengan tangan ke dalam kendaraan.
Peristiwa nahas terjadi pada Jumat (5/9/2025) sekitar pukul 08.00 WIB. Para pekerja mulai memecah batu padas menggunakan martil. Sekitar pukul 11.30 WIB, tebing di lokasi tambang longsor, menimpa para pekerja yang sedang memuat batu ke dalam truk.
Akibat kejadian tersebut, empat pekerja tertimbun material longsor. Tiga orang meninggal dunia, sementara satu orang lainnya mengalami luka-luka.(REA)
Pilih jalan damai usai keponakan di Tapanuli Tengah dianiaya tante kandungnya sendiri.
Peristiwa 58 menit lalu
Jurgen Klopp Berpeluang Tangani Timnas Jerman, DFB Mulai Lakukan Pendekatan.
Sport 2 jam lalu
Polsek Siantar Barat melaksanakan giat Patroli Jalan Kaki Siang Hari mengantisipasi 3C di Pasar Horas kota itu.
Sumut 2 jam lalu
OTT Bupati Langkat Syah Afandin, KPK Amankan Uang Asing Rp 1,22 M dan 55 Kg Logam Platinum
Sumut 2 jam lalu
Jadi Tersangka KPK, Bupati Langkat Sudah Terima Suap Rp 800 Juta.
Sumut 2 jam lalu
Kronologi OTT Bupati Langkat, Uang Rp 100 Juta Ditemukan di Jok Mobil.
Sumut 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Jakarta KPK mengungkap Bupati Langkat Syah Afandin (SAF) tak hanya menerima suap terkait proyek di lingkungan Pemkab Langka
Sumut 3 jam lalu
Duduk Perkara Suap Proyek yang Bikin Bupati Langkat Jadi Tersangka
Sumut 3 jam lalu
2 terduga pelaku galian kabel optik PT Telkom diamankan di Mapolres Tapanuli Tengah.
Sumut 4 jam lalu
Thomas Tuchel Tak Mau Meksiko Intip Latihan Inggris, The Three Lions Simpan Jurus Rahasia di Piala Dunia 2026.
Sport 4 jam lalu