Calon Mahasiswa Asal Nias Kuliah di Semarang Disambut DPRD Sibolga
Calon Mahasiswa Asal Nias Disambut di DPRD Sibolga.
Sumut 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Asahan- Polres Asahan menetapkan tiga orang tersangka terkait tewasnya tiga pekerja tambang batu padas di Dusun I, Desa Marjanji Aceh, Kecamatan Aek Songsongan, Kabupaten Asahan. Penetapan tersangka ini disampaikan dalam gelar press release pada Rabu (17/9/2025).
Kapolres Asahan, AKBP Revi Nurvelani, didampingi Kasat Reskrim AKP Ghulam Yanuar, mengatakan bahwa aktivitas tambang tersebut diketahui tidak memiliki izin.
"Usaha ini tanpa izin. Dampak dari penambangan itu terjadi longsor yang menelan korban jiwa sebanyak empat orang, tiga di antaranya meninggal dunia. Sementara itu, lokasi dan alat berat sudah kita police line dan amankan," ujar Ghulam.
Baca Juga:
Dari hasil penyidikan, polisi menetapkan tiga orang sebagai tersangka. Mereka adalah Syafi, pemilik tambang sekaligus warga Dusun V, Desa Aek Songsongan; Ahmad Fauzi, operator excavator yang juga warga desa tersebut; serta Dedi Iskandar, mandor tambang yang merupakan warga Dusun III, Desa Bandar Pulau Pekan, Kecamatan Bandar Pulau, Asahan.
"Ketiganya dijerat Pasal 158 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan atas UU Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. Selain itu, mereka juga dikenakan Pasal 359 KUHP tentang kelalaian yang mengakibatkan hilangnya nyawa orang lain, dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara," tambah Ghulam.
Baca Juga:
Diketahui, tambang batu padas milik Syafi yang beroperasi atas nama CV Berkah Pulo Jaya sudah berlangsung lebih dari 10 tahun dengan luas sekitar 4 hektare. Lahan tersebut merupakan milik orang tua Syafi, bernama Hasim. Usaha tersebut mempekerjakan sekitar 10 orang dengan peralatan berupa satu unit excavator, martil, dan linggis.
Batu padas yang dihasilkan dijual kepada pembeli yang datang ke lokasi menggunakan truk. Proses pemuatan dilakukan secara manual, di mana para pekerja mengangkut batu dengan tangan ke dalam kendaraan.
Peristiwa nahas terjadi pada Jumat (5/9/2025) sekitar pukul 08.00 WIB. Para pekerja mulai memecah batu padas menggunakan martil. Sekitar pukul 11.30 WIB, tebing di lokasi tambang longsor, menimpa para pekerja yang sedang memuat batu ke dalam truk.
Akibat kejadian tersebut, empat pekerja tertimbun material longsor. Tiga orang meninggal dunia, sementara satu orang lainnya mengalami luka-luka.(REA)
Calon Mahasiswa Asal Nias Disambut di DPRD Sibolga.
Sumut 2 jam lalu
Warga Geruduk Rumah Diduga Pelaku Pelecehan Seksual Anak
Sumut 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Pantai Lab Pemerintah Kabupaten Deli Serdang terus mendorong penguatan ekonomi kerakyatan melalui pengembangan koperasi y
Sumut 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN Tindakan tegas tanpa kompromi terus digelorakan Polrestabes Medan terhadap para pelaku kriminal yang nekat mengusik ketenang
Medan 4 jam lalu
POSMETRO MEDAN,MEDAN Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut), Surya, mengajak seluruh kader Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (HIMMA
Medan 4 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Penataan kabel udara di Kota Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, terus menunjukkan progres signifikan. Dari to
Sumut 4 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Pantai Labu Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo SS, mengunjungi Rumah Tahfidz Quran ArRahmah di Dusun II, Desa Ran
Sumut 4 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Batu Bara Jajaran Satres Narkoba Polres Batu Bara kembali berhasil mengungkap kasus dugaan peredaran narkotika jenis sabu.
Kriminal 5 jam lalu
Posmetro Medan, Karo Dalam upaya memperkuat ekosistem pendidikan yang bersih, transparan, dan berintegritas, Kejaksaan Negeri Karo menggela
Sumut 5 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Ketahanan pangan, stabilitas keamanan lingkungan, dan kehadiran pemerintah menjadi fokus utama Pemko Medan di bawah k
Medan 5 jam lalu