KSPSI AGN Tampil Solid dalam Lomba Orasi Damai Piala Kapolrestabes Medan Cup 2026
POSMETRO MEDAN Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) AGN menunjukkan eksistensinya dalam memperjuangkan aspirasi buruh se
Berita 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Asahan– Suasana di lokasi Pagelaran Seni Budaya Daerah (PSBD) Kabupaten Asahan mendadak panik pada Sabtu (4/10/2025) sore. Seorang pedagang asal Sumatera Barat bernama Nimen meninggal dunia setelah diduga tersengat aliran listrik saat menata barang dagangannya sekitar pukul 15.30 WIB.
Peristiwa tragis itu terjadi menjelang pembukaan resmi PSBD Asahan 2025. Berdasarkan keterangan salah seorang saksi mata, sesama pedagang yang enggan disebutkan namanya, korban saat itu sedang merapikan dagangannya ketika memegang meja besi yang diduga terkena kabel listrik telanjang.
"Korban masih berbenah tempat jualan. Saat memegang meja besi, diduga besi tersebut bersentuhan dengan kabel listrik yang tidak berbalut, sehingga korban langsung tersetrum," ujarnya.
Baca Juga:
Saksi lain menyebut, korban merupakan warga asal Padang, Sumatera Barat, yang berjualan jam tangan di area PSBD. "Setelah kejadian, jenazah korban langsung dibawa pulang ke kampung halamannya di Padang," tambahnya.
Dari pantauan di lokasi pada Minggu (5/10/2025) sore, tenda tempat korban berjualan masih tampak dengan barang dagangan yang tertata rapi di dalam dus besar. Hingga kini, pihak penyelenggara PSBD belum dapat dikonfirmasi terkait insiden tersebut.
Baca Juga:
Pedagang Mengeluh, Listrik Padam
Insiden meninggalnya pedagang ini menambah sorotan terhadap pelaksanaan Pagelaran Seni Budaya Daerah (PSBD) Kabupaten Asahan 2025.
Acara tahunan yang seharusnya menjadi ajang hiburan rakyat dan penggerak ekonomi lokal itu sebelumnya juga diwarnai keluhan para pedagang.
Pada Sabtu (4/10/2025) malam, terjadi pemadaman listrik selama lebih dari tiga jam, dari pukul 20.00 hingga 23.00 WIB. Kondisi itu membuat aktivitas pedagang terganggu dan menyebabkan kerugian besar.
"Sudah bayar sewa lapak sampai jutaan rupiah, tapi lampu mati dari jam delapan sampai jam sebelas. Dagangan kuliner kami banyak sisa karena pengunjung bubar cepat," keluh salah satu pedagang kepada wartawan, Minggu (5/10/2025).
Para pedagang mengaku kerugian mereka mencapai lebih dari 70 persen akibat pemadaman tersebut. Mereka menilai pihak PLN ULP Kisaran tidak profesional karena tidak memberikan pemberitahuan sebelumnya. (Taslab News/Berita Merdeka Online/Red)
POSMETRO MEDAN Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) AGN menunjukkan eksistensinya dalam memperjuangkan aspirasi buruh se
Berita 2 jam lalu
Pawai ta&039aruf dilepas langsung Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, untuk menyemarakkan pembukaan MTQ sekaligus membangun silaturahmi
Medan 2 jam lalu
Setelah finis runnerup di Red Bull Rookies Cup 2025, Veda Ega Pratama mendapat kesempatan eksis di Moto3 2026. Berstatus sebagai rookie,
Sport 3 jam lalu
Purbaya mengatakan, produk rokok ini juga berpotensi menyumbang terhadap pendapatan negara. Ia pun menargetkan peralihan produsen rokok ile
Inter-Nasional 4 jam lalu
Porwasu 2026 Resmi Dibuka, Ratusan Wartawan seSumut Perebutkan Piala Gubernur.
Medan 7 jam lalu
Cuaca kota Medan, Labuhan dan Belawan diramalkan berawan pada Sabtu 11 April 2026.
Medan 7 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Gedung DPRD Sumatera Utara tampak lengang.Para wakil rakyat itu sedang berada di luar kota menjalankan kunjungan ke
Sumut 9 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Jakarta Ingin mengurus sertipikat sendiri, begini caranya. Kementerian ATR/BPN memberikan solusi lewat aplikasi yang ada t
Inter-Nasional 9 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Pemerintah Kota Medan mulai menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk pertama
Medan 9 jam lalu
MBG Diduga Basi, Puluhan Murid SD Negeri 064985 Medan Helvetia Alami Sakit Perut dan Muntah
Medan 18 jam lalu