"Kalau semua pengurus aktif luar biasa ini. Jadikan masjid tempat bukan hanya tempat ibadah saja. Masjid di Indonesia ada 800 ribu. Negara umat Islam terbesar di dunia. Pengurus dan jemaah juga harus dimakmurkan," jelasnya.
Kemudian, Jusuf Kalla juga memuji Almarhum Haji Anif yang dikenal sebagai tokoh kemakmuran masjid di Sumatera Utara.
Baca Juga:
"Kita juga harus mencontoh sahabat saya almarhum Haji Anif yang telah banyak membantu membangun masjid di Sumut dan daerah lain. Sekarang tugas bagaimana menerus kemakmuran ini," ucapnya.
Dirinya juga berharap, ke depan pengurus DMI di Sumut terus bergerak sampai membantu program-program pemerintah dalam meningkatkan perekonomian masyarakat.
Baca Juga:
Ketua Majelis Mustasyah Musa Rajekshah mengapresiasi kedatangan Ketua Umum PP DMI Jusuf Kalla di Masjid Al-Musannif.
"Yang kita sayang dan cintai orang tua kita Bapak Jusuf Kalla yang sudah menyempatkan diri untuk datang ke Sumut. Ini bukan kali pertama, sudah beberapa kali Pak Jusuf Kalla datang ke Sumut," kata pria yang karib disapa Ijeck ini.
Ijeck mengatakan, kepada seluruh pengurus yang dilantik tidak hanya sekedar menempatkan namanya untuk pelantikan. Tetapi itu berperan aktif untuk memakmurkan masjid di Sumatera Utara.
"Semoga pengurus dilantik benar-benar berniat untuk mengurusi masjid, jangan sampai pengurus banyak tapi yang aktif hanya sedikit," jelasnya.
Untuk di Sumut, kata Ijeck ada lebih dari 11 ribu masjid dan 5 ribu mushallah. Ijeck menekankan, pengurus DMI Wilayah Sumut harus berperan aktif mengajak umat Islam mengisi seluruh masjid saat kegiatan beribadah dilaksanakan.
"Untuk di Sumut, ada lebih 11 ribu masjid dan 5 ribu mushallah. Sampai dengan saat ini jumlah makmum gak sebanyak masjid. Ini adalah tanggung jawab kita, terkhusus DMI Sumut, bagaimana Masjid itu dimakmurkan," jelasnya.
Tags
beritaTerkait
komentar