Selasa, 19 Mei 2026

Tinjau Disdukcapil , Wali Kota Medan Pastikan Layanan Jemput Bola Untuk Korban Banjir

Evi Tanjung - Jumat, 05 Desember 2025 04:52 WIB
Tinjau Disdukcapil , Wali Kota Medan Pastikan Layanan Jemput Bola Untuk Korban Banjir
Ist
Penyelesaian administrasi warga harus jemput bola dan gratis

POSMETRO MEDAN, Medan -Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan seluruh pelayanan administrasi kependudukan bagi warga terdampak banjir harus dipermudah dan dipercepat.

Hal itu disampaikannya saat meninjau Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Medan, Kamis (4/12/2025). Rico meminta Kepala Disdukcapil Medan, Baginda Siregar, agar pelayanan dilakukan dengan sistem jemput bola ke wilayah terdampak, mengingat banyak dokumen warga rusak akibat banjir.

"Banyak dokumen masyarakat yang rusak. Karena itu, pelayanan harus hadir ke daerah-daerah. Urusan KK, KTP, akta lahir, akta kematian, akta nikah, dan lainnya harus bisa kita jemput bola," ujar Rico.

Baca Juga:

Ia menegaskan warga tidak perlu lagi membuat laporan kehilangan ke polisi. Semua proses akan disederhanakan karena data kependudukan sudah tersimpan dalam sistem. "Datanya sudah terekam. Tinggal dicetak kembali. Datang ke kantor pun bisa, nanti kita perbaiki. Tadi ada warga yang melapor KK dan KTP hilang, langsung kita bereskan hari ini," jelasnya.

Saat ini tim Disdukcapil sudah turun ke beberapa kelurahan. "Sekarang tim lagi di Kelurahan Beringin dan Kampung Kuala Bekala. Besok rencananya ke Tanjung Gusta dan Gelanggang Rantau," kata Rico.

Baca Juga:

Wali Kota juga menekankan seluruh layanan penerbitan ulang dokumen ini gratis. "Gratis semua. Kalau ada yang berani ambil duit, Kadisnya kita masukkan ke APH saja," tegasnya.

Selain itu, Rico meminta waktu penyelesaian dokumen tetap mengikuti Standar Operasional Prosedur (SOP). "Kalau SOP-nya tiga hari, ya tiga hari. Kecuali ada tambahan data. Jangan melanggar SOP," ujarnya.

Dengan pola jemput bola ini, Pemko Medan memastikan pemulihan dokumen administrasi warga terdampak banjir berlangsung cepat, mudah, dan tanpa biaya. Warga pun bisa kembali mengakses layanan publik tanpa hambatan.(ATN)

Tags
beritaTerkait
Massa Alam Aksi Sampaikan Temuan BPK Terhadap Penggunaan Anggaran PT PSU Saat  Aksi di Depan Kejati Sumut
Pria di Tanjung Morawa  Jual dan  Tanam 40 Batang Pohon Ganja Setinggi 2 Meter.. Ya Kena Ciduk!
Polres Tapteng Kembalikan 3 Unit Sepeda Motor Hasil Ungkap Kasus Curanmor ke Pemilik
Penertiban Aset Jadi Kunci PAD, Rico Waas Tegaskan Aset Daerah Harus Produktif Dan Transparan
Empat Putra-Putri Terbaik Deli Serdang Ikuti Seleksi Paskibraka Sumut
Dongkrak Ekonomi Keluarga Akseptor, Pemko Medan Gelar Sosialisasi Pembentukan Kelompok UPPKA
komentar
beritaTerbaru