Kanwil Kemenkum Sumut dan PemkoTanjungbalai Perkuat Ekosistem Kekayaan Intelektual
Dorong Komersialisasi Karya Cipta Daerah, Kanwil Kemenkum Sumut dan Pemkot Tanjungbalai Perkuat Ekosistem Kekayaan Intelektual
Sumut 9 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Medan– Pertamina EP Pangkalan Susu, bagian dari Pertamina Hulu Rokan (PHR), menggelar pelatihan Silvofishery bagi Kelompok Tani Hutan (KTH) Penghijauan Maju Bersama di Dusun X Paluh Baru, Desa Pasar Rawa, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat, Selasa (4/11/2025).
Kegiatan ini diikuti 20 anggota KTH dan bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menjaga kelestarian ekosistem mangrove sekaligus mengembangkan budidaya perikanan berkelanjutan melalui sistem silvofishery.
Ketua KTH Penghijauan Maju Bersama, Kasto Wahyudi, menyampaikan apresiasinya kepada Pertamina EP Pangkalan Susu atas dukungan dan pendampingan yang konsisten.
"Pelatihan ini membuka wawasan kami tentang pengelolaan silvofishery. Dengan bimbingan dari Pertamina, kami berharap program ekowisata mangrove dapat berkembang pesat dan membawa kesejahteraan bagi anggota kelompok serta masyarakat sekitar," ujarnya.
Pelatihan dibuka oleh Pjs. Field Manager Pangkalan Susu Field Aris Widodo, dengan menghadirkan dua narasumber, yaitu Dr. Oding Affandi, S.Hut., MP dari Fakultas Kehutanan Universitas Sumatera Utara (USU) dan Fridolin Hutabarat selaku Penyuluh Kehutanan Ahli Muda dari Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Stabat, Langkat, Sumatera Utara.
Sementara itu, Manager Community Involvement and Development (CID) PHR Regional 1 Sumatra Iwan Ridwan Faizal mengatakan ekosistem mangrove memiliki peran penting sebagai kawasan peralihan antara darat dan laut. Karena itu, diperlukan edukasi yang mendorong masyarakat untuk menjaga dan memulihkan ekosistem tersebut tanpa mengorbankan kesejahteraan ekonomi.
"Sistem silvofishery menjadi solusi yang memadukan kegiatan budidaya ikan atau udang dengan rehabilitasi ekosistem mangrove di area tambak," ujar Iwan.
Silvofishery merupakan sistem budidaya yang menggabungkan fungsi konservasi hutan mangrove dengan kegiatan perikanan tambak. Dalam sistem ini, sebagian lahan digunakan untuk menanam mangrove dan sebagian lainnya dimanfaatkan untuk budidaya ikan atau udang.
Pendekatan ini terbukti mampu menjaga keseimbangan lingkungan pesisir, mencegah abrasi, serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat yang menggantungkan hidup dari sektor perikanan.
Iwan menambahkan, dalam menjalankan Program Pelibatan dan Pengembangan Masyarakat (PPM) bertajuk Ekowisata Mangrove Pasar Rawa, Pertamina EP Pangkalan Susu berkomitmen memberikan pendampingan berkelanjutan bagi kelompok penerima manfaat. Saat ini, program silvofishery tengah dikembangkan di lahan seluas satu hektar sebagai percontohan.
"Pengembangan silvofishery ini tidak hanya berfokus pada pelestarian mangrove dan perikanan, tetapi juga sebagai pusat edukasi bagi pengunjung. Area ini terintegrasi dengan pondok wisata mangrove dan guest house yang dikelola masyarakat," ungkapnya. ( Rel)
Dorong Komersialisasi Karya Cipta Daerah, Kanwil Kemenkum Sumut dan Pemkot Tanjungbalai Perkuat Ekosistem Kekayaan Intelektual
Sumut 9 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Medan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan resmi melaksanakan Ujian Masuk Jalur Mandiri Reguler Tahun Akad
Medan 12 menit lalu
Polres Asahan memusnahkan 8,7 Kg sabu dan 772 Vape Etomidate yang 19.600 jiwa terselamatkan.
Peristiwa 24 menit lalu
Penanganan Kasus KIP Kuliah Terkesan Mandeg, Aliansi BEM PTS Sumut Ada Apa?
Medan 25 menit lalu
Diduga tertipu Rp70 Juta dengan modus DP mobil, seorang pria di Medan ditangkap polisi.
Medan 39 menit lalu
Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026 Masih Berlangsung di JICC, Stand Sumatera Utara Sajikan Kuliner Khas dan Kreasi UMKM
Inter-Nasional 40 menit lalu
Petani di Karo ditangkap personel Satresnarkoba lantaran menyimpan sabu dan ganja di 2 lokasi.
Sumut 54 menit lalu
Satresnarkoba Polrestabes Medan Gagalkan Penyelundupan 24 Kg Sabu.
Medan 55 menit lalu
Menabrak truk yang sedang parkir di Jalan Lintas BarusSibolga, seorang pelajar dinyatakan meninggal dunia.
Peristiwa satu jam lalu
Rommy Van Boy Beri Tenggat Sepekan, Minta Taman Hermes di Atas Drainase Dibongkar.
Medan satu jam lalu