POSMETRO MEDAN,Medan - Menteri Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) Hanif Faisol Nurofiq memutuskan menghentikan sementara operasional 4 perusahaan di daerah aliran sungai (DAS) Garoga dan Batang Toru.
Namun Hanif Faisol merahasiakan satu perusahaan yang dihentikan sementara tersebut.
Baca Juga:
"Berdasarkan verifikasi udara dan pemeriksaan lapangan selama dua hari terakhir, KLH/BPLH menambah satu perusahaan ke daftar penghentian sementara kegiatan usaha hingga audit lingkungan selesai, sehingga total empat perusahaan saat ini dihentikan sementara operasionalnya," kata Hanif Faisol Nurofiq dalam keterangannya, Minggu (7/12/2025).
Baca Juga:
Namun Hanif Faisol tidak merinci perusahaan yang baru dihentikan operasionalnya sementara tersebut. Tiga perusahaan yang sudah diumumkan oleh Hanif Faisol adalah PT Agincourt Resources, PT Perkebunan Nusantara III (PTPN III), dan PT North Sumatera Hydro Energy (NSHE) pengembang PLTA Batang Toru.
Lebih lanjut, Hanif menjelaskan jika ia meninjau titik-titik terdampak, berdialog langsung dengan warga yang kehilangan rumah dan akses dasar, serta memantau aliran Sungai Garoga yang dipenuhi material kayu.
Hasil pengecekan awal menunjukkan kombinasi pohon tumbang alami dan masuknya material kayu secara tidak alami ke badan sungai, yang diduga memperparah dampak banjir.
"Kami memastikan bahwa material kayu yang memenuhi aliran sungai bukan berasal dari hulu Batang Toru. Namun, proses pemeriksaan tetap kami lakukan secara rinci.
Jika nantinya ditemukan ada pihak yang sengaja membuang atau membiarkan material kayu memasuki aliran sungai hingga menambah risiko banjir, maka tindakan hukum termasuk pidana akan segera kami terapkan," ujarnya.
Tags
beritaTerkait
komentar