Matiti Belum Usai: Kuasa Hukum Minta Aparat Bongkar Rangkaian Peristiwa 12 September
MATITI BELUM USAI KUASA HUKUM MINTA APARAT BONGKAR UTUH RANGKAIAN PERISTIWA 12 SEPTEMBER
Sumut satu jam lalu
POSMETRO MEDAN, Jakarta— Dugaan kasus suap dan gratifikasi yang menyeret mantan Bupati Langkat periode 2020–2022 kembali mencuat. Sejumlah pemuda yang tergabung dalam kelompok Anak Bangsa Anti Korupsi menggelar aksi damai di depan Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Senin (26/5/2025).
Mereka mendesak KPK segera menetapkan seorang saksi berinisial “TS” sebagai tersangka.
Koordinator aksi, Alim S. Ritonga, menyampaikan apresiasi terhadap langkah KPK yang telah melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap pihak-pihak yang terlibat, termasuk mantan Bupati Langkat, Terbit Rencana Perangin-angin, dan saudara kandungnya, Iskandar Perangin-angin.
Baca Juga:
“Kami mengapresiasi kerja KPK dalam menjaring para penerima suap. Namun, kami juga menegaskan bahwa pemberi suap dan pihak lain yang terlibat dalam praktik gratifikasi juga harus dimintai pertanggungjawaban hukum. Salah satunya adalah pihak berinisial ‘TS’ yang hingga kini masih berstatus sebagai saksi,” tegas Alim.
Massa aksi menilai tidak ada satu pun pihak yang boleh lolos dari pengawasan dan penindakan hukum oleh KPK. Karena itu, mereka mendesak agar status hukum “TS” segera ditingkatkan dari saksi menjadi tersangka dalam kasus yang merugikan keuangan negara tersebut.
Baca Juga:
“Kehadiran kami di depan gedung KPK hari ini bukan hanya sebagai bentuk dukungan, tetapi juga sebagai desakan agar penegakan hukum berjalan adil dan tanpa pandang bulu,” tambah Alim.
Informasi dari lapangan menyebutkan, bahwa KPK telah memanggil sejumlah saksi, termasuk “TS”, untuk dimintai keterangan. Massa aksi percaya KPK akan tetap konsisten dan profesional dalam menuntaskan perkara ini.
Setelah menggelar aksi dari siang hingga sore hari, massa yang mayoritas berasal dari kalangan milenial membubarkan diri dengan tertib.
Sebelum meninggalkan lokasi, Alim Ritonga menegaskan bahwa mereka akan kembali hadir untuk melanjutkan aksi serupa.
“Kami yakin tidak ada yang sia-sia di tangan KPK. Kami akan kembali dalam waktu dekat untuk memastikan proses hukum berjalan sebagaimana mestinya,” tutup Alim. (bud/rel)
MATITI BELUM USAI KUASA HUKUM MINTA APARAT BONGKAR UTUH RANGKAIAN PERISTIWA 12 SEPTEMBER
Sumut satu jam lalu
Anggota DPR RI Musa Rajekshah meninjau pembangunan dinding penahan banjir di Tebing Tinggi.
Sumut 2 jam lalu
Pengusaha Konstruksi Lokal Bersama PERMADA Turun ke Jalan, Desak Klarifikasi Polemik Paket Proyek Disdik Langkat
Sumut 2 jam lalu
Lima Ekor Lembu Milik Warga Ditemukan Mati Diduga Diracun di Perkebunan Serbelawan
Sumut 2 jam lalu
Dua Pelaku Curat Toko Rp 157 Juta Dibekuk Satreskrim Binjai.
Sumut 2 jam lalu
Diulosi di Istana Maimun, Sultan Deli Doakan Mubes I dan Pelantikan DPP HBB
Sumut 3 jam lalu
Di Hadapan Mahasiswa Al Wasliyah, Kapolrestabes Medan Bicara Bela Negara dan Narkoba.
Medan 4 jam lalu
Pimpinan Sinode GKPS Bergerak Cepat Mengamankan Aset Legal Gereja.
Sumut 4 jam lalu
POSMETRO MEDANSIMALUNGUNPEMATANGSIANTAR Bagi Darma Putra Rangkuti, S.Hut., M.Si., reses bukan sebatas pertemuan, menyerap aspirasi, lal
Sumut 4 jam lalu
POSMETRO MEDAN Di hari Jumat Berkah DPC Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya Kota Medan kembali menerima bantuan sosial berupa se
Medan 4 jam lalu