Sabtu, 14 Februari 2026
Dari Simarpinggan, Wakil Rakyat Itu Mendengar

Catatan Reses Munir Ritonga Menyusuri Suara Desa Tapanuli Selatan tak Pernah Riuh l

Evi Tanjung - Sabtu, 14 Februari 2026 05:26 WIB
Catatan Reses Munir Ritonga Menyusuri Suara Desa Tapanuli Selatan tak Pernah Riuh l
ist
Warga antusias mendengarkan paparan anggota dewan

POSMETROMEDAN, Simarpinggan- Ia berbicara pelan, lewat jalan yang retak, drainase yang tersumbat, harga pupuk yang merangkak naik, dan masjid yang menua bersama doa-doa warganya.

Baca Juga:

Pada Reses II Tahun Sidang 2025-2026, suara-suara itu berkumpul di Desa Perkebunan Simarpinggan, Kecamatan Angkola Selatan, ketika Muniruddin Ritonga, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), duduk berhadap-hadapan dengan konstituennya.

Kepala desa Tarso, para Hatobangon Saelan, Keliwon, Habibulloh Hasibuan Naposo Nauli Bulung (NNB), dan ratusan warga di Simarpinggan, desa perkebunan yang jarang tersorot, namun sarat persoalan.

Baca Juga:

Di awal Februari, menjelang Ramadan Reses forum resmi yang justru paling jujur karena rakyat berbicara apa adanya. Karena di situlah politik menemukan maknanya.

Dengan kalimat sederhana, harapan yang dititipkan, dan doa yang tak pernah absen.

Seorang tokoh masyarakat membuka pertemuan dengan nada bersahaja, sampaikan unek-unek mumpung bapak dewan berhadir. Harapannya sederhana kesehatan bagi wakil mereka agar tetap bisa memperhatikan desa, permohonan agar harga pupuk turun, harga karet naik, harga sembako terjangkau, dan bantuan pembangunan masjid dapat diwujudkan.

Bukan tuntutan muluk, melainkan kebutuhan yang lama menunggu.

Kepala desa menegaskan relasi yang ingin dijaga, bapak ini bukan tamu, tapi keluarga kita, wakil kami di Sumut.

Kalimat itu penting ia menempatkan wakil rakyat bukan di ruang mewah, melainkan di lingkar keluarga desa.

Sampaikan apa permintaan bapak-ibu, jangan ragu, katanya. Politik, pada momen itu, menjadi percakapan rumah.

Munir Ritonga membuka sambutannya dengan terima kasih dan doa. Ia menyebut pertemuan ini bukan akhir, melainkan awal silaturahmi perekat persaudaraan.lll

Lalu ia masuk ke inti reses adalah kerja bersama untuk menyerap dan memperjuangkan aspirasi di daerah pemilihan.

Ia menjelaskan posisinya di Komisi B DPRD Sumut, yang membidangi perekonomian dari pertanian, perkebunan, UMKM, hingga energi dan pariwisata.

Ia juga mengingatkan tiga fungsi DPRD, legislasi, anggaran, dan pengawasan tiga kata yang di ruang desa diterjemahkan menjadi satu harapan, ada tindak lanjut.

Daftar aspirasi pun mengalir, tertib namun mendesak. Permohonan perbaikan jalan

Perbaikan drainase ±200 meter

Rehabilitasi masjid

Penanganan tanah longsor

Bantuan sumur bor

Rehab Masjid Kampung Lalang Bawah (Masjid Nurul Yakin)

Ini bukan sekadar daftar. Jalan menentukan akses, drainase menahan banjir, longsor mengancam keselamatan, sumur bor menyelamatkan musim kering, masjid menjaga denyut spiritual.

Satu per satu, masalah itu menunggu pintu kebijakan terbuka.

Di ujung pertemuan, Munir kembali menegaskan, aspirasi ini akan dibawa ke paripurna DPRD Sumut, selama berada dalam kewenangan pemerintah provinsi.

Ia menutup dengan terima kasih dan permohonan maaf lahir-batin penanda bahwa Ramadan kian dekat, dan waktu untuk membuktikan komitmen kian singkat.

Di Simarpinggan, reses tidak berakhir ketika kursi dilipat. Ia berlanjut sebagai catatan, janji yang diuji, dan doa yang dititipkan. Wakil rakyat, pada akhirnya, bukan dinilai dari panjang pidato, melainkan dari jarak yang ia tempuh dari desa ke ruang paripurna, dari keluhan ke kebijakan.

Jika politik hendak dicintai, ia harus berani kembali ke desa, mendengar tanpa menyela, mencatat tanpa menggurui, dan pulang membawa beban tanggung jawab.

Dari Simarpinggan, pelajaran itu terdengar pelan namun justru karena pelan, ia paling jujur.(erni)

Tags
beritaTerkait
Debu, Kartu BPJS, dan Sekolah yang Ditunggu: Catatan Reses dari Labuhan Batu Raya
Bapenda Kota Medan Hadirkan Mobil SIPALING di MTQ Kecamatan Medan Petisah
Bukan Sekadar Industri: Yahdi Khoir Pilih Selamatkan Sungai, Sawah, dan Nafas Hidup Masyarakat
Polsek Medan Area Siagakan Pospam Angsapura, Fokus Amankan Rumah Warga yang Ditinggal Mudik
Polrestabes Medan Gelar Patroli Skala Besar, Antisipasi Kejahatan 3C dan Jaga Kondusivitas Kota
Polrestabes Medan Kukuhkan Timsus JCS, Targetkan Penekanan Kejahatan Jalanan
komentar
beritaTerbaru