Indonesia Ditahan Singapura 1-1, Juara Piala AFF Cuma Mimpi
Hasil Singapura vs Indonesia 11, Gol Ragnar Oratmangoen Tak Cukup, Garuda Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026.
Sport 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN– Panglima Komando Daerah Militer I/Bukit Barisan (Kodam I/BB), Mayjen TNI Rio Firdianto, meninjau dan mensimulasikan langsung proses pengunaan alat insinerator, mesin cetak paving block, dan cetak genteng di Bengkel Peralatan (Bengrah) I Medan Senin 23/02/2026.
Peninjauan tersebut merupakan bagian dari komitmen Kodam I/BB dalam mendukung program pemerintah terkait penanganan persoalan sampah yang kian memprihatinkan serta berdampak negatif terhadap lingkungan dan masyarakat.
Baca Juga:
Wujud Implementasi Instruksi Presiden
Dalam keterangannya, Pangdam I/BB menyampaikan bahwa inisiatif pembuatan insinerator dilatarbelakangi oleh arahan Presiden Republik Indonesia dalam pengarahan bersama TNI/Polri dan unsur pemerintahan di Jakarta. Presiden menyoroti kondisi sampah yang semakin mengkhawatirkan dan membutuhkan penanganan serius.
Selain itu, langkah tersebut juga merupakan implementasi dari 8 Wajib TNI, khususnya poin yang menegaskan bahwa TNI harus menjadi pelopor dalam membantu mengatasi kesulitan rakyat di sekitarnya.
"Melihat kondisi sampah yang sudah sangat memprihatinkan dan berdampak buruk bagi lingkungan, TNI AD khususnya Kodam I/BB berupaya menciptakan dan membangun alat insinerator sebagai bentuk kepedulian serta tindak lanjut atas instruksi Presiden RI," ujar Pangdam.
Diharapkan Jadi Salah Satu Solusi Penanganan Sampah
Insinerator yang dikembangkan tersebut telah melalui proses riset dan tahapan teknis sebelum diproduksi. Alat ini dirancang untuk membakar sampah hingga habis tanpa menyisakan residu dari hasil operasionalnya.
Kodam I/BB berharap kehadiran insinerator ini dapat menjadi salah satu solusi dalam mengurangi dampak negatif dari timbunan sampah yang terus meningkat, khususnya di wilayah perkotaan.
Adapun jenis sampah yang dapat diolah meliputi sebagian besar sampah padat perkotaan, seperti sampah rumah tangga, sampah komersial, dan beberapa limbah industri. Namun, sampah yang mengandung bahan berbahaya seperti limbah radioaktif, limbah medis tertentu, serta bahan peledak tidak dapat diproses menggunakan alat tersebut.
Limbah Pembakaran Dimanfaatkan untuk Paving dan Genteng
Tidak hanya fokus pada pembakaran sampah, Kodam I/BB juga melakukan inovasi dengan memanfaatkan hasil limbah pembakaran sebagai bahan baku pembuatan genteng dan paving block.
Pembuatan alat cetak genteng dan paving block ini juga merupakan tindak lanjut dari instruksi Presiden RI terkait perlunya penanganan khusus terhadap limbah sampah agar memiliki nilai guna.

"Melalui inovasi ini, limbah hasil pembakaran insinerator tidak terbuang percuma, tetapi dimanfaatkan kembali sebagai bahan material bangunan," jelas Pangdam.
Adapun kapasitas produksi alat yang dikembangkan tersebut yakni:
Kapasitas alat pencetak genteng: 100 buah per jam.
Kapasitas alat pencetak paving block: 150 buah per jam.

Dengan inovasi tersebut, Kodam I/BB tidak hanya berupaya mengurangi volume sampah, tetapi juga menciptakan produk bernilai ekonomis yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
Diharapkan, langkah ini menjadi kontribusi nyata TNI AD dalam mendukung program pemerintah sekaligus membantu menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat bagi masyarakat.(Rez)
Hasil Singapura vs Indonesia 11, Gol Ragnar Oratmangoen Tak Cukup, Garuda Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026.
Sport 3 jam lalu
Tim Jatanras Polres Asahan Amankan Terduga Pelaku Penganiayaan hingga Korban Meninggal Dunia.
Kriminal 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Taput Langkah strategis kembali diambil Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara dalam menjaga kesehatan fiskal daerah. Bupati
Inter-Nasional 4 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Jaksel Rayakan hari jadi ke 14 pada 8 Agustus 2026, Pengurus Pusat Ikatan Wartawan Online (PP IWO) menggelar berbagai kegi
Inter-Nasional 5 jam lalu
Polisi Amankan Perempuan Diduga Buang Bayi di Tepi Sungai Asahan.
Peristiwa 5 jam lalu
Sidang Waterfront City Samosir, Penasihat Hukum Enda Simakasura Tegaskan Proyek Selesai dan Perubahan Sesuai Adendum.
Medan 5 jam lalu
Kanwil Kemenkum Sumut Laksanakan Pengawasan Kepatuhan Pembayaran Royalti di Rumah Bernyanyi Eleven Family Medan
Medan 7 jam lalu
Kapolres Dairi Ungkap Kronologi Penganiayaan Berujung Maut di Tanah Pinem, dalam sebuah jumpa pers.
Peristiwa 7 jam lalu
Polres Labuhanbatu dan KNPI memperkuat sinergitas menjaga keamanan.
Sumut 7 jam lalu
Polsek Munte Bersama Forkopimcam Bagikan Bendera Merah Putih, Kobarkan Semangat Nasionalisme Jelang HUT RI ke81.
Sumut 8 jam lalu