Rabu, 25 Februari 2026

Menggurita tak Terbendung! Diduga Puluhan BD Jaringan Sabu Tersebar di Dua Kecamatan Pangkatan – Bilah Hilir

Evi Tanjung - Rabu, 25 Februari 2026 12:59 WIB
Menggurita tak Terbendung! Diduga Puluhan BD Jaringan Sabu Tersebar di Dua Kecamatan Pangkatan – Bilah Hilir
ist
Polresta Labuhanbatu

POSMETRO MEDAN, Labuhanbatu - Peredaran narkotika jenis sabu di wilayah hukum Polsek Bilah Hilir Kecamatan Pangkatan dan Negeri Lama Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, kian mengkhawatirkan. Jaringan BD (bandar dan pengedar) disebut-sebut makin menggurita, tak tersentuh, dan seolah bebas mengendalikan peredaran barang haram di tengah masyarakat.

Informasi yang dihimpun dari warga menyebutkan, diduga terdapat puluhan BD jaringan sabu yang aktif beroperasi di dua kecamatan tersebut. Peredaran disebut berlangsung terang-terangan, mulai dari transaksi terselubung di perkampungan hingga diduga melibatkan kurir lintas wilayah.

"Sudah seperti pasar gelap. Ganti orang, ganti pemain, tapi barang tetap beredar. Kami heran, kok seperti tak ada efek jera," ungkap salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya. Kecamatan Bilah Hilir Kabupaten Labuhanbatu Provinsi Sumatera. Rabu, (25/2/2026).

Baca Juga:

Kondisi ini memantik kegeraman masyarakat. Warga menilai, masifnya peredaran sabu menandakan lemahnya penindakan di lapangan. Tak sedikit yang curiga adanya kebocoran informasi setiap kali akan dilakukan penindakan, sehingga para BD selalu lolos lebih dulu.

Ironisnya, dampak sosial mulai terasa nyata. Remaja hingga kepala keluarga disebut mulai terpapar. Aksi kriminal kecil, keresahan lingkungan, hingga rusaknya generasi muda menjadi harga mahal yang harus dibayar akibat suburnya jaringan sabu.

Baca Juga:

Hal serupa saat Gerebek Sarang Narkoba (GSN) di Dusun Sei Tampang, Desa Sei Tampang, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, Rabu (05/11/2025) pagi lalu.Grebek Sarang Narkoba (GSN).dipimpin Kanit Reskrim IPDA Rico Marthin Sihombing, S.H. bersama personel Polsek Bilah Hilir. Petugas menyisir area yang diduga sering dijadikan tempat transaksi dan penyalahgunaan narkotika.

"Hasil dari kegiatan Gerebek Sarang Narkoba tersebut, Zonk. Petugas hanya menemukan 4 (empat) buah alat hisap sabu (bong), beberapa plastik klip transparan bekas, serta 1 (satu) unit timbangan elektrik dalam kondisi rusak. Hanya pondok atau gubuk yang diduga sering digunakan sebagai lokasi penyalahgunaan narkotika diruntuhkan oleh petugas."

"Kegiatan GSN ini menambah asumsi liar ditengah masyarakat. Jangan - jangan bocor duluan baru penggerebekan. Tidak heran kalau hasil yang didapat Zonk." Ujar warga.

Info layak dipercaya ke Harian POSMETROMEDAN,"Kecamatan Pangkatan, sempat viral naik sepanduk "IINILAH KAMPUNG NARKOBA" dengan slogan Bandar Bebas Menjual, Pembeli Bebas Berkeliaran. salah satu diduga BD yang sering disebut,Arif Suganda alias "Ganda."

Kecamatan Bilah Hilir,Heri (residivis narkoba), Kampung Tengah,Dian (residivis narkoba) PIRBUN,Rasid, Titi Panjang,Putra (residivis narkoba), DesaPerkebunan Sennah,Dedek, Desa Negeri Lama Seberang,Heri (residivis narkoba), DesaSidomulyo,Dani, Bangun Sari,Broto, Dusun Wonosari Desa Sei Tampang,Sofyan (residivis narkoba), Sei Kasih,Muslim, Desa Selat Besar, dan masing - masing Desa tidak sendiri, masih ada banyak yang lain yang tidak disebut namanya." Katanya .

Kapolsek Bilah Hilir, AKP Armen Faisal diminta tanggapannya, "Trimks info nya Bang .Akan kami tindak lanjuti.

Selain Unit Reskrim kami juga melibatkan fungsi Bhabinkamtibmas agar bersama2 tokoh Desa tokoh agama, tokoh pemuda dan tokoh masyarakat utk membantu mengungkap pelaku2 narkoba.Trmks bg." ujarnya.

Masyarakat mendesak aparat penegak hukum, khususnya jajaran Polres Labuhanbatu dan Polda Sumatera Utara, untuk tidak lagi bermain di permukaan. Warga menuntut tindakan tegas, menyentuh akar jaringan, bukan sekadar menangkap pemakai kelas teri yang tidak memutus mata rantai peredaran.

"Kalau cuma nangkap pengguna, bandar besarnya tetap tertawa. Tangkap yang di atas, bongkar jaringan sampai ke akarnya," tegas seorang tokoh masyarakat.

Publik kini menunggu langkah nyata aparat. Jangan sampai wilayah Pangkatan dan Bilah Hilir dicap sebagai "zona nyaman" bagi jaringan sabu. (KY)

Tags
beritaTerkait
Pria Paruh Baya Diduga Hanyut di Sungai Asahan
Patroli Tiga Pilar Polres Labuhanbatu: Ciptakan Kamtibmas Kondusif di Bulan Ramadan
Maisyarah Ketua IPSI Labuhanbatu 2026-2030
Duh! Soroti Penanganan Kasus Dugaan Korupsi Bansos Rp1,9 Miliar, ALMASAR-SUMUT Laporkan Kajari Labusel ke JAMWAS RI
Pemkab Deli Serdang Terima Bantuan Stimulan Perbaikan Rumah Rusak
"Tangkap Gitok" Sudah Diborgol Masih Nekat Kabur, Diduga Masih Berkeliaran Polisi Diminta Tegas
komentar
beritaTerbaru