Lurah Paya Pasir Medan Kena Sanksi Disiplin Ringan
Sanksi untuk Lurah Paya Pasir Medan yang Ejek Warga saat Ngeluh soal LPJU
Medan satu jam lalu
POSMETRO MEDAN, Madina – Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) mengerahkan sekitar 245 personel Dirkrimsus dan Brimob untuk menertibkan aktivitas Pertambangan Emas Ilegal (PETI) di kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT) wilayah KPH 8, Kecamatan Siabu, Madina, Senin (2/3/2026).
Ratusan personel itu dipimpin oleh Dirkrimsus Polda Sumut Kombes Pol. Rahmat Budi Handoko dan Dansat Brimob Polda Sumut Kombes Pol. Rantau Isnur Eka.
Hingga pukul 13.00 WIB, petugas masih bertahan di lokasi PETI. Dikabarkan, ada belasan alat berat jenis ekskavator beroperasi di lokasi tersebut.
Pada Senin (2/3/2026) sekitar pukul 06.00 WB, petugas juga menyita dua unit ekskavator yang diduga kuat akan dibawa ke lokasi tambang emas di Desa Muara Batang Angkola dan Huta Godang Muda.
Penyitaan dilakukan di kawasan Aek Sijornih, Tapanuli Selatan (Tapsel). Aksi ini sempat mengalami intervensi oleh sekelompok orang saat petugas hendak membawa barang bukti ke Mako Brimob Sipirok.
Hingga siang ini, dua truk yang mengangkut ekskavator masih tertahan di pinggir jalan lintas Panyabungan – Padangsidimpuan, tepatnya di kawasan Aek Sijonih.
Ada sekira 12 orang pria bertubuh kekar dengan pakaian preman berupaya menghalang-halangi petugas dan berusaha merebut kembali alat berat tersebut agar tidak dibawa ke kantor polisi.
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan membenarkan adanya aksi penghadangan terhadap personel di lapangan. Meski demikian, Ferry belum merinci identitas maupun latar belakang kelompok yang melakukan intervensi tersebut, apakah merupakan oknum aparat atau warga sipil.
"Infonya yang saya dapat, ada yang berusaha mengambil alat berat yang sudah diamankan," kata Kombes Ferry Walintukan saat memberikan keterangan di Medan, Senin (2/3/2026).
Sebelumnya diberitakan, aktivitas tambang ilegal di wilayah tersebut dilaporkan telah berlangsung selama kurang lebih tiga pekan dan terus meluas. Berdasarkan informasi dari warga, jumlah alat berat yang beroperasi di lokasi terus bertambah hingga belasan unit.
Masifnya pengerukan di kawasan hutan produksi terbatas itu memicu kekhawatiran akan terjadinya kerusakan ekosistem permanen.(red)
Sanksi untuk Lurah Paya Pasir Medan yang Ejek Warga saat Ngeluh soal LPJU
Medan satu jam lalu
Panggung busana nasional Indonesia Fashion Week kembali diwarnai kejutan penuh kreativitas dari Kota Medan.
Lifestyle satu jam lalu
Mengenal Lebih Dekat Sosok Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc.
Profil 8 jam lalu
Banjir Surut, TNIPolri dan Forkopimca Bergerak Cepat Bantu Warga Serbelawan Pulihkan Kondisi
Sumut 9 jam lalu
Pemko Pematangsiantar Hadiri Upacara Penutupan Pendidikan SPPI KDKMP/KNMP
Sumut 10 jam lalu
Babinsa Kodim 0207/Simalungun Tanamkan Karakter dan Disiplin kepada Pelajar, Bekali Generasi Muda Hadapi Tantangan Masa Depan
Sumut 11 jam lalu
Dandim 0201/Medan Letkol Arm Delli Yudha Adi Nurcahyo mengunjungi Koramil 020110/MM.
Medan 12 jam lalu
.Beredar Video Penggerebekan Rumah Kalapas, Ditemukan Perempuan Muda 19 Tahun Asal Balige
Viral 13 jam lalu
Pilot Malaysia Airlines Kurir Ekstasi 25 Kg Bawa Pesawat 170 Penumpang ke Jakarta
Inter-Nasional 13 jam lalu
Tipu 15 Orang Modus Proyek Fiktif hingga Rp 1 M, Sekdis Peternakan Labuhanbatu Diciduk
Sumut 13 jam lalu