Rabu, 04 Maret 2026

Polda Sumut Bongkar Tambang Emas Ilegal Beromzet Miliaran: 17 Orang dan 14 Ekskavator Diamankan

Salamudin Tandang - Rabu, 04 Maret 2026 12:05 WIB
Polda Sumut Bongkar Tambang Emas Ilegal Beromzet Miliaran:   17 Orang dan 14 Ekskavator Diamankan
Ist
Wakapolda Sumut Brigjen Pol Sonny Irawan jelaskan, pelaku dan ekskavator penambang illegal terus bertanbah. aparat mengamankan 17 orang yang diduga terlibat serta menyita 14 unit alat berat jenis ekskavator

POSMETRO MEDAN,MEDAN – Polda Sumatera Utara menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan dan menegakkan hukum dengan membongkar aktivitas tambang emas ilegal di perbatasan Kabupaten Tapanuli Selatan dan Kabupaten Mandailing Natal, Senin (2/3/2026).

Penindakan yang dilakukan tim gabungan Satuan Brimob dan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) tersebut melibatkan lebih dari 200 personel. Dalam operasi itu, aparat mengamankan 17 orang yang diduga terlibat serta menyita 14 unit alat berat jenis ekskavator, masing-masing 12 unit di lokasi tambang dan dua unit saat dalam perjalanan menuju area penambangan.

Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara, Brigjen Pol Sonny Irawan, menyampaikan bahwa langkah tegas ini merupakan bagian dari upaya Polda Sumut menindak praktik pertambangan tanpa izin yang berpotensi merusak lingkungan dan merugikan negara.

Baca Juga:

"Informasi awal yang kami peroleh bahwa memang satu titik yang ada di kegiatan tersebut, itu bisa menghasilkan lebih kurang 100 gram emas ilegal, ya. Satu titik, ya. Sementara ini ada beberapa titik. Itu satu hari, rekan-rekan sekalian," kata Sonny di Medan, Selasa (3/3/2026).

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, terdapat enam lubang tambang yang beroperasi, dengan rincian empat berada di wilayah Kabupaten Tapanuli Selatan dan dua di Kabupaten Mandailing Natal. Aktivitas tersebut diduga telah berlangsung sekitar dua hingga tiga bulan, dengan ekspansi dari Mandailing Natal ke Tapanuli Selatan karena lokasi yang hanya dipisahkan aliran sungai di kawasan Sungai Batang Gadis.

Baca Juga:

Penindakan ini tidak hanya menghentikan aktivitas tambang ilegal yang diduga beromzet miliaran rupiah per hari, tetapi juga menjadi bentuk perlindungan terhadap ekosistem sungai dan kawasan mandai

Saat ini, 17 orang yang diamankan masih berstatus saksi dan menjalani pemeriksaan lebih lanjut untuk mendalami peran masing-masing. Polda Sumatera Utara menegaskan akan terus melakukan penertiban terhadap aktivitas pertambangan ilegal demi menjaga stabilitas keamanan, keselamatan masyarakat, serta kelestarian lingkungan di wilayah Sumatera Utara.(lam)

Tags
beritaTerkait
Penyerahan Kartu E-Toll Alumni Smansa Lubuk Pakam, Beri Kemudahan Akses Transportasi
Syeikh Keturunan Rasulullah SAW Kunjungi UINSU Medan, Bahas Jihad Pendidikan dan Kerja Sama Akademik
Safari Ramadhan UINSU Medan Gaungkan Pesan Taubat Di Rutan Kelas I Medan
Patroli Skala Besar Digelar Malam Hari, Brimob Sumut Dukung Pengamanan Belawan
Mengenal Brimob Sejak Dini, Anak TK Belajar Disiplin dan Kebersamaan di Markas Polisi
Mehdi Taremi Tinggalkan Timnas Iran Gabung Militer Lawan AS-Israel
komentar
beritaTerbaru