Senin, 16 Maret 2026

PKBSI Perketat Standar Pengelolaan Kebun Binatang Jelang Libur Lebaran 2026

Jafar Sidik - Minggu, 15 Maret 2026 13:04 WIB
PKBSI Perketat Standar Pengelolaan Kebun Binatang Jelang Libur Lebaran 2026
PKBSI Perketat Standar Pengelolaan Kebun Binatang Jelang Libur Lebaran 2026

POSMETRO MEDAN– Perhimpunan Kebun Binatang Se-Indonesia (PKBSI) mengambil langkah tegas dalam mengantisipasi lonjakan pengunjung selama libur Idulfitri 1447 H. Organisasi yang menaungi berbagai lembaga konservasi di Indonesia itu memperketat standar pengelolaan kebun binatang dengan menempatkan keselamatan pengunjung serta kesejahteraan satwa sebagai prioritas utama.

Instruksi tersebut disampaikan langsung Ketua Umum PKBSI, Rahmat Shah, usai melakukan silaturahmi dengan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Djamari Chaniago di Makodam I/Bukit Barisan, Minggu (15/3/2026).

Baca Juga:

Rahmat Shah menegaskan, momentum libur Lebaran yang selalu diiringi peningkatan kunjungan wisata harus dimanfaatkan sebagai sarana edukasi dan rekreasi yang aman serta berkualitas bagi masyarakat.

"Keselamatan pengunjung dan kesejahteraan satwa adalah prioritas yang tidak bisa ditawar. Jangan sampai tingginya kunjungan justru memunculkan persoalan karena kelalaian teknis," tegas Rahmat.

Sebagai bentuk penguatan pengawasan, PKBSI menerbitkan surat edaran bernomor 022/PKBSI/III/2026 yang berisi 11 poin penting yang wajib dipatuhi seluruh pimpinan Lembaga Konservasi (LK) di bawah naungan organisasi tersebut. Poin-poin tersebut menitikberatkan pada penguatan Standar Operasional Prosedur (SOP) keamanan, peningkatan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), serta pembenahan fasilitas bagi pengunjung.

Menurut Rahmat, pengelola kebun binatang diminta melakukan audit internal secara berkala terhadap seluruh sarana dan prasarana, mulai dari kondisi kandang satwa, pagar pembatas, jalur pengunjung, hingga fasilitas publik lainnya.

"Jika ditemukan kerusakan sekecil apa pun, harus segera diperbaiki sebelum arus pengunjung meningkat. Kita tidak ingin ada potensi risiko yang bisa membahayakan pengunjung maupun satwa," ujarnya.

Selain aspek keamanan dan infrastruktur, PKBSI juga mendorong pengelola kebun binatang untuk memperkuat pelayanan kepada pengunjung. Salah satunya dengan menggandeng pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sekitar kawasan konservasi agar dapat berpartisipasi menyediakan berbagai kebutuhan wisatawan.

Langkah tersebut diharapkan mampu menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar sekaligus menciptakan ekosistem wisata yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

PKBSI juga menekankan pentingnya penyediaan fasilitas pendukung seperti informasi jam operasional yang jelas, petunjuk arah yang memadai, rest area yang nyaman, serta area parkir yang tertata baik untuk mengantisipasi membludaknya pengunjung selama musim libur.

Di sisi lain, H Rahmat Shah juga menyoroti aspek kesejahteraan pekerja yang tetap bertugas selama masa libur Lebaran. Ia meminta seluruh pengelola lembaga konservasi memastikan hak-hak pekerja dipenuhi sesuai ketentuan pemerintah.

"Kami menginstruksikan agar Tunjangan Hari Raya (THR) bagi pekerja dibayarkan tepat waktu. Mereka adalah bagian penting dari operasional lembaga konservasi, sehingga kesejahteraan mereka harus diperhatikan," kata Rahmat.

Rahmat Shah juga menambahkan bahwa ke depan pengembangan Medan Zoo akan dilakukan secara besar-besaran. Ia menyebut kawasan kebun binatang tersebut memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata konservasi unggulan di Sumatera Utara.

"Ke depan Medan Zoo akan kita bangun jauh lebih baik, lebih cantik, dan lebih modern dibandingkan kebun binatang lain yang ada di Sumatera Utara. Lahannya luas sehingga memungkinkan kita mengembangkan konsep seperti taman safari," ujar Rahmat.

Dengan konsep tersebut, pengunjung nantinya diharapkan dapat menikmati pengalaman wisata yang lebih edukatif sekaligus lebih dekat dengan alam dan satwa, tanpa mengabaikan prinsip konservasi dan kesejahteraan hewan.

Dengan langkah pengetatan standar pengelolaan serta rencana pengembangan fasilitas ini, PKBSI berharap seluruh kebun binatang di Indonesia, khususnya di Sumatera Utara, dapat menghadirkan pengalaman wisata yang aman, edukatif, dan berkelanjutan bagi masyarakat.(Rez)

Tags
beritaTerkait
Camat Medan Johor Jalankan Instruksi Wali Kota, Pimpin Kegiatan Bersih-bersih di Kebun Binatang
Nasib Medan Zoo, Dulu Berjaya Kini Merana...
komentar
beritaTerbaru