Kamis, 26 Maret 2026
Jumah dan Dampak Kecelakaan Menurun, Pengamanan di Sumut Diperpanjang hingga 29 Maret

Dirlantantas Polda Sumut Kombes Pol Firman Darmansyah Pastikan Jalur Wisata Aman

Faliruddin Lubis - Rabu, 25 Maret 2026 08:58 WIB
Dirlantantas Polda Sumut Kombes Pol Firman Darmansyah Pastikan Jalur Wisata Aman
IST
Dirlantas Polda Sumut, Kombes Pol Firman Darmansyah, S.I.K.

POSMETRO MEDAN,Medan – Memasuki puncak arus balik Lebaran 2026, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Utara memastikan situasi lalu lintas di jalur tol maupun arteri tetap terkendali.

Kerja keras personel di lapangan serta koordinasi lintas sektoral yang matang membuahkan hasil positif, ditandai dengan penurunan angka fatalitas kecelakaan selama pelaksanaan Operasi Ketupat Toba 2026.

Berdasarkan data statistik, terjadi penurunan baik dari sisi jumlah maupun dampak kecelakaan dibandingkan periode yang sama pada 2025.

Baca Juga:

Jumlah kejadian kecelakaan tercatat turun 20 persen, dari 15 kasus pada tahun lalu menjadi 12 kasus pada tahun ini.

Penurunan juga terlihat pada angka korban meninggal dunia yang menyusut sebesar 25 persen. Sementara itu, jumlah korban luka berat tercatat tetap, sedangkan korban luka ringan mengalami kenaikan sebesar 42,9 persen.

Baca Juga:

Adapun total kerugian materiil mencapai Rp54.300.000, seiring tingginya intensitas kendaraan selama arus mudik dan balik.

Keberhasilan Operasi Ketupat Toba tahun ini tidak hanya ditopang kesiapan aparat, tetapi juga peran aktif masyarakat. Tingkat kesadaran pengguna jalan dalam mematuhi aturan lalu lintas dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran dan keselamatan perjalanan.

Dirlantas Polda Sumut, Kombes Pol Firman Darmansyah, S.I.K., menegaskan bahwa pengawasan di titik rawan kemacetan serta jalur wisata seperti Danau Toba dan Berastagi tetap menjadi prioritas utama.

"Angka kecelakaan turun 20 persen dan korban meninggal dunia menyusut 25 persen. Ini merupakan hasil kerja keras personel di lapangan serta koordinasi lintas sektoral yang baik. Kami memastikan jalur tol, arteri, hingga lokasi wisata tetap aman bagi masyarakat," ujar Firman, Selasa (24/3/2026).

Meski Operasi Ketupat Toba secara resmi berakhir pada 25 Maret, kepolisian mengambil langkah strategis dengan memperpanjang masa pengamanan hingga 29 Maret 2026.

Perpanjangan ini dilakukan melalui skema Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) guna mengantisipasi pergerakan masyarakat yang masih berlangsung pada arus balik dan aktivitas wisata.

Di tingkat pusat, Korlantas Polri juga menerapkan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah (one way) nasional, mulai dari KM 414 GT Kalikangkung hingga KM 70 GT Cikampek Utama. Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho memastikan dampak kebijakan tersebut telah diantisipasi, termasuk pada jalur arteri.

"Semua masih terkendali, baik di tol maupun arteri. Personel tetap siaga untuk mengatur dampak dari penerapan one way nasional, sehingga perjalanan arus balik tetap aman dan nyaman bagi masyarakat," ujar Agus.(RED/KIF)

Tags
beritaTerkait
Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan: Operasi Ketupat Toba 2026 Berjalan Sukses
Sterilisasi dan Pengamanan Ketat Bandara Kualanamu, Gegana Brimob Sumut Siaga Penuh di Ops Ketupat Toba 2026
Kapolda Sumut Dampingi Kapolri Pimpin Pemantauan Nasional Malam Takbiran dari Medan
Kapolri Pantau Kamtibmas Nasional dari Medan, Pastikan Arus Mudik 2026 Kondusif
Wali Kota Medan Apresiasi Program Mudik Gratis Presisi 2026 Bersama Poldasu
Oknum Bank Mandiri Diduga Terseret Skandal Kasus Hilangnya Dana Nasabah Rp123 Miliar
komentar
beritaTerbaru