Sabtu, 04 April 2026

KSPSI AGN Sumut Bakal ‘Kepung’ Kantor Gubernur dan Polda, Kecam Pembiaran Kematian Pekerja di Sumut

Jafar Sidik - Sabtu, 04 April 2026 18:39 WIB
KSPSI AGN Sumut Bakal ‘Kepung’ Kantor Gubernur dan Polda, Kecam Pembiaran Kematian Pekerja di Sumut
(Dam)
Ketua KSPSI AGN Sumut, T.M. Yusuf SE, saat dimobil Komando aksi.

POSMETRO MEDAN-Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) AGN Sumut memastikan akan menggelar aksi damai besar-besaran pada Rabu dan Kamis tanggal 8 dan 9 April 2026 mendatang. Usai Nyawa manusia seolah tak ada harganya di Sumatera Utara.

Ketua KSPSI AGN Sumut, T.M. Yusuf SE, dengan nada bicara tinggi menegaskan bahwa Gubernur Sumut serta seluruh kepala daerah di wilayah teritorialnya adalah pihak yang paling bertanggung jawab atas "darah" yang tumpah di lokasi kerja.

"Ini bukan lagi sekadar kelalaian biasa. Ini sudah masuk ranah pelanggaran hukum serius.Ada pembiaran yang tidak bisa kita toleransi lagi. Nyawa manusia bukan barang murah yang bisa hilang begitu saja karena pengusaha mau untung besar tapi abai K3," tegas T.M. Yusuf, Sabtu (4/4/2026).

Baca Juga:

Aksi yang diprediksi bakal mengerahkan sekitar 1.000 massa buruh ini dipicu oleh dua kejadian memilukan yang membuktikan lemahnya pengawasan pemerintah

Baca Juga:

Yang pertama tragedi Islamic Center Tewasnya seorang pekerja pada proyek pembangunan Islamic Center Medan yang diduga kuat akibat standar K3 yang "abal-abal".

Kemudian Insiden Maut Plaza Medan Fair. Jatuhnya korban di area Mall Plaza Medan Fair (Carrefour) yang menunjukkan bahwa fasilitas publik di Medan pun kini tidak lagi aman bagi warga.

KSPSI AGN Sumut tidak main-main. Dalam selebaran seruan aksinya, mereka membawa poin-poin tuntutan yang cukup "pedas", di antaranya, Evaluasi Total & Copot OPD. Audit Mall Se-Sumut. Seret ke Ranah Pidana.

"Kita minta aparat jangan tebang pilih. Jangan karena mereka pengusaha besar, hukum jadi tumpul, " tegas Yusuf lagi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, massa akan mulai berkumpul di Hall Timur Stadion Teladan pukul 10.00 WIB dengan perlengkapan tempur aksi mulai dari mobil komando, spanduk, hingga poster tuntutan.

Adapun rute aksi akan menyisir titik-titik vital kekuasaan di Sumatera Utara, meliputi. Polda Sumut & Kejati Sumut, Kanwil Pajak Sumut, Kantor/Rumah Dinas Gubernur & Kantor Walikota Medan,DPRD Sumut & Polrestabes Medan.

Koordinator aksi, Acil Samson dan Taufik Abu Nawas, memastikan gerakan ini akan berjalan damai namun tetap dengan sikap tegas.

"Ini baru permulaan. Kalau tuntutan kami dianggap angin lalu, jangan salahkan kalau kami kembali dengan massa yang lebih besar dan melumpuhkan titik-titik strategis di Sumatera Utara," ancam mereka. (Dam)

Tags
beritaTerkait
Pemprov Sumut Buka Penjaringan Calon Anggota Komisi Informasi 2026-2030
DPRD Sumut Bentuk Tiga Pansus, Kehadiran Ketua DPRD di Forum BPK Jadi Sorotan
Tingkatkan Kualitas Layanan Pertanahan Kepada Masyarakat
Polda Sumut Pastikan Ibadah Jumat Agung Aman dan Lancar, Pengamanan Berlanjut hingga Paskah
Asta Cita Presiden Prabowo: Menkeu Purbaya Harus Siapkan Anggaran Pembangun Penjara Koruptor
Pengamanan Kamis Putih dan Jumat Agung, Gegana Brimob Sumut Sterilisasi Gereja Prioritas di Medan
komentar
beritaTerbaru