Senin, 27 Juli 2026

Duh! Selamatkan Nyawa Ayah Saat Dianiaya, Siswi SMA di Langkat Jadi Tersangka

Faliruddin Lubis - Jumat, 10 April 2026 21:49 WIB
Duh! Selamatkan Nyawa Ayah Saat Dianiaya, Siswi SMA di Langkat Jadi Tersangka
Tangkapan layar
Siswi SMU Negeri 1 Salapian yang disebut-sebut tersangka karena membela ayahnya saat dianiaya.

POSMETRO MEDAN, Langkat-- Kasus dugaan penganiayaan di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, memicu polemik setelah seorang siswi berusia 15 tahun berinisial LB ditetapkan sebagai tersangka bersama ayahnya, Japet Imanta Bangun (JIB).

Keduanya kini berstatus tahanan, meski pihak keluarga sebelumnya menyebut mereka sebagai korban dalam peristiwa yang terjadi pada 4 Oktober 2025 lalu.

LB yang merupakan siswi SMU Negeri 1 Salapian dilaporkan oleh pria dewasa berinisial IPB. Laporan tersebut tercatat dalam laporan polisi Nomor: LP/B/667/X/2025/SPKT/Polres Langkat/Polda Sumut tertanggal 11 Oktober 2025, dengan tuduhan pengeroyokan.

Baca Juga:

Pihak keluarga menyebut JIB lebih dahulu melaporkan IPB atas dugaan penganiayaan yang terjadi di kediamannya di Salapian. Laporan tersebut tercatat dengan Nomor: LP/89/X/2025/SPKT/Polsek Salapian/Polres Langkat/Polda Sumut.

Dalam perkembangan perkara, IPB disebut telah menjalani proses hukum hingga divonis bersalah oleh Pengadilan Negeri Stabat dengan hukuman enam bulan penjara.

Baca Juga:

Namun, laporan yang diajukannya terhadap LB dan JIB tetap berlanjut. Proses hukum terhadap LB dan ayahnya terus berjalan. Berkas perkara keduanya telah dinyatakan lengkap atau P21 oleh Jaksa Penuntut Umum.

JIB kemudian ditahan di Rumah Tahanan Tanjung Pura, Langkat. Penahanan dilakukan setelah ia menjalani proses lanjutan usai mendampingi LB dalam sidang diversi di Kejaksaan Negeri Langkat pada Rabu (1/4/2026).

LB Minta Keadilan ke Presiden

Dalam keterangannya kepada awak media pada Selasa (7/4/2026), LB menyampaikan permohonan keadilan kepada pemerintah. Ia meminta perhatian Presiden Prabowo Subianto terkait kasus yang menjerat dirinya dan ayahnya.

"Saya mohon kepada Bapak Presiden Prabowo agar membebaskan ayah saya yang sudah ditahan di Rutan Tanjung Pura dan mohon keadilan bagi kami karena kami tidak melakukan pengeroyokan. Kami korban, kini menjadi tersangka," ujar LB dikutip fajar.co.id, Jumat (10/4/2026).

Tags
beritaTerkait
MAN 1 Mandailing Natal Borong Prestasi di TGD Robotic Expo & Exhibition
Pelantikan PW ISMI Sumut Meriah, Nispul Khoiri Katakan ISMI Adalah Pusat Pemikiran Melayu
Disdik Sumut Dukung Kejuaraan Catur SIWO PWI - STOK Bina Guna 2026
Pemko Medan Berencana Siapkan Fardhu Kifayah untuk Warga Kurang Mampu
5 Saksi Sudah Diperiksa, Kronologis Pencabulannya Bikin Miris
Rizal Efendi Kecewa Rumah Orang Tua Dijual dan Dialihkan ke Pihak Ketiga
komentar
beritaTerbaru