Menteri Lingkungan Hidup-PTPN IV PalmCo Luncurkan Gerakan Tanam 1,5 Juta Pohon
POSMETRO MEDAN, Pekanbaru Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat bersama sub Holding PTPN III (Persero), PT Perkebunan Nusantara
Inter-Nasional 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan – Dugaan korupsi bernilai miliaran rupiah mencuat di tubuh PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara.
Kasus tersebut berkaitan dengan proyek pembangunan sejumlah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) pada tahun anggaran 2024–2025.
Informasi yang diperoleh menyebutkan, kasus ini kini mulai dalam penyelidikan Subdit Tipidkor Ditreskrimsus Polda Sumut.
Baca Juga:
Dugaan pelanggaran yang mencuat yakni praktik "pecah paket" proyek untuk menghindari proses tender terbuka dan memuluskan mekanisme penunjukan langsung.
Sumber terpercaya di lingkungan Polda Sumut menyebutkan, proyek pembangunan SPKLU tersebut tersebar di sejumlah Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) PLN di Sumatera Utara.
Baca Juga:
"Ini proyek PLN UID Sumut yang pengerjaannya diserahkan ke beberapa UP3," ujar sumber tersebut.
Menurutnya, proyek itu menjadi sorotan karena diduga tidak melalui proses lelang terbuka sebagaimana mestinya. Padahal, nilai proyek disebut mencapai miliaran rupiah.
"Di PLN, seharusnya sesuai aturan. Proyek dengan pagu di atas Rp300 juta wajib dilelang terbuka. Namun, informasinya proyek ini dipecah-pecah menjadi beberapa item agar nilai tiap paket menjadi kecil," ungkapnya.
Ia mencontohkan, pada proyek di PLN UP3 Binjai, pekerjaan diduga dibagi menjadi dua paket berbeda. Paket pertama berupa pembangunan shelter SPKLU dengan nilai di bawah Rp200 juta, sedangkan paket lainnya untuk pengadaan mesin pengisian daya.
"Kalau nilainya di bawah Rp300 juta, bisa menggunakan penunjukan langsung. Nah, ini yang diduga menjadi celah," katanya.
Sumber itu juga menilai mekanisme tersebut menyalahi aturan pengadaan barang dan jasa. Sebab, proyek yang sejatinya merupakan program besar PLN UID Sumut justru dibagi ke tingkat UP3 sehingga terkesan menjadi proyek kecil.
"Ini yang dianggap menyalahi aturan. Kok bisa diizinkan? Proyek miliaran rupiah tidak dilelang, malah diturunkan ke UP3. Padahal ini program PLN UID Sumut. Bahkan, ada isu pembangunan shelter SPKLU dilakukan tanpa kontrak anggaran," sambungnya.
Sementara itu, Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Sumut, Darma Saputra, yang dikonfirmasi terkait dugaan tersebut melalui pesan singkat WhatsApp, belum memberikan tanggapan hingga berita ini diterbitkan.(InilahMedan)
POSMETRO MEDAN, Pekanbaru Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat bersama sub Holding PTPN III (Persero), PT Perkebunan Nusantara
Inter-Nasional 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN,DELISERDANG Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Muhammad Bobby Afif Nasution ,meluncurkan layanan Bus Rapid Transit (BRT) Me
Medan 5 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memberikan tambahan kuota bagi Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang d
Bisnis 5 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sumatera Utara mendapat sorotan serius dari Ombudsman RI. Lembag
Medan 5 jam lalu
POSMETRO MEDAN,MEDAN Setelah menyelesaikan rangkaian cinema visit di sejumlah kota di Pulau Jawa, film Istimewa kini melanjutkan perjalana
Medan 5 jam lalu
Proyek Perkuatan anak sungai Aek Badiri Tapteng Senilai Rp29,03 miliar Milik Dinas SDA Sumut Disorot.
Sumut 8 jam lalu
Bawa Pengalaman Kompetisi Global, Fathurrachman Assalim Pimpin Sesi Coaching Vokal PMCI.
Sumut 8 jam lalu
Bupati Samosir Sambut Pergantian Kajari Samosir, Apresiasi Pengabdian Satria Irawan dan Sambut Akwan Annas.
Sumut 9 jam lalu
Polres Karo mengintensifkan patroli malam untuk mengantisipasi 3C dan gangguan kamtibmas lainnya.
Sumut 10 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Binjai Satuan Reserse Narkoba Polres Binjai kembali berhasil mengungkap jaringannya sekaligus menangkap 3 (tiga) orang
Kriminal 11 jam lalu