Jumat, 21 Agustus 2026

OTT KPK... !!! Rektor dan 2 Wakil Rektor Universitas Jenderal Soedirman Terjaring

PENERIMAAN MAHASISWA BARU KEDOKTERAN
P. Silalahi - Jumat, 21 Agustus 2026 13:01 WIB
OTT KPK... !!!  Rektor dan 2 Wakil Rektor Universitas Jenderal Soedirman Terjaring
JPNN
Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK di Universitas Jenderal Soedirman. Foto ilustrasi.

POSMETRO MEDAN- Kamis malam, 20 Agustus 2026, tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi bergerak senyap di dua kota sekaligus — Purwokerto, Jawa Tengah dan Jakarta.

Operasi yang dimulai dari penyelidikan tertutup itu menghasilkan pengamanan 14 orang: 12 orang di wilayah Purwokerto dan 2 orang langsung di Jakarta.

Jumat pagi, 21 Agustus 2026, KPK resmi mengonfirmasi operasi itu.

Baca Juga:

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyatakan dalam operasi tangkap tangan (OTT) itu terjadi peristiwa tertangkap tangan terduga pelaku tindak pidana korupsi.

Ketua KPK Setyo Budiyanto membenarkan salah satu pihak yang diamankan, Rektor Universitas Jenderal Soedirman atau Unsoed, Purwokerto.

Baca Juga:

"Ada Rektor juga," kata Setyo kepada ANTARA --sebagaimana disiarkan dalam sebuah postingan anonim facebook @desas desus cerdas yang terlihat POSMETRO MEDAN pada Jumat 21 Agustus 2026.

.Rektor dimaksud Prof. Dr. Ir. Akhmad Sodiq, M.Sc.Agr., Rektor ke-12 Unsoed yang menjabat sejak 2022.

Bersama Akhmad Sodiq, KPK juga mengamankan dua Wakil Rektor Unsoed: Prof. Dr. Ir. Noor Farid, M.Si., Wakil Rektor Bidang Akademik, dan Prof. Norman Arie Prayogo, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni.

Selain jajaran pimpinan kampus, turut diamankan Kepala Bagian Akademik dan Kemahasiswaan Unsoed Eko Sumanto, serta sejumlah pihak dari luar lingkungan universitas.

KPK menyebut operasi ini berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi dalam proses penerimaan mahasiswa baru — khususnya jalur mandiri Fakultas Kedokteran.

Barang bukti yang diamankan dalam operasi mencakup uang tunai ratusan juta rupiah.

Tujuh orang dari 14 yang diamankan di Purwokerto kemudian dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut di Gedung KPK Merah Putih.

Ini bukan OTT pertama KPK di lingkungan perguruan tinggi, dan bukan satu-satunya tahun ini.

Menurut catatan, operasi Unsoed ini adalah OTT ke-19 yang dilakukan KPK sepanjang 2026 — menandai intensitas kerja lembaga antikorupsi itu yang terus berlanjut.

Akhmad Sodiq dikenal sebagai akademisi dengan rekam jejak panjang. Lulusan program doktoral dari Jerman ini sebelumnya menjabat sebagai Wakil Rektor Bidang Akademik Unsoed, dan sempat dipercaya menjadi Rektor pertama Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto pada 2017-2018 sebelum kembali ke Unsoed.

Ia meraih gelar profesor dalam bidang sistem produksi ternak dan tercatat sembilan kali mendapat penghargaan dosen berprestasi.

Catatan redaksi, seluruh pihak yang disebutkan dalam artikel ini masih berstatus terperiksa. Status hukum resmi akan ditentukan KPK dalam waktu 1x24 jam sejak operasi. Praduga tak bersalah berlaku sepenuhnya bagi semua pihak.

Perkembangan resmi berikutnya — termasuk siapa yang akan ditetapkan sebagai tersangka — akan diumumkan KPK setelah proses pemeriksaan intensif selesai. Duh!***

Editor
: P. Silalahi
Tags
beritaTerkait
HM Nezar Djoeli Minta KPK Hentikan Opini Tak Bertanggung Jawab Soal Raja Juli Antoni
DPN LKLH Meminta KPK Pantau Kinerja PT Agrinas Palma Nusantara dan Selesaikan Konflik Agraria serta Audit KSO
Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Melvi Marlabayana Targetkan 61.170 Pohon Pengganti Ditanam di Medan
KPK Sikat 12 Bupati, Tapi Gubernur Belum Ada yang Tersentuh
Oknum Polri yang Berdinas di KPK Ikut Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pemerasan Bupati Pemalang
Mengenal Lebih dekat Sosok Saut Situmorang
komentar
beritaTerbaru