Ingkatkan Pegawai Jaga Integritas Dan Standar Pelayanan
Apel Gabungan Bependa Kota MedanAgha Novrian, Ingkatkan Pegawai Jaga Integritas Dan Standar Pelayanan.
Medan 8 menit lalu
Menjadi ASN barangkali zona yang aman dan nyaman bagi banyak orang. Akan tetapi, sosok muda ini berani mengambil keputusan besar, dan dengan keteguhan hati, membuktikannya sebagai pilihan yang benar.
Masih terhitung muda, tetapi sudah mulai menapak ke puncak. Orang mungkin akan tergesa menyimpulkan bahwa jalan hidup terhampar mudah baginya. Nyatanya, dia telah menempuh jalan panjangnya berkelok: Long and winding road, kalau kata The Beatles. dari seorang anak kampung yang mengumpulkan biji kakao dan pinang, hingga menjadi tokoh muda yang kini diperhitungkan di dunia agribisnis, pendidikan, dan politik Sumatera Utara.
Dia lahir dan tumbuh di lingkungan yang akrab dengan denyut perkebunan. Masa kecilnya bukan hanya diisi sekolah, tetapi juga praktik ekonomi sederhana: membeli, menjemur, dan menjual hasil bumi. Dari sana, ia belajar satu hal yang kelak menjadi fondasi hidupnya: nilai kerja tidak ditentukan oleh besar kecilnya usaha, tetapi oleh konsistensi dan keberanian mengambil peluang.
Baca Juga:
Pilihan masuk ke sekolah kehutanan hingga menjadi aparatur sipil negara (ASN) sempat menjadi jalan yang menjanjikan "kepastian kehidupan". Namun, justru di titik itu, ia membuat keputusan yang tidak lazim: melepaskan status ASN pada 2014 pada usia tepat 30 tahun, demi menekuni dunia pertanian secara utuh.
Keputusan tersebut bukan tanpa risiko, tetapi di situlah karakter Darma Putra Rangkuti menemukan bentuknya. Ia membangun usaha pembibitan dan agribisnis dari nol, menggandeng petani dan anak-anak muda, bukan sekadar sebagai mitra, tetapi sebagai bagian dari ekosistem yang ia rancang.
Baca Juga:
Di bawah bendera usaha yang ia dirikan, bibit tanaman dari Sumatera Utara menjangkau berbagai daerah di Indonesia. Lebih dari itu, ia tidak berhenti pada bisnis. Ia turun langsung ke lapangan, menjadi instruktur, bahkan menyediakan akses permodalan bagi petani. Sebuah pendekatan yang tidak lazim: menggabungkan kewirausahaan dengan pemberdayaan.
Prestasinya bahkan mendapat pengakuan nasional melalui penghargaan Youngpreneur Inspirator dari Kementerian Pertanian dan Direktorat Jenderal Perkebunan.
Menariknya, dengan kerendahan hati, Darma Putra justru menolak label "sukses" untuk dirinya sendiri. Baginya, tolok ukur keberhasilan bukanlah capaian pribadi, melainkan kemampuan menciptakan lebih banyak orang yang berhasil. Sebuah definisi yang sederhana, tetapi sarat makna dan jarang dipegang secara konsisten.
"Kalau kita belum bisa mengajak dan mengangkat orang-orang di sekeliling kita, minimal itu dulu, untuk sama-sama mencapai peningkatan taraf kehidupan, saya kira itu masih jauh dari definisi sukses, sekalipun kehidupan kita pribadi secara ekonomi, katakanlah sudah baik," ujarnya dalam sebuah perbincangan santai sembari makan siang beberapa waktu lalu.
Di sisi lain, perjalanan intelektualnya berjalan seiring dengan praktik lapangan. Ia menempuh pendidikan hingga tingkat magister agribisnis, dan kini melanjutkan studi doktoral di bidang yang sama. Baginya, ilmu bukan sekadar legitimasi akademik, tetapi alat untuk memperkuat dampak. Ia melihat pertanian bukan sebagai sektor tradisional yang stagnan, melainkan ruang masa depan yang membutuhkan inovasi, kolaborasi, dan kebijakan yang tepat.
Apel Gabungan Bependa Kota MedanAgha Novrian, Ingkatkan Pegawai Jaga Integritas Dan Standar Pelayanan.
Medan 8 menit lalu
Kadis SDABMBK Kahirul Azmi Pimpin Apel Gabungan, Tekankan Integritas Dan Profesionalisme Dalam Pelaksanaan Program Kerja.
Medan 15 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara, H. Ahmad Qosbi secara resmi mengukuhkan lima Agen P
Medan 25 menit lalu
Pilot Malaysia yang Selundupkan Ekstasi Positif Sabu saat Terbangkan Pesawat.
Inter-Nasional 25 menit lalu
Dituduh Pungli, Kapus Tanjung Haloban Polisikan Oknum Nakes Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik
Sumut 39 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Tapsel Rafie Hajri Musaiyar Siregar, siswa Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) Tapanuli Selatan (Tapsel) berhas
Sumut 44 menit lalu
Istri Oknum Polisi Diduga Bunuh Diri Pakai Senpi Milik Suami di Medan.
Peristiwa 47 menit lalu
Erfin Dipercaya Rico Waas Sebagai Plt Sekda Kota Medan
Medan 53 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Tapsel MTs Negeri 3 Tapanuli Selatan menyelenggarakan kegiatan zikir dan doa kebangsaan di lapangan madrasah pada pagi har
Sumut 59 menit lalu
Seorang wanita ditemukan tewas di kediamannya di Komplek Bumi Asri, Medan, Sumatera Utara, pada Minggu (2/8/2026) malam.
Peristiwa 11 jam lalu