Terkait HET terbaru MinyaKita, Budi menyebut belum ada kesepakatan yang dicapai.
Namun, katannya, penetapan harga terbaru MinyaKita masih akan dibahas lebih lanjut antar kementerian dan lembaga.
Baca Juga:
Budi menyampaikan keputusan pemerintah untuk menaikkan HET MinyaKita dipertimbangkan berdasarkan perkembangan harga minyak kelapa sawit atau crude palm oil yang sempat mengalami kenaikan.
Tak cuma itu, Kemendag juga masih mengamati harga TBS (tandan buah segar) yang sempat anjlok.
Baca Juga:
Menurut dia, HET baru bisa ditetapkan usai harga CPO dan TBS cukup stabil.
Jadi, rencana kenaikan harga itu baru bisa ditetapkan dalam waktu 1-2 minggu ke depan.
Dari catatan POSMETRO MEDAN, kini HET MinyaKita di pasaran mencapai Rp15.700 per liter.
Kenaikan harga itu, murni didorong faktor kenaikan harga bahan baku CPO dan biaya produksi yang mempengaruhi perhitungan keekonomian produk itu.***
Tags
beritaTerkait
komentar