Sabtu, 28 Maret 2026

Minyak Makan Merah Segera Berproduksi Lagi, Bantah Tudingan ‘Mangkrak’

Administrator - Rabu, 23 Juli 2025 23:41 WIB
Minyak Makan Merah Segera Berproduksi Lagi, Bantah Tudingan ‘Mangkrak’
IST
Manager Pabrik Minyak Makan Merah Pagar Merbau Rony Lesmana S.H. M.H didampingi ketua DPW Pujakesuma Sumut Adi Saputra dan Ketua Pemira Drs. Puncak saat meninjau stok minyak makan merah di Pabrik Minyak Makan Merah Pagar Merbau Deliserdang.

POSMETRO MEDAN,Medan- Setelah melawati masa perbaikan dan penyempurnaan, Pabrik Minyak Makan Merah Pagar Merbau akan kembali memproduksi minyak makan merah di akhir Agustus.

Jika sebelumnya kapasitas pabrik hanya mampu memproduksi 10 ton CPO per hari, namun dengan beberapa penyempurnaan pabrik akan mampu memproduksi melebihi 10 ton per hari.

Hal itu ditegaskan Manager Pabrik Minyak Makan Pagar Merbau, Rony Lesmana S.H, M.H kepada wartawan kemarin. Pabrik yang saat ini dikelola Koperasi Pujaksuma tersebut merupakan pilot proyek pertama yang diresmikan Presiden Jokowi pada Maret tahun lalu.

Baca Juga:

Banyak pihak yang terlibat dalam proyek ini termasuk diantaranya adalah Kementrian Koperasi dan PTPN III Persero ( Holding ).

Dijelaskan pria yang berprofesi sebagai advokat ini, selama ini minyak makan merah yang telah diproduksi telah disalurkan di beberapa kegiatan pengentasan stunting yang merupakan kerjasama pihak BUMN dan BKKBN.

Baca Juga:

Namun karena tingginya permintaan dan terbatasnya kapasitas produksi saat ini pihaknya didukung peneliti dari PPKS dan Kementerian Koperasi tengah merancang dan melakukan penyempurnaan guna meningkatkan kapasitas produksinya.

"Kandungan vitamin dalam minyak makan merah sungguh luar biasa. Kaya akan vitamin A dan E yang merupakan nutrisi asli dari TBS Kelapa Sawit. Makanya pemerintah akan membangun lagi beberapa pabrik di Indonesia demi mendukung penurunan angka stunting dan merupakan bagian kebijakan hilirisasi di bidang Produk Kelapa Sawit," katanya.

Dituding Mangkrak

Namun pihaknya saat ini menyesalkan adanya tudingan sejumlah oknum yang mengatasnamakan mahasiswa dan masyarakat yang menuding pabrik minyak makan merah mangkrak. Mereka menggiring opini seolah olah program pemerintah ini gagal.

"Mengatasnamakan mahasiswa dan masyarakat mereka menggelar demo dan membuat opini di media seolah olah program ini gagal," kata Rony.

Menanggapi hal itu kini pihaknya selaku penangung jawab operasional pabrik akan menyiapkan langkah hukum. Jika mereka menuding pabrik minyak makan merah yang dikelola dan telah diserahterimakan kepada Koperasi Pujakesuma sebagai pabrik yang mangkrak tentunya ini perlu diklarifikasi lagi.

"Ini kan bisa masuk dalam tindak pidana fitnah yang menyebabkan kerugian di pihak kami Koperasi Pujakesuma. Sebagai warga ngara yang baik dan taat hukum kami tentunya kami berhak melakukan pembelaan dengan membawa persoalan ini ke ranah hukum," tukasnya (Rel/Usa)

Editor
: Faliruddin Lubis
Tags
beritaTerkait
Kakek Tergeletak di Jalan Batu Lapan, Identitas Masih Misterius
Rumah Manager PKS PTPN IV PalmCo Regional II Perkebunan Ajamu Dilempar OTK
Ternyata! 3 Personel Damkar Medan Terluka Usai Padamkan Kebakaran Pabrik Swallow
Kebakaran Pabrik Swallow di Medan Deli, Api Diduga Berawal dari Gudang Bahan Baku
Mobil Armoured Water Cannon (AWC) Brimob Polda Sumut Dikerahkan Padamkan Kebakaran Hebat di PT Garuda Mas Perkasa
Komisi 4 DPRD Medan Beraksi! Bongkar Pabrik Tahu Tak Berizin dan Jorok di Mabar
komentar
beritaTerbaru