Polisi Amankan 29 Kg Barang Terlarang dan 122.629 Butir Ekstasi
29 Kg Barang Terlarang dan 122.629 Butir Ekstasi Diamankan di Bengkalis
Peristiwa 24 menit lalu
.posmetromedan.id">POSMETRO MEDAN,Jakarta -- Tindakan Israel mencegat armada Global Sumud Flotilla (GSF) yang membawa bantuan kemanusiaan ke Gaza pada Rabu (1/10/2025) malam memicu gelombang protes besar di berbagai kota di seluruh dunia.
Ribuan orang turun ke jalan di kota-kota besar seperti Roma, Milan, dan Naples di Italia; Madrid di Spanyol; Istanbul di Turkiye; dan Buenos Aires di Argentina. Massa mengutuk tindakan Israel tersebut sekaligus menuntut Palestina merdeka.
Di Italia, para demonstran bahkan memblokade stasiun metro di Roma sambil meneriakkan "Free Palestine" atau "Palestina Merdeka".
Baca Juga:
Di Buenos Aires, para pengunjuk rasa mendesak pemerintah Argentina untuk menuntut pembebasan Celeste Fierro, seorang legislator terpilih yang berada di kapal Adara, salah satu armada GSF.
Di Turkiye, lebih banyak demonstrasi berlangsung dengan seruan kuat untuk mendukung Palestina dan menentang kebijakan luar negeri Israel.
Baca Juga:
Meskipun negara-negara ini tidak sepakat dalam beberapa hal, mereka bersatu dalam kecaman terhadap pencegatan yang dilakukan oleh Israel. Armada GSF mulanya bertolak dari Spanyol.
Kemudian diperkuat oleh konvoi tambahan dari Italia dan Tunisia, sebagaimana dilansir Euronews.
Setidaknya ada 500 aktivis yang ikut dalam armada tersebut, termasuk aktivis iklim Greta Thunberg dan cucu Nelson Mandela, Mandla Mandela.
Mereka bertujuan untuk mematahkan blokade Israel yang telah berlangsung selama 18 tahun terhadap Gaza.
Kapal-kapal tersebut membawa misi kemanusiaan untuk menyampaikan bantuan ke Gaza yang dilanda krisis kemanusiaan. Namun, saat berada di perairan internasional utara Mesir, Israel mencegat setidaknya 21 dari 43 kapal dan menyulut kemarahan di berbagai negara.
GSF mengungkapkan, meskipun telah dicegat, ditangkap, dan deportasi, mereka akan terus berupaya untuk membawa bantuan ke Gaza.
Mereka menyatakan tidak akan membiarkan tindakan Israel menghentikan misi kemanusiaan mereka dan akan terus memperjuangkan hak rakyat Palestina untuk mendapatkan bantuan yang sangat dibutuhkan. "Ini bukan hanya tentang politik, ini tentang kemanusiaan," kata salah satu anggota armada GSF.
"Kami akan terus melawan blokade ini demi masa depan Gaza," lanjutnya.
Pasukan Israel menyatakan bahwa para aktivis di kapal yang dicegat, termasuk Greta Thunberg, berada dalam kondisi aman dan telah dibawa ke Israel.
Menteri Luar Negeri Italia Antonio Tajani mengungkapkan bahwa para aktivis tersebut akan dideportasi dalam beberapa hari ke depan, dengan jaminan bahwa pasukan Israel akan menghindari kekerasan.
Namun, upaya Israel untuk menenangkan situasi ini tak mengurangi ketegangan yang berkembang di kalangan aktivis dan masyarakat internasional.
Israel beralasan, armada tersebut melanggar zona yang telah ditetapkan sebagai daerah yang dilindungi oleh blokade angkatan laut Israel.
Meskipun Israel menawarkan saluran alternatif untuk mengirimkan bantuan ke Gaza, banyak aktivis yang menilai bahwa langkah tersebut bertujuan untuk menghalangi upaya mereka membawa bantuan langsung ke Palestina.
Hal ini memunculkan perdebatan sengit mengenai apakah Israel berhak menerapkan blokade tersebut ataukah itu melanggar hukum internasional.
Sementara itu, organisasi internasional terus mengingatkan tentang dampak buruk dari blokade yang diterapkan Israel terhadap Gaza.
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah mengungkapkan keprihatinan tentang kelaparan yang melanda wilayah tersebut. Beberapa laporan yang mengindikasikan bahwa lebih dari 2 juta orang di Gaza saat ini berada dalam kondisi darurat pangan.
Blokade yang telah berlangsung hampir dua dekade ini menghalangi akses ke barang-barang penting, seperti bahan makanan, obat-obatan, dan peralatan medis, yang semakin memperburuk krisis kemanusiaan di wilayah tersebut.
Sementara itu, Israel mengeklaim blokade tersebut diterapkan sebagai langkah untuk melindungi warganya dari ancaman Hamas yang menguasai Gaza.
(wan/kompas)
29 Kg Barang Terlarang dan 122.629 Butir Ekstasi Diamankan di Bengkalis
Peristiwa 24 menit lalu
Polsek Siantar Martoba Cek TKP Dugaan KDRT Tindaklanjut Laporan CC 110.
Peristiwa satu jam lalu
Dandim 0201/Medan Ikuti Vidcon Launching 2.500 Jembatan Garuda dan 3.000 Titik Air Bersih Bersama Presiden RI.
Sumut 2 jam lalu
Aktivitas judi dadu putar di warung Pak Kulit yang berada di Pasar VII Desa Patumbak I Patumbak Kabupaten Deliserdang, semakin eksis.
Peristiwa 3 jam lalu
Pulihkan Rasa Aman Siswa, Wabup Karo Pimpin Apel di Yayasan Perguruan Bersama Berastagi.
Sumut 4 jam lalu
Bupati Karo Tegaskan Pemerintah Hadir Pastikan Keselamatan dan Pemulihan Siswa SMAN 1 Berastagi.
Sumut 5 jam lalu
Presiden Prabowo Subianto menyinggung ekspresi Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
Bisnis 6 jam lalu
Pegiat media sosial Yusuf Dumdum menyoroti posisi utang pemerintah yang pada Juni 2026 disebut telah menembus lebih dari Rp10.000 triliun.
Bisnis 7 jam lalu
Polsek Barusjahe Bersama Warga Gotong Royong Jaga Kebersihan Lingkungan.
Sumut 8 jam lalu
Bersama FKUB, Wesly Silalahi Diwakili Staf Ahli Hamdani Buka Silaturahmi dan Dialog Kerukunan.
Sumut 9 jam lalu