Polres Tapteng Bekuk Pelaku Curanmor Asal Tapsel, TKP di Sibabangun
Aksi curanmor di Sibabangun terbongkar, Polres Tapteng membekuk pelaku asal Tapsel.
Sumut 2 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Jakarta – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menjadi sorotan setelah Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan potensi kerugian negara mencapai Rp1,33 triliun dalam pengelolaan Kredit Pemilikan Rumah (KPR).
Temuan tersebut kini telah berkembang ke tahap penyidikan oleh Kejaksaan Negeri Karawang.
Dalam Laporan Hasil Pemeriksaan Semester II-2025 BPK mengungkap sejumlah kelemahan serius dalam tata kelola KPRBTN, mulai dari ribuan sertifikat rumah yang belum terselesaikan, keberadaan sertifikat yang tidak jelas dan diketahui keberadaannya hingga dugaan penggunaan 1.215 debitur joki dengan nilai kredit mencapai Rp628,45 miliar.
Baca Juga:
"Angsuran kredit diduga dibiayai oleh pengembang PT Bumi Artha Sedayu (BAS), " tulis BPK dalam laporannya.
Penyidik Kejari Karawang juga menemukan indikasi manipulasi data debitur, penggunaan dokumen palsu, serta pencairan kredit terhadap rumah yang belum selesai dibangun bahkan belum berdiri sama sekali. Dugaan penyimpangan tersebut melibatkan proyek perumahan yang dikembangkan PT Bumi Artha Sedayu (BAS).
Baca Juga:
Di tengah kasus tersebut, rasio kredit bermasalah (NPL) KPR komersial BTN tercatat mencapai 5,2 persen atau sekitar Rp5,8 triliun per Maret 2026, jauh di atas batas ideal industri perbankan. BTN bahkan menyumbang sekitar 31,5 persen dari total NPL KPR nasional.
Meski demikian, BTN membantah adanya kredit fiktif dan menyatakan telah melakukan berbagai langkah perbaikan, termasuk memperketat verifikasi debitur, memperkuat pengawasan kredit, serta menindaklanjuti rekomendasi BPK.
Corporate Secretary BTN, Ramon Armando menegaskan kredit yang menjadi sorotan bukan kredit fiktif karena rumah dan fasilitas pembiayaannya ada secara nyata.
"BTN saat ini tengah melakukan langkah-langkah tindak lanjut secara bertahap dan menyeluruh atas rekomendasi dimaksud," ujar Ramon.
Sementara itu, BPK mendesak BTN melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penyaluran KPR dan mempercepat penyelamatan kredit bermasalah. (deempatbelas.com)
Aksi curanmor di Sibabangun terbongkar, Polres Tapteng membekuk pelaku asal Tapsel.
Sumut 2 menit lalu
Polres Pelabuhan Belawan kembali menggelar Patroli Kegiatan Rutin yang ditingkatkan (Patroli KRYD).
Medan 17 menit lalu
POSMETRO MEDAN, P. Siantar Di tengah denyut kehidupan Kelurahan Simarito, Kecamatan Siantar Barat, Kota Pematangsiantar, Provinsi Sumatera
Sumut 18 menit lalu
Keysia Simurat Siswi SMAN 4 Binjai Terpilih Jadi Paskibraka Tingkat Sumut
Sumut 23 menit lalu
Drs. H. Abdillah, SE, Ak, MBA sosok mantan walikota Medan yang pernah tersandung kasus hukum.
Profil 32 menit lalu
Penemuan Kerangka Mayat Diduga Korban Bencana Alam di Tukka, Polres Tapteng Imbau Warga yang Kehilangan Anggota Keluarga
Sumut 2 jam lalu
Penjaga Rumah Eks Jampidsus Meninggal dengan Mulut Berbusa Sehari Sebelum Febrie Adriansyah Ditahan.
Peristiwa 3 jam lalu
30 Tahun Tanpa Gelar, Nadeo Argawinata Bertekad Bawa Timnas Indonesia Juara Piala AFF 2026.
Sport 4 jam lalu
Sambut HUT ke 25, Demokrat Binjai Gelar Dialog Interaktif
Sumut 5 jam lalu
Bobol Bengkel Las, Residivis Rayap Besi Diamankan Polsek Medan Kota, Rekannya Buron.
Kriminal 5 jam lalu