Proyek Perkuatan Anak Sungai Aek Badiri Tapteng Senilai Rp29,03 Miliar Milik Dinas SDA Sumut Disorot
Proyek Perkuatan anak sungai Aek Badiri Tapteng Senilai Rp29,03 miliar Milik Dinas SDA Sumut Disorot.
Sumut 38 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan lima tersangka dalam kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) korupsi proyek jalan di Sumatera Utara (Sumut). Selain mengamankan para tersangka, penyidik KPK juga menyita uang tunai sebesar Rp 231 juta.
"Dalam OTT ini, KPK juga mengamankan uang tunai Rp 231 juta," kata Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu saat konferensi pers, Sabtu (28/6/2025).
Asep mengatakan uang tersebut adalah sisa komitmen fee dalam proyek pembangunan sejumlah jalan di Sumut. Uang ratusan juta itu diamankan dari rumah Dirut PT DNG Akhirun (KIR).
Baca Juga:
"Ini merupakan bagian dari Rp 2 miliar yang telah saya sampaikan di awal, kita memonitor ada penarikan Rp 2 miliar yang dilakukan KIR dan RAY dan disalurkan kepada beberapa tempat, sisanya Rp 231 juta yang kita temukan di rumah KIR," jelasnya.
Dalam kasus ini, KPK menetapkan lima orang. Kelimanya, yakni Kadis PUPR Sumut Topan Obaja Putra Ginting (TOP), Rasuli Efendi Siregar (RES) selaku Kepala UPTD Gunung tua sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Heliyanto (HEL) selaku PPK Satker PJN Wilayah I Sumut, dan dua pihak swasta, yakni Akhirun (KIR) selaku Dirut PT DNG dan anaknya, Rayhan Dulasmi (RAY) selaku Dirut PT RN.
Baca Juga:
"KPK selanjutnya melakukan gelar perkara dan menetapkan lima tersangka, yaitu TOP Kadis PUPR Sumut, RES Kepala UPTD Gunung Tua merangkap PPK, HEL selaku PPK. Lalu, KIR dan RAY, ini adalah pihak swasta yang memberikan suap kepada tiga orang tadi dari dua dinas yang berbeda," jelasnya.
Sebelumnya diberitakan, KPK melakukan operasi tangkap tangan di Mandailing Natal (Madina), Sumut pada Kamis (26/6) malam. Lalu pada Jumat (27/6), tujuh orang yang ditangkap diterbangkan ke Jakarta.
KPK menjelaskan bahwa pihak-pihak yang diamankan ada dari ASN/Penyelenggara Negara dan swasta. Ada dua klaster dalam operasi tangkap tangan yang dilakukan.
Klaster pertama terkait dugaan korupsi pembangunan jalan proyek PUPR Sumut. Kemudian klaster berikutnya menyangkut proyek-proyek di Satker PJN Wilayah 1 Sumut.(dts)
Proyek Perkuatan anak sungai Aek Badiri Tapteng Senilai Rp29,03 miliar Milik Dinas SDA Sumut Disorot.
Sumut 38 menit lalu
Bawa Pengalaman Kompetisi Global, Fathurrachman Assalim Pimpin Sesi Coaching Vokal PMCI.
Sumut 52 menit lalu
Bupati Samosir Sambut Pergantian Kajari Samosir, Apresiasi Pengabdian Satria Irawan dan Sambut Akwan Annas.
Sumut 2 jam lalu
Polres Karo mengintensifkan patroli malam untuk mengantisipasi 3C dan gangguan kamtibmas lainnya.
Sumut 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Binjai Satuan Reserse Narkoba Polres Binjai kembali berhasil mengungkap jaringannya sekaligus menangkap 3 (tiga) orang
Kriminal 4 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Batubara Rumah Zakat kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan p
Sumut 4 jam lalu
Posmetro Medan, Karo Seorang siswa SMA Bersama Berastagi, Inka Br Ginting, yang sebelumnya menjalani perawatan di Rumah Sakit Bina Kasih M
Sumut 4 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Rumah Zakat Cabang Medan menyalurkan enam set AlQuran Braille kepada Yayasan Harapan Netra Mandiri, di Jalan Kar
Medan 4 jam lalu
POSMETRO MEDAN Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya Kota Medan kembali menegaskan komitmen kepedulian s
Medan 4 jam lalu
Satuan Brimob Polda Sumut Salurkan 1.000 Porsi Makanan untuk Warga Terdampak Puting Beliung di Medan Johor.
Medan 4 jam lalu