116 Pengedar dan Pengguna Diciduk, Polda Sumut Bakar 21 Barak Narkoba dalam Dua Hari
POSMETRO MEDAN,MEDAN Perang terhadap narkoba terus digencarkan Polda Sumut. Dalam dua hari penindakan sejak 13 Mei 2026 hingga 14 Mei 2026
Kriminal 2 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Labusel – Jagat media sosial dihebohkan dengan unggahan pilu seorang ibu yang menceritakan pengalaman buruknya terkait pelayanan di salah satu rumah sakit di Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel), Sumut.
Unggahan tersebut viral setelah sang anak, yang masih bayi, dinyatakan meninggal dunia usai dirujuk ke Rantau Prapat akibat kondisi yang memburuk.
Dalam postingan yang diunggah oleh akun Facebook Nadryatul Basiroh Siregar, ia meluapkan kekecewaannya terhadap sikap oknum tenaga medis yang dianggap tidak profesional dan kurang empati saat menangani anaknya yang sedang sakit keras.
Baca Juga:
Peristiwa bermula pada Kamis (07/05/2026), saat korban membawa anaknya yang menderita sakit muntah dan mencret (muntaber) ke salah satu rumah sakit di Labusel. Namun, sesampainya di sana, ia mengaku tidak mendapatkan penanganan yang cepat.
"Anakku sudah kesakitan nangis-nangis, baru lah datang satu dokter perempuan hanya periksa perutnya saja, setelah itu ditinggal lagi," tulis akun tersebut dalam unggahannya.
Baca Juga:
Kekecewaan memuncak saat perawat yang bertugas memasang infus diduga menunjukkan sikap tidak sopan dan lebih mementingkan bermain ponsel daripada menangani pasien.
Sang ibu juga menyebutkan bahwa infus yang terpasang pada anaknya tidak berjalan selama dua jam, namun pihak RS hanya menganggapi hal tersebut sebagai hal biasa.
Merasa tidak mendapatkan penanganan yang layak, keluarga akhirnya memutuskan untuk membawa anak tersebut keluar dari rumah sakit tersebut meski harus membayar biaya pengobatan sebesar Rp1,5 juta, untuk perawatan singkat selama dua jam.
Keluarga langsung melarikan pasien ke RS di Rantau Prapat. Namun sayangnya, kondisi sang anak sudah sangat kritis.
"Alhamdulillah sampai di sana (Rantau Prapat) anakku langsung dipegang oleh 3 dokter dan 2 perawat, tapi Allah sudah berkehendak lain. Anakku sudah terlambat dibawake dan meninggal dunia," tulisnya dengan nada penuh duka.
POSMETRO MEDAN,MEDAN Perang terhadap narkoba terus digencarkan Polda Sumut. Dalam dua hari penindakan sejak 13 Mei 2026 hingga 14 Mei 2026
Kriminal 2 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Setelah memburu hingga ke pelosok perkebunan sawit di Provinsi Jambi, Tim gabungan Direktorat Reserse Kriminal Umum
Kriminal 12 menit lalu
POSMETRO MEDAN,LABUHANBATU UTARA Warga Kelurahan Aek Kanopan Timur, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara, menyampaikan apr
Kriminal 21 menit lalu
Becak Rusak di Tengah Jalan, Herman Menangis Haru Dapat Bantuan dari GRIB Jaya Medan dan Gojek Medan Peduli.
Medan 50 menit lalu
POSMETRO MEDAN,MEDAN Direktur Reserse Siber Polda Sumut, Bayu Wicaksono, memberikan kuliah umum kepada mahasiswa dan mahasiswi di Audito
Medan satu jam lalu
Ibu di Labusel Curhat Pilu Anaknya Meninggal Dunia, Diduga Diabaikan Oknum Perawat.
Sumut satu jam lalu
Polda Sumut melalui Ditreskrimsus menyita 9 aset Andi Hakim Febriansyah jadi tersangka penggelapan uang jemaat Katolik Paroki Aek Nabara.
Medan 4 jam lalu
Daur Ulang Sampah Plastik di Pakistan Jadi Pipa Bernilai Ekonomi.
Inter-Nasional 6 jam lalu
Sikat 25 Janjang Sawit Warga, &039Embek&039 Tak Berkutik Diringkus Reskrim Polsek Kampung Rakyat di Pangkatan.
Kriminal 6 jam lalu
Buron Setahun, Terpidana Korupsi Kredit KUR BRI Ditangkap Tim Kejari Medan.
Medan 6 jam lalu