POSMETRO MEDAN- Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan komitmen pemerintah memberantas korupsi.
Presiden Prabowo meminta para pelaku korupsi segera menghentikan praktik penyalahgunaan uang negara dan mengembalikan kekayaan rakyat.
Pernyataan ini disampaikan Prabowo dalam pidatonya pada puncak peringatan Hari Koperasi Nasional di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (12/7/2026).
Baca Juga:
Dalam pidatonya, seperti dalam sebuah postingan anonim facebook @Sekilas sumut yang terlihat POSMETRO MEDAN pada Senin 13 Juli 2026, Presiden Prabowo menyinggung langkah pemerintah melakukan konsolidasi terhadap lebih dari seribu badan usaha milik negara.
Menurutnya, konsolidasi tersebut menghasilkan aset bernilai sekitar 1 triliun dolar AS dan menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara dengan dana kekayaan negara terbesar di dunia.
Baca Juga:
Prabowo mengajak masyarakat tetap optimistis menghadapi masa depan bangsa.
Menurutnya, masyarakat harus tetap rendah hati, tetapi tidak boleh kehilangan rasa percaya diri maupun terus-menerus merasa rendah dibandingkan bangsa lain.
Presiden Prabowo menegaskan pemerintah akan terus memperbaiki tata kelola BUMN yang selama ini dinilai masih rentan terhadap praktik korupsi.
Dalam kesempatan itu, Prabowo menyampaikan peringatan keras kepada para koruptor agar segera menyadari perbuatannya.
"Hei para koruptor, sadar diri. Hentikan praktik-praktik itu. Rakyat tidak bodoh. Kembalikan kekayaan rakyat dengan cara yang baik," tegas Prabowo.
Presiden menambahkan bangsa Indonesia memiliki sifat pemaaf. Namun, masyarakat tetap membutuhkan keadilan dan menginginkan anggaran negara dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk meningkatkan kesejahteraan.
Menurut Prabowo, dana negara seharusnya digunakan untuk memperbaiki kualitas pendidikan, meningkatkan kesejahteraan guru, serta mendukung tenaga kesehatan, termasuk dokter dan perawat, agar memperoleh penghasilan yang layak.
Tags
beritaTerkait
komentar