Selasa, 21 Juli 2026

Proses Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sudah Tepat, Gagal Jadi Calon Kajagung?

P. Silalahi - Selasa, 21 Juli 2026 01:01 WIB
Proses Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sudah Tepat, Gagal Jadi Calon Kajagung?
facebook @Geo Genius
Presiden Petisi Ahli, Pitra Romadoni yang menilai proses hukum terhadap eks Jampidsus itu sudah berada di jalur yang pas.

POSMETRO MEDAN- Kasus Febrie Adriansyah makin panas. Presiden Petisi Ahli, Pitra Romadoni, menilai proses hukum terhadap mantan Jampidsus itu sudah berada di jalur yang tepat.

Pitra menyebut kasus ini bukan perkara biasa. Ini menyangkut dugaan korupsi besar, kepercayaan publik, dan integritas aparat penegak hukum.

"Kita sepakat FA ini telah mengkhianati Presiden dengan dia melakukan tindakan-tindakan mengkhianati rakyat," kata Pitra seperti dirangkum dari sebuah postingan anonim facebook @Geo Genius yang terlihat POSMETRO MEDAN pada Selasa 21 Juli 2026.

Baca Juga:

Ia menegaskan pengambilalihan perkara oleh Kejaksaan Agung dari Polri bukan langkah serampangan.

Menurutnya, mekanisme itu memiliki dasar hukum yang jelas.

Baca Juga:

"Kalau seumpamanya Polri tidak menyerahkan pada Kejaksaan, UU mengatakan harus izin dulu pada Jaksa Agung, ini perintah undang-undang," ujarnya.

Pitra juga menilai Kortas Tipidkor Polri bergerak hati-hati karena perkara ini menyentuh dugaan keterlibatan aparat hukum dalam tiga kasus besar. Barang bukti pun dinilai harus segera diamankan agar tidak lenyap.

"Jadi Kortas Tipidkor juga sangat hati-hati betul dalam menangani kasus ini, karena di sini yang ingin ditelusuri dalam tiga kasus besar itu ada keterlibatan dari aparat penegak hukum, seorang ahli hukum. Jadi kalau memang Kortas Tipidkor kemarin tidak buru-buru mengamankan itu barang bukti dan 74 kg emas, saya kira itu akan hilang secepat kilat," katanya.

Namun, pandangan berbeda datang dari pengamat intelijen Kolonel (Purn) Sri Radjasa. Ia menilai Febrie justru sedang disasar karena motif politik. Menurutnya, Febrie dianggap berbahaya karena berpeluang menjadi Jaksa Agung.

"Jadi kalau saya lihat kasus Febrie ini, yang penting Febrie bisa diamputasi, dia tidak ada kesempatan jadi Jaksa Agung," kata Sri.

Sri menilai sepak terjang Febrie dalam menangani kasus korupsi besar membuat sejumlah pihak gerah.

Ia menyebut posisi Febrie sebagai Jampidsus saja sudah menimbulkan ketakutan, apalagi bila naik menjadi Jaksa Agung.

"Tentunya Febrie bisa jadi ancaman, apalagi Febrie digadang-gadang bakal menjadi Jaksa Agung. Ini kan ada sesuatu yang gerah kalau Febrie Jampidsus aja begini, apalagi jadi Jaksa Agung," katanya.

Kasus ini harus dibuka seterang-terangnya. Jangan sampai hukum tumpul karena tekanan politik, dan jangan pula dugaan korupsi besar ditutup dengan manuver kekuasaan. Publik berhak tahu siapa yang bermain, siapa yang melindungi, dan siapa yang benar-benar mengkhianati rakyat.***

Editor
: P. Silalahi
Tags
beritaTerkait
Hotman Paris Hutapea: Lo Punya Otak Gak Sih...
Melihat dari Dekat Sosok 9 Jaksa Pilihan Masuk Tim Khusus Kejaksaan Agung
Ssst... Kajati Sumut Masuk Tim Penyidik Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Wow! Putra Hotman Paris Kritik Pedas Ayahnya Jadi Pengacara Febrie Adriansyah
Hotman Paris Heran, Kok Febrie Adriansyah 'Dibidik' Duluan...
Yusril Ihza Mahendra Berharap KPK Jangan Ambil Alih Kasus Eks Jampidsus
komentar
beritaTerbaru