Bertahun-tahun Macet di Tanjung Morawa, Ijeck Usulkan Bangun Fly Over
Bertahuntahun Macet di Tanjung Morawa, Ijeck Usulkan Bangun Fly Over.
Sumut satu jam lalu
POSMETRO MEDAN- Kasus Febrie Adriansyah makin panas. Presiden Petisi Ahli, Pitra Romadoni, menilai proses hukum terhadap mantan Jampidsus itu sudah berada di jalur yang tepat.
Pitra menyebut kasus ini bukan perkara biasa. Ini menyangkut dugaan korupsi besar, kepercayaan publik, dan integritas aparat penegak hukum.
"Kita sepakat FA ini telah mengkhianati Presiden dengan dia melakukan tindakan-tindakan mengkhianati rakyat," kata Pitra seperti dirangkum dari sebuah postingan anonim facebook @Geo Genius yang terlihat POSMETRO MEDAN pada Selasa 21 Juli 2026.
Baca Juga:
Ia menegaskan pengambilalihan perkara oleh Kejaksaan Agung dari Polri bukan langkah serampangan.
Menurutnya, mekanisme itu memiliki dasar hukum yang jelas.
Baca Juga:
"Kalau seumpamanya Polri tidak menyerahkan pada Kejaksaan, UU mengatakan harus izin dulu pada Jaksa Agung, ini perintah undang-undang," ujarnya.
Pitra juga menilai Kortas Tipidkor Polri bergerak hati-hati karena perkara ini menyentuh dugaan keterlibatan aparat hukum dalam tiga kasus besar. Barang bukti pun dinilai harus segera diamankan agar tidak lenyap.
"Jadi Kortas Tipidkor juga sangat hati-hati betul dalam menangani kasus ini, karena di sini yang ingin ditelusuri dalam tiga kasus besar itu ada keterlibatan dari aparat penegak hukum, seorang ahli hukum. Jadi kalau memang Kortas Tipidkor kemarin tidak buru-buru mengamankan itu barang bukti dan 74 kg emas, saya kira itu akan hilang secepat kilat," katanya.
Namun, pandangan berbeda datang dari pengamat intelijen Kolonel (Purn) Sri Radjasa. Ia menilai Febrie justru sedang disasar karena motif politik. Menurutnya, Febrie dianggap berbahaya karena berpeluang menjadi Jaksa Agung.
"Jadi kalau saya lihat kasus Febrie ini, yang penting Febrie bisa diamputasi, dia tidak ada kesempatan jadi Jaksa Agung," kata Sri.
Sri menilai sepak terjang Febrie dalam menangani kasus korupsi besar membuat sejumlah pihak gerah.
Ia menyebut posisi Febrie sebagai Jampidsus saja sudah menimbulkan ketakutan, apalagi bila naik menjadi Jaksa Agung.
"Tentunya Febrie bisa jadi ancaman, apalagi Febrie digadang-gadang bakal menjadi Jaksa Agung. Ini kan ada sesuatu yang gerah kalau Febrie Jampidsus aja begini, apalagi jadi Jaksa Agung," katanya.
Kasus ini harus dibuka seterang-terangnya. Jangan sampai hukum tumpul karena tekanan politik, dan jangan pula dugaan korupsi besar ditutup dengan manuver kekuasaan. Publik berhak tahu siapa yang bermain, siapa yang melindungi, dan siapa yang benar-benar mengkhianati rakyat.***
Bertahuntahun Macet di Tanjung Morawa, Ijeck Usulkan Bangun Fly Over.
Sumut satu jam lalu
Resmikan Jembatan Cinta Kasih Aek Poring, Bupati Taput Komitmen Perkuat Infrastruktur dan Akses Masyarakat Siantar Naipospos.&lrm
Sumut 2 jam lalu
Polsek Tiganderket Amankan Kegiatan Sambang Warga Bupati Karo di Desa Susuk.
Sumut 14 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan MTsN 1 Medan kembali menorehkan prestasi membanggakan di ajang Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Riset tingkat nasi
Medan 15 jam lalu
POSMETRO MEDAN, STM HULU Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan bersama Wakil Bupati, Lom Lom Suwondo SS meninjau ruas jalan utama
Sumut 16 jam lalu
POSMETRO MEDAN, STM Hilir Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan, bersama Wakil Bupati Lom Lom Suwondo SS menebar 10 ribu benih i
Sumut 16 jam lalu
POSMETRO MEDAN,BERINGIN Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan, memimpin langsung penertiban dan pembongkaran bangunan di kawasan
Sumut 16 jam lalu
Turun langsung ke Belawan&ndashMarelan, Wali Kota Medan Gaspol Bersihbersih dan Serap Aspirasi Warga.
Medan 16 jam lalu
Cabuli Seorang Wanita di Kamar Mandi Umum, Pria Ini Ditangkap Petugas
Sumut 16 jam lalu
Gelar Rakerda, PJS Sumut Siapkan Sejumlah Program Kerja Unggulan.
Medan 17 jam lalu