Maba Unpri Diduga Bunuh Diri, Lompat dari Lantai 20
POSMETRO MEDANSeorang pria yang diduga merupakan mahasiswa baru meninggal dunia usai melompat dari lantai 20 Gedung Universitas Prima Indone
Peristiwa 5 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Tangsel - Polisi membongkar sindikat pembuatan uang palsu Rp 36 miliar di Gudang Industri Taman Tekno BSD, Tangerang Selatan (Tangsel).
mpat tersangka yang menjalankan bisnis haram ini mendapatkan untung dari aksinya 3 banding 1 atau 3 uang palsu pecahan Rp 100 ribu itu sebanding dengan satu uang asli Rp 100 ribu.
"Jadi apa yang diharapkan daripada apa namanya yang memberi perintah tentunya adalah permasalahan ekonomi ya, adanya keuntungan daripada apa yang telah dibuat. Perlu kami sampaikan di sini bahwa dari tiga uang palsu itu sebanding dengan satu uang asli ya, atau kita bilang 3 banding 1. Jadi itu yang diambil keuntungan dari situ," kata Dirreskrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Victor Dean Mackbon, kepada wartawan di Tangerang Selatan, Sabtu (22/8/2026).
Baca Juga:
Kombes Victor menyebut empat tersangka dalam kasus sindikat uang palsu ini yakni S, NC, D dan AB. Polisi belum tahu apakah ada motif lain dari praktek sindikat uang palsu tersebut.
"Bahwa untuk memproduksi itu ada keuntungan 1 banding 3. Jadi sementara itu baru keuntungan, saya belum bisa dalami ya apakah itu untuk melemahkan Rupiah dan segala tentunya akan berdampak ya kalau pihak kepolisian tidak melakukan upaya pencegahan atau mendiamkan atau tidak mengungkap ini," ujarnya.
Baca Juga:
Dia mengatakan tersangka S, NC dan D berperan melakukan produksi uang palsu. Sementara tersangka AB merupakan otak sindikat ini yakni berperan memberikan order pembuatan uang palsu.
"Tentunya yang memberi order ini menjadi otak ya karena inisial AB pemberi order daripada tiga ini. Dia menyiapkan empat bulan yang lalu sarana-sarana yang ada, yang lain sudah diberikan DP untuk melakukan kegiatan produksi. Dan tentunya nanti akan ada hitungan setelah 360 ribu lembar ini beredar akan ada hitungan khusus yang nanti kita akan dalami," ujarnya.
Dia mengatakan pihaknya masih melakukan pengembangan dan pendalaman terhadap tersangka AB. Dia mengatakan produksi uang palsu Rp 36 miliar ini sudah dilakukan sejak Maret 2026.
"Jadi yang pertama nanti kita akan kembangkan ya terkait dengan AB. Sementara ini keterangannya memang yang berdasarkan juga bukti-bukti permulaan yang ada, yang bersangkutan adalah yang mendanai, faunder-nya. Tapi nanti kita akan kembangkan, mungkin ada pihak-pihak lain," ujarnya.
Victor mengatakan peralatan percetakan yang digunakan para tersangka bernilai Rp 1 miliar. Dia menuturkan uang palsu yang diproduksi para tersangka memiliki kualitas grade A.
POSMETRO MEDANSeorang pria yang diduga merupakan mahasiswa baru meninggal dunia usai melompat dari lantai 20 Gedung Universitas Prima Indone
Peristiwa 5 jam lalu
Walikota Medan Rico Waas tinjau RTLH Belawan
Medan 5 jam lalu
Kegiatan HUT TNI
Medan 14 jam lalu
Pj sekda Kota Medan Erfin Fachrurrazi memberikan arahan
Medan 15 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan, menyatakan dukungan penuh terhadap penguatan perlindungan pek
Sumut 15 jam lalu
Posmetro Medan, Binjai Ketua TP PKK Kota Binjai, Ny. Nurhayati Amir Hamzah, menghadiri pembinaan UMKM dan pariwisata dalam rangka Lomba Ka
Medan 16 jam lalu
POSMETRO MEDAN,MEDAN Ungkapan Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, ketika masih menjabat sebagai Wali Kota Medan yang nyaris menjadi k
Medan 17 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan 1 Pemerintah Kabupaten Deli Serdang siap mendukung perluasan akses listrik, termasuk penambahan sambungan bagi 105
Sumut 18 jam lalu
Irjen Pol Prof. Dr. Dadang Hartanto menjabat Kapolda Metro Jaya, tercatat dosen di UMSU
Profil 21 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Gedung H. Anif Lantai 3 Kampus Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan di Jalan IAIN Sutomo menjadi sa
Medan 21 jam lalu