Kamis, 10 September 2026

Ustaz Dhiyauddin Juara Azan Internasional Otr Elkalam di Arab Saudi, Hadiahnya Masha Allah

Faliruddin Lubis - Kamis, 10 September 2026 08:49 WIB
Ustaz Dhiyauddin Juara Azan Internasional Otr Elkalam di Arab Saudi, Hadiahnya Masha Allah
TikTok
Ustaz Dhiyauddin

POSMETRO MEDAN, Arab Saudi--‎ Kisah Ustaz Dhiyauddin, putra asal Aceh Barat, menjadi bukti bahwa sebuah perjuangan panjang dapat membawa seseorang melampaui batas yang sebelumnya hanya menjadi mimpi.

Sebagai satu-satunya wakil Indonesia dalam ajang AzanInternasional Otr Elkalam di Arab Saudi, ia harus bersaing dengan puluhan ribu peserta dari berbagai penjuru dunia.

Dari sekitar 50.000 peserta yang berasal dari 165 negara, hanya sebagian kecil yang berhasil melewati seleksi ketat hingga akhirnya Dhiyauddin berdiri di panggung internasional membawa nama Indonesia.

Baca Juga:

‎Perjalanan menuju panggung tersebut tentu bukan sesuatu yang mudah. Berawal dari mengirimkan rekaman azan melalui pendaftaran daring, Dhiyauddin terus melewati setiap tahap seleksi dengan kemampuan dan penghayatan yang dimilikinya.

Baca Juga:

Alumni Universitas Al-Azhar Mesir yang juga dikenal sebagai Imam Besar Masjid Agung Meulaboh ini harus berhadapan dengan para muazin terbaik dari berbagai negara.

Namun, ia tidak membiarkan besarnya persaingan membuat langkahnya surut. Dengan ketulusan dan keyakinan, ia terus memberikan penampilan terbaiknya.

‎Ketika akhirnya suara azannya menggema di hadapan para dewan juri, suasana berubah begitu mengharukan. Lantunan azan Dhiyauddin yang lembut dan penuh penghayatan berhasil menyentuh hati para pendengarnya.

Bahkan, beberapa juri dikabarkan menundukkan kepala dan meneteskan air mata. Bukan sekadar keindahan suara yang dinilai, tetapi juga kemampuan menyampaikan makna dan penghayatan yang mampu mengetuk hati orang-orang yang mendengarnya. Di panggung yang begitu besar itu, suara seorang putra Aceh berhasil membawa haru dan kebanggaan.

‎Perjuangannya akhirnya membuahkan hasil membanggakan. Dhiyauddin berhasil meraih posisi juara kedua dan membawa pulang hadiah sebesar satu juta riyal atau sekitar Rp4 miliar.

Namun, di balik besarnya hadiah tersebut, terdapat perjalanan panjang yang penuh latihan, kesabaran, dan keberanian untuk bersaing di tingkat dunia.

Ia membuktikan bahwa seseorang dari daerah mana pun dapat berdiri sejajar dengan talenta-talenta terbaik dunia selama memiliki tekad untuk terus belajar dan berjuang.

‎Kisah Ustaz Dhiyauddin mengajarkan bahwa setiap bakat adalah amanah yang harus diperjuangkan dengan kerja keras dan ketulusan.

Dari Aceh hingga Arab Saudi, perjuangannya menjadi bukti bahwa suara yang lahir dari hati mampu melampaui perbedaan bahasa dan bangsa.

Prestasinya bukan hanya tentang kemenangan atau hadiah miliaran rupiah, melainkan tentang seorang anak bangsa yang berani membawa kemampuan terbaiknya ke hadapan dunia dan membuat Indonesia kembali bangga.(TikTok)

Tags
beritaTerkait
Pembalap Sepeda Hylmi Zhafir Siswa MAN Tanjungbalai Ukir Prestasi Membanggakan di Malaysia
Kena Serangan ke Ulu Hati, Ammarul Robohkan Jeka Saragih
Saling Pepet Sama Bezzecchi, Marquez Juara MotoGP Aragon
Rumah Vokasi Juara Desa Suka Maju Hadirkan Kelas Buket Khas Melayu
Aldeguer Gabung Tim Valentino Rossi, Ini Prestasinya di Lintasan Adu Gaspol
Tujuh Siswa MAN Dairi Ukir Prestasi Membanggakan di Kejuaraan Pencak Silat Sumut Open 2026
komentar
beritaTerbaru