Kamis, 12 Februari 2026

Prabowo Marah Ada Beras Dioplos: Pelanggaran, Kejahatan Ekonomi Luar Biasa!

Administrator - Senin, 21 Juli 2025 15:36 WIB
Prabowo Marah Ada Beras Dioplos: Pelanggaran, Kejahatan Ekonomi Luar Biasa!
Istimewa
Presiden RI Prabowo Subianto.

POSMETRO MEDAN,Surakarta -- Presiden Prabowo Subianto marah soal adanya praktik pengoplosan beras. Praktik ini dengan manipulasi harga oleh sejumlah pengusaha yang memasarkan beras biasa dengan label premium untuk mendapatkan keuntungan yang tidak wajar.

"Beras biasa dibilang beras premium harganya dinaikin seenaknya. Ini pelanggaran. Ini saya telah minta Jaksa Agung dan Polisi mengusut dan menindak pengusaha-pengusaha tersebut tanpa pandang bulu," tegas Prabowo pada Kongres Partai Solidaritas Indonesia (PSI) 2025 di Universitas Muhammadiyah Surakarta, Jawa Tengah, Minggu (20/7/2025) malam.

"Beras biasa dibungkus dikasih stempel beras premium, dijual Rp 5.000 di atas harga eceran tertinggi. Saudara-saudara ini kan penipuan, ini adalah pidana," kata Prabowo.

Baca Juga:

Prabowo turut menyinggung potensi kerugian besar yang diderita akibat dari tindakan manipulatif dalam distribusi pangan. Praktik kecurangan tersebut, menurut Presiden dapat memberikan kerugian bagi negara hingga ratusan triliun rupiah setiap tahunnya.

"Saya dapat laporan kerugian yang dialami oleh bangsa Indonesia adalah Rp100 triliun tiap tahun, Rp100 triliun tiap tahun. Berarti lima tahun Rp1.000 triliun. Ini kejahatan ekonomi yang luar biasa," kata Prabowo.

Baca Juga:

"Menteri Keuangan kita setengah mati cari uang, setengah mati pajak inilah Bea cukai inilah dan sebagainya ini Rp100 triliun kita rugi tiap tahun dinikmati oleh hanya 4, 5 kelompok usaha," sambungnya.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo menekankan bahwa alokasi dana tersebut dapat digunakan untuk menyelesaikan persoalan lain apabila dikelola dengan baik. "Anda bisa bayangkan Rp100 triliun kita bisa bikin apa. Mungkin kita hilangkan kemiskinan," katanya.

Padahal, Prabowo telah mengungkapkan capaian pemerintah Indonesia yang mencatatkan ketersediaan pangan nasional dengan kepemilikan cadangan beras di gudang pemerintah yang mencapai 4,2 juta ton.

Untuk itu, Prabowo menggarisbawahi pentingnya pengawasan distribusi pangan agar tidak disalahgunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Editor
: Indrawan
Tags
beritaTerkait
Heboh Beras Oplosan, Ini 6 Fakta yang Wajib Diketahui
Beras Premium Dicampur Beras Murah, Mentan Tuding Perusahaan Besar Curang
Awas! Ini 13 Merek Beras Oplosan Dijual Ke Masyarakat
Cara Bedakan Beras Asli dan Oplosan, Ini Ciri-cirinya
komentar
beritaTerbaru