Posmetro Medan Dinobatkan jadi Pengawas Eksternal Penerimaan Polri TA 2026 di Medan
POSMETRO MEDANProfesionalisme dan integritas media massa kembali mendapat kepercayaan dalam institusi negara. Kali ini, Reporter Posmetro M
Medan 5 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Jakarta -- Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengakui bahwa dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) belum seluruhnya mengantongi standar sertifikasi kesehatan yang direkomendasikan Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
Terutama terkait Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), yang menjadi standar untuk menjamin tempat usaha telah memenuhi persyaratan kebersihan dan sanitasi sesuai peraturan. Sertifikat ini bertujuan untuk menjamin keamanan pangan hingga mencegah penyakit akibat makanan.
"Pertama terkait SLHS, itu memang sedang kita kejar di awal-awal ini, dan itu pasti kita kerja sama dengan Kementerian Kesehatan. Kita akan kejar secepat mungkin," ujarnya dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Kesehatan, Kamis (2/10/2025).
Baca Juga:
Buntut dari kejadian luar biasa (KLB) akibat siswa keracunan MBG, Dadan menyampaikan bahwa pihaknya akan menambah standar keamanan dengan sertifikasi Hazard Analysis and Critical Control Points (HACCP). Sertifikasi ini berguna sebagai sistem manajemen keamanan pangan yang sistematis dan berbasis ilmiah untuk mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mengendalikan bahaya yang dapat terjadi di setiap tahap rantai pasok makanan.
"Nanti tentu saja akan berkaitan dengan lembaga yang memang berwenang terkait dengan sertifikasi HACCP ini. Jadi bukan BGN yang menyertifikasi, kita mempersiapkan," tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan bahwa sertifikasi SLHS akan mengkurasi fasilitas-fasilitas yang ada di dapur MBG—seperti ketersediaan air bersih, pembuangan limbah yang ideal, dan faktor kebersihan lainnya.
"Kalau SLHS itu lebih ke fasilitas dan orang-orangnya. Kalau HACCP ini akan lebih ke proses dan risk mitigation-nya," sambung Menkes Budi.
Sebelumnya, Ombudsman RI mengungkap adanya 34 kejadian luar biasa (KLB) keracunan massal yang terkait dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sejak Januari hingga September 2025.
- Di Bandung Barat, tercatat 1.333 siswa harus mendapat perawatan medis akibat makanan yang terlambat didistribusikan dan tidak higienis.
- Di Garut, Jawa Barat, tercatat 657 siswa mengalami keracunan setelah menyantap makanan MBG.
- Di Kulon Progo, DIY, sebanyak 457 siswa mengalami gejala keracunan.
- Di Lebong, Bengkulu, tercatat 539 orang terdampak keracunan massal.
- Di Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah, sebanyak 276 siswa keracunan akibat makanan tercemar.
- Di Bogor, Jawa Barat, ratusan siswa di Sekolah Percontohan Bina Insani mengalami keracunan hingga ditetapkan sebagai KLB.
- Di Belitung, Bangka Belitung, puluhan siswa jatuh sakit akibat makanan basi karena keterlambatan distribusi.
(wan/bbs/okz)
POSMETRO MEDANProfesionalisme dan integritas media massa kembali mendapat kepercayaan dalam institusi negara. Kali ini, Reporter Posmetro M
Medan 5 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Menjelang perhelatan akbar piala AFF 2026, Pemko Medan terus bergerak cepat memastikan kesiapan infrastruktur penduku
Medan 6 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap menerima audiensi pihak Dana Pensiun Pegawai PT Bank Sumut, Selasa (31/3/
Medan 7 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Rantau Prapat Labuhanbatu Aksi penjambretan di wilayah Rantau Prapat kian meresahkan. Dalam beberapa waktu terakhir, war
Kriminal 7 jam lalu
POSMETRO MEDANSinergitas dan kepedulian terhadap dunia pendidikan religi terus diperkuat oleh jajaran Kepolisian Daerah Sumatera Utara. Hal
Medan 8 jam lalu
Posmetro Medan , Binjai Tim Penyidik Pidana Khusus Kejaksaaan Negeri Binjai melakukan pengembangan terhadap dugaan Tindak Pidana Korupsi P
Peristiwa 8 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Sebuah kehormatan bagi saya, mewakili Posmetro Medan, dipercaya menjadi salah satu Pengawas Eksternal dalam Penerim
Medan 8 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Bersama Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas melakukan pe
Medan 9 jam lalu
Posmetro Medan , Binjai Kinerja Kasat Reskrim Polres Binjai AKP Hizkia Siagian jadi perguncingan masyarakat Binjai sekitarnya terutama di
Kriminal 9 jam lalu
POSMETRO MEDANRatusan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Kerakyatan Sumatera Utara menggel
Medan 10 jam lalu