Selasa, 29 September 2026

Kata Hati yang Menang, Kisah Dini Usman dari Taman Budaya Sumut hingga Juara Baca Puisi

Administrator - Sabtu, 04 Oktober 2025 09:26 WIB
Kata Hati yang Menang, Kisah Dini Usman dari Taman Budaya Sumut hingga Juara Baca Puisi
Balai Pustaka
Pemenang utama dalam lomba baca puisi nasional antar BUMN/Danantara yang digelar oleh PT Balai Pustaka.

Sepulangnya dari Jakarta, dengan segudang apresiasi serta pesan dukungan dari berbagai kalangan diperolehnya yang nampak di akun IG dan Facebook miliknya.

Medan adalah salah satu kota pusaka sastra yang banyak menghasilkan tokoh-tokoh sastra di tingkat nasional. Kemenangan Dini telah menginspirasi banyak orang khususnya para pekerja seni dan perempuan.

Baca Juga:

Sebagai perempuan yang mengabdi di PTPN IV Regional 1 ia juga menyelami dunia seni sastra dengan melahirkan banyak puisi, cerpen dan tulisannya juga merembet pada essai dengan beragam topik bernuansa politik, budaya, komunikasi, perempuan dan ia juga penulis buku biografi dan menjadi editor.

Ia menunjukkan bahwa bekerja rutin di kantor tak harus mematikan hasrat berkarya. Dan ia acap diundang menjadi narasumber dengan beragam tema oleh kelompok mahasiswa, organisasi, perusahaan ataupun instansi pemerintah.

Baca Juga:

Di Taman Budaya Medan, ia sering ikut terlibat dalam diskusi atau menonton aneka pertunjukan seni. Ia menjadikan itu sebagai hiburan dan ajang silaturahmi.

Menang lomba baca puisi bukanlah akhir baginya. Itu hanya salah satu panggilan untuk menyampaikan pesan-pesan kemanusiaan dan refleksi hidup yang sangat kompleks.

Semoga tampilnya Dini di panggung nasional bisa memacu gairah seni dan khususnya sastra di Sumatera Utara dan tempat lain di tanah air dan mampu mencetak generasi penerus yang tidak takut berbicara lewat kata, serta membangun citra bahwa di era ini seni dan kerja profesional bisa berjalan beriringan.

Kemenangan ini juga menjadi teguran lembut kepada kita semua, bahwa suara hati, kalau dihayati dan dilatih, layak ditegakkan di pentas dunia.

Di benak para pendengarnya, nama Dini Usman kini melekat sebagai "Srikandi Batin Medan" perempuan pekerja, perempuan penyair, yang menolak diam dan terus memilih berbicara lewat puisi.(Erni)

Editor
: Administrator
Tags
beritaTerkait
Darma Putra Rangkuti Membaur di Tengah Warga, Jalan Santai HUT ke-66 Karang Taruna Simalungun
FJPI Sumut "Melalak" ke Toba Dukung UMKM
Kompolnas Apresiasi Keterbukaan Audit Investigasi Kasus Winda Lorenza, Libatkan Pihak Eksternal
Kanwil Kemenag Sumut dan MUI Teken MoU, Sinergi Penguatan Pembinaan Keagamaan
Pemprov Sumut-AS Perkuat Kemitraan Strategis, Buka Peluang Investasi dan Perdagangan Baru
Dini Usman Melalui Deli Art Community Ingin Membuka Ruang Belajar Filsafat Untuk Masyarakat
komentar
beritaTerbaru